Duda itu menyukaiku

Duda itu menyukaiku
22-


__ADS_3

" malam ini aku akan menginap di hotel,aku sudah menghubungi johan dan varel untuk dinner bersama,kamu jangan lupa datang ,di restoran lama ,ajak sekalian yura.ini hanna" 1 pesan masuk keponsel steven dari hanna.


.


Jam sudah menunjukkan pukul 4 sore namun steven masih terlelap tidur.


Yura melihat ponsel stev menyala,dengan sangat disengaja dia mengeceknya .


" siapa tau penting,intip dikit kan gak papa." Gumam yura.


" oh dari wanita tadi ya?. Kenapa stev gak kasih nama kontak nya? Aneh sekali." Yura lalu menekan tombol home diponsel steven.terlihat gambar layar yang membuat yura sedikit senang.


Gambar itu adalah gambar yura yang sedang menggendong zhidan didepan jendela dengan tirai warna abu abu.steven memotretnya dari kejauhan tapi tetap sempurna hasilnya.


" apa yang kamu lihat?." Ujar stev dengan mata yang masih terpejam.


Yura melempar ponsel steven asal karna kaget.


" kau memanggilku dengan nama langsung,tidak sopan sekali,kau mengecek ponselku tanpa izin dari ku ,lalu sekarang kau membanting ponselku,aku merasa senang akan hal itu ,lain kali kau bisa banting aku di kasur " ujar steven dengan menahan senyum.


Yura terdiam sejenak ,apa maksudnya banting steven dikasur?.


" perlu tempat tidur yang kuat dan lebar ,agar pas guling gulingan terasa nyaman." Ucap steven lagi.


" ih apaan sih ,kok ngomongnya jadi gitu,telingaku gak polos lagi.udah sana menyingkir dari kakiku." Yura berlari keluar kamar steven.


Steven tadi tidur diatas paha yura, lalu dengan kasarnya yura mengangkat kepala steven.


Steven tertawa saat melihat yura berlari.


" ah,tadi ada pesan dari wanita tadi, em namanya hanna ,dia mengajak dinner bersamamu." Ujar yura saat berada tepat didepan pintu.


Diluar kamar.


" yura, " panggil bu rikha saat melihat yura keluar.


" eh mama,eh! Maaf maksudnya tante.hehe " balas yura lalu berjalan mendekati bu rikha yang sedang menata makanan.


" panggil mama juga gak papa kok,lagian tante gak punya anak cwe,cucu aja laki semua." Ujar bu rikha pada yura.


" gak boleh,harus jadi mantu dulu baru boleh panggil mama." Ujar steven yang barusan keluar kamar.


" apa sih kamu ini,ikut campur masalah wanita aja," balas bu rikha.


Steven duduk disebelah yura, " bukankah kita akan dinner diluar? " tanya stev.


" ini masih sore, makan aja gak papa,nanti jam 7 baru makan lagi." Balas yura.


" ya mana bisa gitu ra,kamu kira perut menusia selebar karung beras?." Ujar stev pada yura.


" bukan masalah perut sekarang kak, mama u- em maksudnya tante udah masak ,masa gak dimakan? Lalu hanna mengajak dinner bersama masa ditolak? Kan gak pantes itu," ujar yura dengan ekspresi malu karna lagi lagi memanggil rikha dengan mama.

__ADS_1


Awalnya yura ingin mengatakan mama udah masak…


" apa kamu mau merebut mama ku? Apa kamu belum puas? Kau sudah merebut 1 ha dari ku , apa itu tak cukup" ujar steven.


" 1 ha? Apa itu ? Lagian aku hanya tak sengaja memanggil mama , bukan berarti aku merebut mama mu" balas yura.


" 1 ha? Emm…. Kamu sudah merebut hatiku ,hingga aku terus memikirkanmu, hatiku yang sudah bengkak karna kamu yang menguasainya.


Aku menjadi gelisah saat jauh darimu, aku benar benar tergila padamu." Ujar steven dengan mata yang menatap mata yura,bibir berbicara dibingkai senyum yang sangat sangat manis.


Berbicara dengan lembut,hingga si pendengar terbuai akan kata kata steven.


Lalu terdengar suara tepuk tangan dari 2 orang sahabatnya.


