
yura sedang menggendong zhidan,zhidan yang mata tertutup namun mulutnya masih terdengar suara khas bayi umur 10 bulan....
yura tersenyum melihat zhidan ,wajahnya sangat mirip dengan steven.
yura melihat kearah ruang tamu dimana steven sedang mengetik sesuatu dilaptop ,dengan setumpuk kertas putih disampingnya...
jam sudah menunjukan pukul 10 malam,namun steven masih tetap setia pada pekerjaanya.
("" padahal sudah malam,apa tidak bisa dilanjut besok?.sebenernya aku juga merasa kasihan,menjadi ayah sekaligus ibu untuk 2 anak,pasti berat untuknya,kamu hebat steven."") dengan langkah pelan tanpa suara , yura berjalan mendekati steven....
"" bapak tidak tidur? "" tanya yura pada steven.
steven sedikit kaget karna yura muncul tanpa suara,
"" belum,pekerjaanku masih banyak."" balas steven.
"" jika kamu ingin tidur , maka tidurlah,oh ya kalau bisa kamu tidur dikamar zhidan saja,dia biasa suka bangun tengah malam,kalau kamu tidur dikamar sebelah,nanti kamu tidak dengar jika zhidan menangis."" ucap steven lagi.
"" baik pak, kalau begitu saya akan kembali kekamar."" yura berjalan menuju kamar,namun baru beberapa langkah yura berbalik lagi .
"" bapak mau saya bikinin kopi?."" tanya yura,
"" hmm...boleh.."" balas steven.
steven tersenyum pada yura,yang berjalan menuju dapur.
"" gelasnya dimana?. begitu banyak lemari,rumah orang kaya ribet ya,hmm...."" yura sibuk mencari cari gelas,namun saat dia menemukannya, gelas itu berada dilemari atas.
"" saya bantu ambilkan ."" steven yang datang tiba tiba membuat yura kaget,steven yang tepat dibelakang yura , membuat yura kalang kabut,astaga dia lupa bernafas.
yura berbalik badan,namun karna steven yang sangat tinggi ,dia hanya melihat bagian dadanya.
steven sedikit memundurkan tubuhnya, lalu menunduk ke arah yura,
"" ini gelasnya."" ucap steven.
steven memajukan wajahnya kewajah yura,
"" hey,apa kamu tidak bernafas?. "" ucap steven
yura kaget ,lalu dengan cepat mengambil nafas,
"" wajahmu memerah?."" tanya steven lagi.
("" apa aku terlalu dekat denganya?."") steven lalu menjauhkan tubuhnya dari yura.
..
yura meletakkan kopi itu dimeja samping steven.
"" terima kasih,"" ucap steven.
"" sudah malam ,lebih baik kamu tidur.,"" sambung steven.
yura ingin menjawab,namun terdengar suara zein.
"" pah ,"" panggil zein.
"" loh zein ,kok belum tidur?."" tanya steven .
"" zein takut pah,tadi abis nonton film horor,zein tidur sama papa ya.?."" zein pun memohon pada papanya.
"" tidak bisa!., papa sedang sibuk zein."" ucap steven sedikit membentak.
zein sudah mulai ketakutan , yura yang melihatnya pun meleraikan steven agar tidak marah.
"" ya udah zein tidur sama tante aja ,sama zhidan juga."" ucap yura.
"" tidak boleh yura,bagaimana nanti jika zein menindih zhidan? "" tolak steven dengan cepat.
"" saya akan tidur ditengah pak.jadi aman bagi keduanya."" ucap yura dengan lembut.
"" asik, ya udah ayo tante."" zein menarik tangan yura cepat.
dikamar.
"" huff untung ada tante,kalau enggx papa pasti udah marah."" ucap zein.
"" lalu kenapa kamu belum tidur? besok kamu sekolahkan?. "" tanya yura.
"" iya sih,cuman ya sekali kali nonton horor boleh kan."" tanya zein balik.
"" iya boleh,cuma kamu harus tau waktu,ini sudah malam jangan nonton horor,udah gitu kamu ketakutan juga kan."" ujar yura pada zein.
"" wajah hantunya masih terbayang,"" ujar zein sambil menarik selimut.
"" ya udah sekarang tidur ya , besok tante bangunin kamu."" ujar yura lalu merapihkan selimut zein.
("" 2 anak ini ,benar benar sangat mirip dengan steven."" ) yura tersenyum.lalu membaringkan tubuhnya.
("" oh iya,sampe lupa ,belum kabarin kak ridwan."") dengan cepat yura mengambil ponselnya.
