
Seminggu berlalu setelah yura dan ridwan bertengkar,yura enggan menghubungi ridwan begitupun sebaliknya.bisa dibilang ini pertama kalinya mereka bertengkar hebat.biasanya jika bertengkar palingan sehari sudah membuat mereka tak bisa menahan rindu.
Tadi siang keluarga aditama berangkat ke bali untuk merayakan tahun baru disana,begitu juga dengan yura dan orang tuanya.
Awalnya orang tua yura enggan untuk ikut ke bali,tapi bujukan steven tak bisa mereka tolak.
" maaf,hanya bisa membawamu ke bali." Ucap steven.
" kenapa minta maaf? Bali juga indah kok," balas yura.
" tahun depan aku akan membawamu ke luar negri,tinggal kamu ingin kenegara mana aku akan turuti." Balas steven .
" jika diberi waktu." Sahut yura.
" jangan bicara begitu ,aku gak suka." Tutur steven.
Yura tersenyum menatap langit ,malam ini hujan deras tak ada bintang ataupun bulan suara hujan begitu deras.sama seperti hati yura yang sedang menangis begitu deras,tak menyangka tahun ini menghabis akhir tahun bersama lelaki lain ,biasanya bersama ridwan.
Steven memeluk yura dari belakang ,berharap bisa menghadang angin masuk ketubuh yura.
" jangan bersedih lagi.aku tidak kuat melihatnya,hatiku juga ikut perih bila melihat air matamu.apa perlu ku buat ridwan menghilang?." Tutur steven.
" harusnya kau buat aku hilang saja ,semua ini aku yang salah,bukan salah kak ridwan ,besok setelah dari bali aku akan temui dia ,bagaimana dengan hubungan ini,akankah mau dilanjut atau berhenti sampai sini." Balas yura.
" kau masih mau melanjutkan hubunganmu bersamanya?." Tanya steven.
" aku masih mencintainya." Balas yura.
" lalu bagaimana denganku? Aku juga mencintaimu yura " seka steven.
" aku tau ,tapi aku juga tidak bisa putus begitu saja,biarlah waktu memutuskan akankah aku bersama dia atau kamu.cukuplah tau bahwa aku menyukaimu." Yura menarik tangan steven lalu menempelkannya pada wajah yura.
" bolehkah aku memelukmu?." Yura menatap mata steven .
Steven lalu memeluk yura,merasakan betapa hangatnya wanita dipelukannya ini.
(" keinginan ku diakhir tahun lalu adalah bisa bersama dengan istriku untuk selamanya ,namun itu tak terkabul,untuk akhir tahun ini aku berharap bisa bersama wanita ini untuk selamanya ,aku mohon ,tolong,kabulkan lah permintaanku.") Batin steven.
__ADS_1
" ayo masuk, hujan semakin deras ,nanti masuk angin." Ujar steven.
Steven lalu menutup pintu balkon kamarnya.
Ditempat tidur terdapat zhidan dengan pola tidurnya yang lucu steven tidur disamping zhidan.
" aku akan mandi dulu,nanti makan malam bersama orang tua." Kata yura ,steven tersenyum lalu mengangguk.
" jika sudah selesai mandi beritahu aku,sekarang aku ingin tidur sebentar." Balas steven.
Yura mengambilkan selimut untuk steven.
" pakai ini." Kata yura.
" selimut ini tidak bisa membuatku terhindar dari dingin,yang paling hangat adalah tubuhmu." Kata steven dengan nada genitnya.
" perlukah aku panggil mama kamu?" Ucap yura.
" ck!! Aku kan hanya berkata jujur ,tidak memintamu memelukku " balas steven.
Yura tersenyum geli saat melihat wajah steven yang ditekuk.
.
" steven,buka pintu " teriak hanna.
Terdengar suara langkah menuju pintu.
" eh,hanna,ada apa?.steven lagi tidur tuh" ucap yura.
" oh tidur?." Hanna sedikit memiringkan kepalanya.
" didalam ada zein juga pada tidur semua.masuk aja." Kata yura lagi.
" ah,tidak tidak ,terima kasih,aku hanya ingin mengobrol denganmu,apa kamu ada waktu?. " ucap hanna.
" ah,kalau begitu nanti jam 19.00 aku kekamarmu "balas yura.
__ADS_1
" oke,aku tunggu ya,jangan bilang steven aku kesini ,nanti dia marah lagi.oh ya kamarku jaraknya ngelewati 10 kamar ,noh paling ujung,tau kan?." Ucap hanna.
" jauh banget,kenapa gak pakai kamar ini?." Yura menunjuk kamar disamping kamarnya.
" steven tidak mau bersampingan dengan kamar wanita lain selain dirimu sayang " balas hanna.
" ah ,maaf ,kalau begitu nanti aku kekamarmu ,aku harus menata rambutku dulu " yura memegang kepalanya yang masih terbungkus handuk.
" oke,bye bye." Hanna lalu kembali kekamarnya.
.
" siapa ra?" Tanya steven.
" hanna," balas yura.
" ngapain kesini?."
" cari aku." Kata yura.
" ngapain dia cari kamu?." Tanya steven.
" bawel deh kamu ,itu selimut jangan dipakai sendiri dong,zein juga butuh selimut" yura mencubit kaki steven.
" egois banget deh,kayak kulit anaknya terbuat dari baja aja." Yura lalu menyelimuti zein.
" nanti, kalau zein bangun jangan disuruh mandi,terlalu dingin soalnya,siang tadi dia udah mandi.jadi malam ini gak mandi gak papa." Kata yura.
" kalau begitu aku juga gak mandi." Balas steven.
" kamu mandi gak mandi bodo amat,malam nanti jangan tidur diaini,pindah kekamar sebelah" titah yura.
" iya nyonya bos." Steven menutup telinga dengan bantal,berharap bisa menghindari omelan yura.
" jika zhidan menangis beri tahu aku,aku akan kekamar hanna sebentar." Ucap yura
Namun tak ada sahutan dari steven.
__ADS_1
Maaf part selanjutnya di👉.