
Tak terasa jam pulang kantor tiba, saat-saat yang memang selalu di nanti untuk melepas kepenatan jiwa dan kelelahan raga.
Jubelan manusia-manusia lelah menunggu lift secara bergantian, walau tidak hanya satu lift tapi jumlah karyawan dalam satu menara yang berjumlah ratusan lumayan membuat antrian panjang.
Tiara memilih pulang setelah sholat magrib agar tidak terlalu berjubel.
"Ra ..aku duluan ya mau nganter nyokap kontrol ke dokter." Mita sudah membereskan mejanya bersiap untuk pulang
"oke..no problem." Tiara mengangguk sambil membuat isyarat 👌
"Besok gue tunggu ya di mall BM abis duhur." kata Mita lagi
"Ho oh siyaap..kabari aja kalau dah mau jalan." jawab Tiara sambil tetap memandang layar laptopnya
Mita pun berlalu keluar dari ruangannya, di depan pintu keluar ia bertemu dengan Abhisatya yang juga hendak pulang. Ia terpaksa harus pulang karena Aqila sudah menghubunginya berkali-kali padahal pekerjaannya masih banyak yang belum selesai.
"Pulang pak." tanya Mita sopan
"Iya." Abhisatya mengangguk
Ting lift dua berhenti, masih cukup untuk 4 orang bergabung di dalamnya. Mita dan Abhisatya masuk setelah itu pintu tertutup.
"Mita." bisik seseorang di bagian belakang
Mita menoleh ternyata Bagas yang berdiri tepat ujung.
"Mit..temen Lo yang kemarin mana?." tanya Bagas pelan.
"Masih di kantor." jawab Mita setengah berbisik.
"Salam ya dari Abang Bagas." Bagas tersenyum sambil mengedipkan matanya sebelah.
"Salam apaan..salam jumpa apa salam berpisah." jawab Mita sekenanya
"ishh Mita emang MC di acara 17an..salam sayang lah." jawab Bagas terkekeh, teman sebelahnya ikut terkikik.
Abhisatya yang ada di dekat pintu mencuri dengar, hatinya panas ia sudah bisa menduga tujuan laki-laki gombal ini pasti Tiara karena Mita teman seruangan Tiara.
"eheeem.." Abhisatya batuk walau tenggorokan tidak gatal maksudnya supaya perbincangan yang bikin hatinya panas berhenti.
Semua diam dan hening, lift terus turun menuju lantai dasar. Setelah sampai dan pintu terbuka semua berhamburan keluar, Bagas mendekati Mita lagi.
"Mit..minta no handphone nya yah?."
"Usaha sendiri dong ..masa minta no hp aja pake jasa calo." Mita mencibirkan bibirnya, teman-teman Bagas riuh tertawa. Mita memang selalu mengundang tawa kalau ngomong, wanita asli Betawi bertubuh agak gempal itu memang membawa keceriaan.
Abhisatya berjalan menuju mobilnya yang sudah menunggu, supirnya sudah standby di depan lobby. Setelah duduk dan pintu tertutup ia segera merogoh handphonenya, ia mengetikkan sesuatu di aplikasi hijau. Mendapat balasan langsung dari si penerima ia langsung melakukan sambungan telepon.
Tiara yang sedang merapikan mejanya terusik oleh bunyi nada pesan dari handphonenya, ada pesan masuk dari pak Abhi.
Pak Abhi : "Tiara."
Tiara ; " Ya pak."
Tak lama nada panggil di handphone nya berbunyi.
__ADS_1
Pak Abhi calling.
"Halo.." baru menjawab halo sudah diberondong pertanyaan.
"Kamu dimana?." nada ketus terdengar,.Tiara menjauhkan hp nya.
"Halo Tiara.." tanya Abhi lagi.
"eeh iya pak saya masih di kantor..ada apa ya pak?." jawab Tiara tergagap karena bingung bosnya tiba-tiba menelpon.
"Jam berapa kamu mau pulang? jangan terlalu malam bahaya untuk wanita." nada sedikit naik membuat Tiara heran.
Cemburu terselubung membuat Abhisatya tanpa sadar menekan Tiara, seperti sudah punya ikatan hingga ia tak suka ada orang lain yang menyukai Tiara.
Abhisatya memejamkan mata apa yang sudah ia lakukan bisa membuat Tiara bingung, tapi dorongan hati yang ingin ikut campur dalam kehidupan Tiara tidak terbendung.
Abhisatya mulai menyadari kalau Tiara mungkin banyak yang menyukai, tak salah memang jika lelaki manapun akan tertarik melihat wanita secantik dan semenarik Tiara.
Abhisatya merasa ia harus bergerak cepat sebelum ada laki-laki yang lebih dulu mendekati Tiara, tapi bagaimana dengan statusnya apa Tiara bisa menerima dirinya yang sudah punya anak?
"Saya hanya khawatir..kabari jika kamu sudah di rumah." Abhisatya mengakhiri percakapan, setelah itu menutup teleponnya.
Tiara mematung sejenak mencerna yang baru saja terjadi, dimana bosnya tiba-tiba menelpon dan mengungkapkan kekhawatirannya.
"Ada apa sih pak Abhi tiba-tiba seperti itu " monolog Tiara yang tentunya di dengar sendiri.