__ADS_1
begitu banyak pesan masuk,dan panggilan tak terjawab ,
"" kak ridwan sayang,maaf yura baru sempet kabarin kakak,yura lagi dijakarta kak,lagi bantu jaga cucu ibu rikha,mungkin sekitar setahun yura bakal dijakarta,tapi kakak tenang aja ,perasaan yura hanya akan mengingat kakak sebagai seseorang yang yura cintai,, kakak sudah tidur ya? ya sudah selamat malam sayang.."" ini adalah sebuah pesan yang yura ketik untuk kekasihnya ridwan.
"" maafin yura ya kak."" ucap yura dengan pelan.
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
05.00 subuh.
yura sudah bangun,saat ini dia baru selesai melaksanakan tugas sebagai hamba allah swt,sholat subuh.
"" kak ridwan belum balas pesanku, mungkin dia sedang sholat,ya udah deh,mumpung zhidan tidur,aku bikin sarapan aja kali ya."" yura mengelus perutnya lalu berjalan kedapur.
..
..
tringgg..... suara alarm membangunkan steven dari mimpinya
jam sudah menunjukan pukul 06.30.
steven bergegas keluar kamar lalu berteriak memanggil zein.
"" zein!!,,, bangun ,sudah siang."" teriak steven memanggil zein dilantai atas.
sontak seisi rumah kaget mendengar suara lantang steven.
para pekerja rumah pun sudah datang ,bersiap membersihkan rumah mewah steven..
"" papa, zein sedang sarapan."" panggil zein yang sudah rapi dan sedang sarapan dimeja makan bersama yura disampingnya.
"" pagi pak."" sapa yura,dengan senyum hangatnya,terdapat zhidan dipelukannya,dengan gelak tawanya.
steven berjalan mendekati meja makan,
"" siapa yang buat sarapan?."" tanya steven
"" tante yura yang buat,nasi gorengnya enak loh pah."" ucap zein dengan antusias.
""ini nasi goreng bapak,"" yura meletakan piring berisi nasi goreng tersebut didepan steven.
"" terima kasih."" ucap steven,yura membalas dengan anggukan dan senyuman.
("" setelah 10 bulan lebih,ini pertama kalinya makan masakan orang lain,biasanya mama atau bibi yang masak,"") batin steven lalu menyendok nasi goreng tersebut.
"" yura,"" panggil steven disela makanya.
"" iya pak."" balas yura.
"" masih ,bapak mau nambah?."" tanya yura ,lalu steven mengangguk.
"" pah,zein udah kesiangan loh,siapa yang anterin zein sekolah?."" zein yang sudah berdiri disamping steven sambil menarik tangan steven
"" zein biarin papa selesain makan dulu ya."" kata yura ,.
"" hmm,,oh ya,tante ikut zein ya ,,anterin zein sekolah,biar tante juga tau sekolah zein kek gimana."" ucap zein dengan semangat.
"" hmm..boleh?."" tanya yura lalu melirik steven.
steven pun mengangguk tanpa melihat yura.
"" kalau gitu ,tante ambil baju panjang dulu buat zhidan."" yura lalu beranjak kekamar.
"" tante inikan udah siang ,ngx perlu baju panjang , zhidan ngx bakal kedinginan juga."" ucap zein dengan santainya.
"" zein,kulit zhidan sama zein itu beda,zein udah besar sedangkan zhidan masih kecil,kulit anak kecil lebih tipis,kalau ngx dipakein baju panjang nanti sakit ."" ucap yura menjelaskan pada zein.
zein mengangguk mengerti.
15 belas menit kemudian.
steven sudah rapi ,dengan pakaian kemeja putih dan celana hitam..
""tante duduk didepan aja,biar zein yang dibelakang."" ucap zein lalu masuk kemobil.
"" zein,kenapa sepertinya kamu bahagia sekali?."" tanya steven,yang melihat zein terus tersenyum.
"" emmm,,tante,zein mau minta tolong boleh ngx?."" ucap zein dengan ragu ragu.
"" boleh,katakan saja zein."" ucap yura tenang.
"" nanti kalau sudah sampe sekolah,zein mau kenalin tante ke temen dan guru zein sebagai mama zein,boleh ngx tante."" ucap zein sambil memasang wajah was was takut yura menolak.
("" mama?.nikah aja belum udah dipanggil mama?. tapi ya udahlah ,ngx papa kali ya,lagian zein pasti kangen mamanya."") batin yura,.
"" zein kamu ini apa apaan sih,jadi kamu ajak tante yura karna kamu punya maksud terselubung ya."" ucap steven dengan sedikit ketus.
"" tidak apa apa pak."" ucap yura membalas perkataan steven.
"" oke zein tante mau ,kalau ada yang tanya siapa tante,bilang aja mamanya zein yang paling cantik sedunia.hehehe"" ucap yura dengan antusias.
__ADS_1
diiiringi tawa zhidan yang melihat yura tertawa. hihihihi...
"" beneran tan boleh?."" tanya zein memastikan.
