Duda itu menyukaiku

Duda itu menyukaiku
24-


__ADS_3

mereka sedang menikmati makan malam.


sedangkan disisi lain,ridwan sedang kebakaran jenggot.melihat pria lain yang mencoba mendekati kekasihnya.ditambah lelaki itu adalah atasannya.


" yura makanlah ikan ini aku sudah pisahkan dari durinya" steven menaruh sepotong ikan di piring yura .


" terima kasih " ucap yura,steven tersenyum manis pada yura.


" untukku tidak ada? " hanna menodongkan piring didepan steven , namun steven malah menaruh tulang ikan dipiring hanna.


" berhentilah makan , tubuh mu sudah sebesar gajah." ucap steven dengan ketusnya.


"steven bisakah kau lembut padaku seperti sikapmu terhadap yura ?" kata hanna dengan ekspresi datarnya.


" tidak bisa, jika kau ingin lelaki lembut padamu,aku akan bantu carikan" balas steven.


" benar benar,mulutmu selalu sama ,tidak pernah berpikir apakah perasaan lawan bicaramu akan terluka atau tidak.kata kata mu selalu menusuk hati .yura aku sarankan kau jangan menyukai lelaki seperti dia " ucap hanna sambil mengelus tangan yura.


" dia sudah punya pacar ,ridwan yang pergi ke italy bersamaku " ucap johan .


" ah benarkah? kau pacar ridwan? hm ridwan sangat manis juga sifatnya sangat lembut,aku juga suka sifatnya .terlihat juga dia pekerja keras,yura jangan lepaskan lelaki seperti itu." puji hanna.


" untuk apa memiliki kekasih yang menebar senyum kepada wanita lain sedangkan kekasihnya disini menanti untuk dilamar ,jangan salahkan lelaki lain yang akan datang merebut kekasihnya ." sambung steven dengan gaya bicara angkuhnya.


boleh senyum boleh bersikap lembut terhadap wanita lain,tapi ingat jangan terlalu berlebihan ,wanita itu terkadang gampang baper lalu seolah berpikir bahwa kamu menyukainya ,padahal tidak.


lalu tanpa kamu ketahui kamu sudah menggantungkan hatinya.lalu saat dia tau kamu sudah memiliki kekasih,dia akan terluka ,dan tanpa kamu ketahui kamu sudah menyakiti 1 hati wanita.


seperti yang diucapkan steven.


aku suka sifat steven.bagaimana dengan kalian?.


.


" yang dikatakan kak stev benar ." ucap yura lalu kembali menyantap makananya.


ridwan sedikit tertegun memandangi punggung yura.


" yura tunggulah sebentar lagi, jika hari itu datang kita bisa hidup bersama." gumam ridwan.


jam sudah menunjukkan pukul 22.00 malam.


sudah puas ngobrol dan makan ,hingga tak terasa malam ini berlalu begitu saja.


ridwan sudah pergi 30 menit yang lalu .


lalu saat ini steven dan yura pun beranjak pulang.


" sudah ku katakan jangan beri yura wine , dia jadi mabuk kan,apa kata mama ku nanti jika lihat yura mabuk. " sentak steven pada hanna.


" gak asik kalau gak minum wine stev ,wine adalah penyempurna pertemuan ini " balas hanna dengan tubuh yang tak imbang karna kebanyakan wine.


" johan kau antar hanna dan varel ,jaga hanna jangan kalian apa apa in ." titah stev.


johan pun mengangguk lalu menggendong hanna ke mobil .


"yura ayo pulang" kata steven.


" ih gak mau ,masih mau minum aku kak." balas yura.


" minum aja terus ,setelah itu ku lempar kamu keangkasa." sentak stev lalu menggendong yura.


kaki yura dihentakkan saat stev menggendongnya .


" diam yura nanti jatuh." sentak stev lagi.


namun tiba tiba yura memejamkan matanya.

__ADS_1


yura memeluk lengan steven saat steven ingin memegang setir mobil.


" panas loh ,ih kapan sampai rumahnya ?." rengek yura.benar benar mabuk terparah yang pernah yura alami,dan ini pertama kalinya.


steven memegang wajah yura,


"ingat ya ini yang pertama dan terakhir kamu minum wine."ucap steven dengan tegas.


yura mengangguk disela matanya yang terpejam.


" harus ku bawa kemana kamu ini,tidak mungkin bawa ke rumah,apa kata mama nanti liat yura mabuk." gumam stev.


steven mengeluarkan ponselnya.


"siap kan 1 kamar untukku,lalu kosongkan gedung saat aku tiba nanti " ucap steven setelah menelpon seseorang tadi.


" sebenernya tidak pantas bagiku membawamu ke hotel ,mengingat status kita yang belum terikat,tapi lebih tidak pantas lagi jika aku membawamu pulang dengan keadaan mabuk." steven lalu menjalankan mobilnya.


yura bergeser lalu memeluk 1 lengan steven lalu memejamkan kembali matanya .


.


semua pegawai menyuruh tamu hotel untuk masuk kekamar masing masing.dan menyuruh orang yang ada di loby untuk tidak menampakan diri sementara pegawai yang lain bersiap menyambut steven.


gunanya mengosongkan gedung agar tidak ada yang melihat steven dan yura,palingan hanya pegawai saja.


hotel ini termasuk milik keluarga aditama.