" apa ini drama sore hari? Bagus sekali,aku sampai tersentuh oleh kata kata nya.bisakah aku mencontek untuk menembak wanita yang suatu saat aku temui?." Ujar varel dengan iseng lalu johan tertawa.


" aku harus bagaimana? Apa yang harus aku lakukan pada 2 manusia laknat ini? Inginku lempar mereka ke kandang buaya " ujar steven menatap tajam johan dan varel.


" sudah,sudah ayo makan." Ujar bu rikha.


Lalu mereka pun makan bersama .


" bagaimana dikampung? Apa kalian betah disana?." Tanya bu rikha disela makannya.


" gak tan,disana panas " balas varel.


" gak ah biasa aja." Balas stev.


" ya lah kamu biasa aja orang tidur dikamar yura " balas varel.


" punya mulut bisa gak sih di rem sedikit " gumam steven.


" kan gak berdua tan,ada zhidan dan zein juga kok,yura malah tidur disofa sedang bapak steven tidur dengan nyaman dikasur " sindir yura lalu meliril stev kilas.


(" benar benar deh,punya anak 1 aja begonya pake banget,gimana kalau orang tua yura berprasangka buruk terhadap stev?.") Batin bu rikha.


" mama tenang aja , orang tua yura memaklumi itu kok." Ujar steven.


" oh mereka tau?." Tanya bu rikha.


" tentu saja." Balas steven.


" oh ya syukurlah kalau gitu " gumam bu rikha.


Mereka pun berbincang bincang disela sela makan mereka.


Jam sudah menunjukkan pukul 7 lewat 15 menit.


Mereka siap siap akan dinner.


" ma,titip zhidan ya " ujar stev.

__ADS_1


" serahin ke mama,bersenang senanglah " balas bu rikha.


" ayo say." Ajak stev pada yura.


" say ,say apaan sih? Sayton? Kamu panggil aku sayton? " bentak yura.


" sayton sama sayang itu beda jauh mba " balas steven.


Lalu mereka yang ada disitu pun tertawa.


" apaan sih sayang sayang , untuk gak ada kak ridwan." Batin yura.


Namun dia tak tahu,bahwa ada ridwan disitu,hanya saja ridwan bersembunyi saat melihat steven menarik yura lalu berkata ayo say.


" apa maksudnya? Kenapa pak stev panggil yura sayang? Tidak mungkin kan yura selingkuh dariku?." Batin ridwan.


" apa kecemasanku jadi nyata? Karna setiap yura bersamaku pak stev seperti menahan amarah,apa jangan jangan dia menyukai yura? Batin ridwan lagi .


Ridwan memandangi steven yang terus menatap yura dengan mata yang seperti ingin memiliki.


Steven memegang tangan yura,namun yura berusaha melepaskan itu.namun stev memaksa terus.


" lepasin," bisik yura pada stev.


Namun ditempat ridwan berdiri terlihat seperti yura akan mencium steven .


" tidak akan, bahkan sampai pulang nanti," bisik stev pada yura.


Yura melotot pada steven ,namun steven membalas senyum khas steven sambil mengedipkan 1 matanya.


Oh ini benar benar membuat ridwan cemburu,bagaimana bisa atasan menyukai pacar bawahannya.


" ya sudah ya ma,kami pergi " pamit stev pada mamanya.


" jaga yura ya,awas kalau sampai terjadi apa apa " ancam bu rikha pada steven.


" siap mama ku sayang " balas steven.


" johan, kamu sama varel pakai mobil hitam lalu jemput mak lampir itu " ujar steven pada johan ,


" siap " balas johan.


" ayo ra," ajak stev.


" loh,gak barengan aja?." Tanya yura.


" aku gak suka 1 mobil dengan wanita lain " balas steven lalu menarik yura masuk mobil.


(" masalahnya kalau cuma berdua ,dia akan melakukan hal yang nakal." ) batin yura.


Mereka lalu pergi.

__ADS_1


" sebentar lagi akan ada nyonya aditama, aku tidak sabar menanti itu " ujar bu rikha melihat kepergian mereka.


(" nyonya aditama? Apa maksudnya? Apa dia berusaha menjodohkan yura dengan steven? ") ridwan dengan cepat mengikuti mobil steven menggunakan taksi.


__ADS_2