"" iya boleh,"" balas yura.
"" yes makasih tante."" zein pun tertawa
namun mereka lupa melihat ekspresi wajah steven saat ini,mereka bahkan tidak meminta persetujuan steven atau pendapat steven.
sepertinya yura ini jago sekali mengambil hati orang.lalu apakah nanti suatu saat yura juga bisa mengambil hati steven?.tidak ada yang tau ,biar waktu yang menentukan kapan mereka akan memiliki hati satu sama lain.
sesampainya disekolah,sekolah zein adalah sekolah khusus.masuk jam 07.30,1 mata pelajaran,jam 09.30 ditambah 1 mata pelajaran lagi.,
jam pulang adalah jam 11.00.tidak ada waktu istirahat,sekali 2 mata pelajaran selesai mereka langsung pulang.
jadi sekolahnya ngx sampai sore atau jam 1 / 2 siang .
jadi untuk anak anak ada waktunya belajar ada waktunya bermain,semua itu diatur,oleh pendiri sekolahan .
""" wah zein tumben dianter sama papa kamu,biasa juga naik sepeda,"" ucap salah satu teman zein .
"" hehe iya ,sepeda zein rusak.mangkanya papa anterin zein."" balas zein.
"" hallo selamat pagi pak."" sapa seorang kepala sekolah pada steven,steven termasuk salah satu orang yang selalu menyumbang fasilitas untuk sekolahan.dengan jumlah yang cukup besar,mangkanya tiap dia kesekolah zein para guru pasti akan menyapanya,ada beberapa mata yang memandang yura ,yang sedang menggendong zhidan.....
"" ah, itu mama zein pak."" ucap zein pada salah satu gurunya,
yura yang merasa terus diperhatikan pun menoleh.
yura berjalan mendekati para guru,zein ,dan steven.
"" ah, iya perkenalkan ini istri saya ,yura."" ucap steven pada para guru,sambil menggandeng pinggang yura.
("" HAH?.ISTRI?. pak ,apa kamu sudah tidak waras.?. aku yakin kamu sudah kemasukan jin tomang.bahkan mengucapkan itu tanpa merundingkan dulu denganku."") batin yura yang terus memandang steven.
"" bantu aku bersandiwara yura."" bisik steven pada yura,yura lalu tersenyum.
"" ah iya perkenalkan pak saya yura istri steven,"" yura lalu menyalimi para guru itu.
""ya sudah zein papa sama mama pulang dulu,zein belajar yang pinter ya.jangan berantem dan jangan malas malasan."" ucap steven pada anaknya itu.
"" zein sayang,jangan nakal ya,belajar yang baik,dengarkan perkataan gurumu,kalau ada yang mengejekmu ,balas dengan perkataan bukan dengan kekuatan fisik.oke?."" ucap yura lalu mencium kening zein.
"" salim dulu donk."" yura lalu menarik tangan zein.
"" hehehe"" zein pun tertawa.
"" sama papa juga."" ucap yura ,lalu zein mencium tangan steven...
"" dah mama dah papa."" zein pun masuk kesekolahan...para guru juga pamit undur diri,untuk mengajar.
"" terima kasih yura. sandiwaramu ternyata bagus juga."" ucap steven pada yura.
"" iya pak ,ya sudah ayo pulang."" yura lalu memasuki mobil,namun steven malah diam memandang yura .
..
sesampainya dirumah.
"" ini mobil varel ngapain disini?."" steven mendengar suara lelaki yang memanggilnya.
"" woy bro.dari mana ?. ditungguin juga."" ucap varel sahabat steven.
"" barusan anter zein sekolah."" ucap steven
varel melihat sosok wanita turun dari mobil steven...
"" siapa ini?. .. wah stev,jahat kamu,nikah ngx ngundang aku? sahabat macam apa kamu?."" ucap varel lalu mendekati yura.
"" dia bukan istriku.kamu kalau ngomong bisa direm ngx sih."" ketus steven pada varel.
"" ah maaf pak ,saya yura,saya disini cuma bertugas merawat zhidan.permisi pak."" yura lalu berjalan kerumah.
steven dan varel hanya memandang punggung yura yang semakin tak terlihat .
"" wah bodynya oke banget bray."" ucap varel sambil tersenyum nakal.
"" bentuk tubuhnya idaman aku banget."" sambung varel lagi.
"" apaan sih , kalau kamu berani sentuh dia ,siap siap kepalamu aku penggal."" steven lalu berjalan memasuki rumah .
sedangkan varel sedang tertawa keras karna ucapan steven tadi.
.
.
.
jangan lupa like n comen ya guys,biar makin semangat authornya.
__ADS_1
oh ya untuk novel yang om brama ,author mulai nulis nih.
jangan lupa mampir kesana juga ya.