.


"berikan aku handuk,dan air hangat " titah steven pada salah satu karyawan .


jika steven kehotel maka hanya pegawai lelaki yang melayaninya.


tapi bagaimana dengan yura?


yura,? itu urusan steven.


" baik tuan " ucap salah satu pegawai.


.


" apa itu kekasih tuan stev? "


" tapi tidak mungkin ,dia terlihat sangat muda,bahkan lebih pantas menjadi anaknya".


" jika benar dia kekasihnya maka tuan sangat pandai mencari pasangan,wanita itu sangat cantik rambut hitam tergerai serta kulitnya begitu putih "


" kalian berhenti bergosip,atau jika tuan tau kalian akan dipecat,dihotel ini tembok aja ditakuti benar benar seperti mata mata."


setelah bergosip sana sani para pelayan itupun menjauhi kamar steven.


.


steven mematikan semua lampu kamar,dia berniat menggantikan baju yura,karna tidak ada baju wanita,terpaksa steven memakaikan kemejanya.


" baiklah tidak apa apa,selama aku tidak melihatnya." gumam steven.


" aku harap aku tidak salah pegang " gumam steven lagi.


" ini bukan yang pertama kali bagiku kenapa aku sangat gugup? yura maafkan kakak,sungguh aku tidak melihat apapun." steven lalu menggantikan baju yura,mengelap bagian wajah ,leher .tangan dan kaki yura dengan handuk yang sudah dicelupkan air hangat.


" kau tau? aku sebenarnya merasa malu karna sudah menyukaimu,aku seperti tidak malu pada umurku,mencintai gadis yang masih muda ditambah sudah memiliki kekasih.orang lain akan mengnganggap kamu adalah anak ku ,sedang kan aku ingin menjadikanmu istriku," steven mengelus pelan rambut yura.


" mungkin aku sedikit egois dan jahat tapi jika aku bisa mengalahkan ridwan maka aku akan langsung memilikimu.kamu hanya perlu melihat kesungguhanku" suara hujan menyertai dan petir yang mengiringi .


steven berbaring disebelah yura.

__ADS_1


namun tiba tiba yura terbangun ,dia mengatakan jika dia ingin minum.tapi dia malah memeluk steven sambil terus merengek ingin minum.


steven mengecup dahi yura.


" ih aku mau minum bukan sebuah kecupan " bentak yura lalu mengelap dahinya .


" minum aku ingin minum " rengek yura lagi


" oke oke,aku beri kamu minum,astaga galak sekali " ucap steven.


steven lalu memberi yura segelas air .


" ih kak panas loh ,apa tidak ada ac? bukankah dikamarku ada ac? tapi kenapa tidak ada ac? " yura mencoba melepaskan bajunya.


" ac sudah nyala," steven melotot saat yura melepaskan 2 kancing bajunya.


" apa yang akan kamu lakukan? berhenti melepaskan kancing bajumu " sentak steven.


namun yura tak peduli apa yang dikatakan steven.


" dasar steven kau bodoh sekali,orang mabuk mana ngerti apa yang kamu omongin." gumam steven.


steven lalu dengan paksa menarik yura kekamar mandi ,menghidupkan kran air lalu air mengalir diatas kepala yura .


" setelah ini kau akan sadar bukan,jika kau ingin marah maka marahlah pada hanna" gumam steven.


" kak stoop!!!" teriak yura.


" apa apaan sih,kenapa kakak siram yura ? yura kan udah mandi " sentak yura.


" kamu tadi mabuk,dan aku sedang menyadarkanmu" balas steven.


lalu kemudian pandangan steven beralih ke tubuh yura benar benar terlihat ,karna baju yura basah .


steven memandang mata yura dalam dalam .apa yang harus dia lakukan? apa yang sudah dia lihat?


astaga ini gila ,gila!!.


gila sehingga steven begitu berani mengecup yura .


yura terpelanjak ,kedua matanya melotot,lagi lagi lelaki ini mengecupnya tanpa meminta persetujuan dari nya.


ciuman kali ini begitu ganas,hingga membuat keduanya sulit bernafas.


yura terbuai akan hal itu,lalu membalas kecupan steven .


steven melepaskan pautan kedua bibir mereka lalu menghirup udara dan melanjutkan aksi mereka.


ditambah hujan yang menjadi saksi mereka .


yura membuka 3 kancing kemeja steven lalu mengecup bagian leher steven .steven melepas baju yura lalu membungkus tubuh yura dengan handuk lalu menggendong yura kekasur .


setelah itu .


steven melepas kan ciuman itu lalu memeluk yura dari belakang . " aku tidak bisa melakukan itu " bisik steven .


" lalu bagaimana denganku? " balas yura.


" apa? " tanya stev.


" aku ingin " suara yura begitu pelan namun steven tetap mendengar itu .lagi lagi steven mengecup yura ,untuk memenuhi kebutuhan batin ,walau sejujurnya itu bukan tanggung jawab steven.dan jika mereka melakukannya maka steven pasti akan bertanggung jawab .


malam ini begitu panas padahal sedang hujan ,untuk 2 insan ini bagi mereka ini adalah momen yang seharusnya tidak terjadi .


mari kita tunggu keesokan harinya .


sab,21 desember

__ADS_1


20.47


1310 kata.


__ADS_2