Tiara segera beranjak untuk bersiap sholat magrib dan pulang.
Hari belum terlalu malam ketika Tiara sampai di rumah Bu Rahma, biasanya Bu Rahma akan menunggu Tiara makan malam tapi malam ini Bu Rahma terlambat pulang dari minimarketnya. Setelah selesai ritual bersih-bersih Tiara baru ingat kalau ia harus melapor pada bosnya, lalu Tiara mengetik pesan di aplikasi hijaunya.
pak Abhi calling.
Tiara melihat layar handphonenya, lalu dengan terpaksa harus menjawabnya.
"Halo selamat malam pak." jawab Tiara
"Malam Ra..kamu baru sampai rumah?." tanya Abhisatya
"iya pak..tiga puluh menit yang lalu." jawab Tiara jujur
"ooh sudah dari tadi?." tanya Abhisatya lagi
"iya saya mandi dulu pak..ngga tahan gerah." jawab Tiara apa adanya.
"Memang kamu pulang naik apa?."
"Ojol pak..saya kan belum hapal rute angkutan umum..saya kan masih anak bawang di Jakarta." ujar Tiara sambil tertawa kecil
"Kalau begitu kamu harus selalu hati-hati Tiara." ujar Abhisatya dengan nada khawatir
"Apa mau saya antar jemput setiap hari?." tawar Abhisatya sambil tertawa kecil, tawaran yang serius tapi tak terlalu berharap di iyakan oleh Tiara. Abhisatya masih tahu diri siapa dirinya, ia yang sudah menduda dan punya satu anak tentu harus mencari sosok wanita yang bisa menerima dirinya. Sosok yang di jodohkan dari keluarga mantan istrinya pun masih ia sangsikan ketulusannya, apalagi wanita itu tidak bisa meraih hati Aqila.
Tiara tertawa mendengar tawaran bosnya yang ia kira candaan semata.
"Jangan pak nanti saya ngga kuat bayar bensin dan supirnya..soalnya supirnya spesial."
__ADS_1
Abhisatya tersenyum walaupun tak terlihat oleh Tiara, ia merasa Tiara wanita yang berbeda tidak silau oleh harta dan kedudukan. Tingkah lakunya tetap sopan dan menyenangkan, tidak mengumbar keseksian tubuh dan pandai merayu.
"Besok kamu mau kemana?." tanya Abhisatya ingin tahu, besok hari libur pastinya wanita seumuran Tiara akan meluangkan waktu di salon atau hangout dengan teman.
"Ada rencana dengan Mita, ia ingin ajak saya jalan-jalan, katanya orang kampung harus jalan-jalan di kota..hahaha emang kurang ajar tuh anak." Tiara tertawa membayanginya wajah lucu Mita.
"Hanya berdua dengan Mita atau dengan yang lain?." Abhisatya menyelidiki siapa tahu Tiara punya janji dengan laki-laki playboy yang bertemu di lift tadi.
"Hanya berdua sih pak..sekalian saya mau cari kost, ngga enak numpang di rumah teman terus."
"Rumah teman kamu di daerah mana? jauh dari kantor?." Abhisatya masih terus bertanya agar ia punya informasi yang lengkap.
"hmmm ngga terlalu jauh sih ..naik ojol hanya 15 20 menitan. daerah Kebayoran Baru pak." terang Tiara
Abhisatya berpikir sejenak ia pun tinggal di daerah Kebayoran Baru, tapi daerah itu kan luas mungkin saja tidak satu area dengannya.
"Kapan-kapan bolehkan kita ngopi bareng ..sepertinya kamu anaknya ceria dan menyenangkan." ajak Abhisatya penuh harap, ia akan memulai melakukan pendekatan pada Tiara, tidak ada salahnya mencoba untuk menjajaki hubungan pertemanan dulu tapi ia tidak akan memaksakan diri jika memang Tiara tidak nyaman ia dengan rela akan melepaskan.
Tiara bingung harus menjawab apa, jawaban ya atau tidak semua mengandung resiko apalagi yang ia tahu bosnya sudah punya anak tentu saja statusnya sudah tidak single.
"Kapan-kapan saya ingin cerita banyak sama kamu, anggap kita teman..bisa kan Tiara?." nada Abhisatya yang sedikit memaksa terdengar berharap.
Lidah Tiara mendadak Kelu apa yang harus ia jawab.
"Insya Allah pak..asal tidak ada yang menyalahkan..saya trauma pak." jawab Tiara pelan.
Abhisatya terdiam berpikir.
"Ya sudah kamu bisa istirahat..maaf saya mengganggu kamu." kata Abhisatya walau tak rela pembicaraan berakhir
"iya pak sama-sama selamat istirahat." jawab Tiara
"Tiara?." panggil Abhisatya lagi
"ya pak." jawab Tiara
"Ada salam."
"saya ngga punya pak..daun salam kan?." ujar Tiara menahan tawanya.
Abhisatya geleng-geleng kepala sambil tersenyum simpul.
"Salam sayang dari Abang.." ujar Abhisatya pelan.
"Abang?."
"Abang Abhi."
tut tut tut telepon terputus.
Bersambung..
Happy reading ❤️
like n komen yaa..
__ADS_1