Duda itu menyukaiku

Duda itu menyukaiku
06-dinner.


__ADS_3

"" jadi ada apa kamu kesini? "" tanya steven


"" apa aku tidak diberi minum?."" tanya varel balik sambil melihat punggung yura yang sedang ada dikamar zhidan .


"" alihkan pandanganmu."" ucap steven ,lalu melempar bantal sofa pada varel.


"" slow ah.kan aku cuma lihat aja."" ujar varel menggoda steven


"" aku kasih tau ya,yura itu anak kenalan teman mama,jangan pernah kamu berpikiran nakal tentangnya.."" ucap steven pada varel


"" ya ya ,baiklah.jadi aku mau to the point aja ya


,aku kesini cuma mau kasih undangan pernikahan lina dan dafa,2 hari lagi ."" ujar varel sambil menyodorkan undangan.


"" mereka nikah? bukannya sebulan yang lalu udah putus? kok bisa?."" steven pun membuka undangannya.


"" entahlah,aku juga gak tau,mendadak dia telpon , katanya mau nikah.sepertinya dafa benar benar berjuang untuk lina."" ucap varel lalu memandang undangan tersebut.


 


"" kak ini minumnya."" ucap yura yang mendadak sudah ada disamping meja


"" terima kasih,"" ucap varel,sambil menarik piring kecil berisi 1 gelas teh hangat.


 


"" yura buat apa kamu kasih dia minum?. dia biasanya minum air mentah."" ucap steven pada yura,namun yura hanya tersenyum.

__ADS_1


"" duduklah disini, "" varel lalu sedikit menarik tangan yura.


"" siapa namamu,."" tanya varel.


"" yura kak."" balas yura.


"" ah yura, nama yang cantik ,sama seperti wajahmu."" goda varel.


"" ah benarkah? kalau kakak terlihat .."" balas yura ,namun terpotong oleh varel.


"" tampan? hahaha aku sudah tau,semua wanita bilang begitu.."" sambung varel dengan percaya dirinya.


yura menggelengkan kepalanya pelan


"" kakak terlihat seperti lelaki playboy ."" ucap yura ,spontan varel diam,yura lalu berdiri dan pergi.


"" hey,apa maksudmu? walaupun itu benar,seenggaknya jangan main pergi gitu aja ,setelah kamu menancapkan luka dihatiku."" ucap varel ,meletakkan kedua tangannya didadanya.


 


""jangan tertawa."" balas varel.


 


"" aku terima undangannya, aku akan datang besok,kamu pulanglah,aku sibuk."" ucap steven lalu berdiri meninggalkan varel.


"" selalu seperti itu,alasanmu setiap harinya sama ,sibuk sibuk dan sibuk.apa kamu sangat menyukai kata kata sibuk ha? kapan kau akan memberi kedua anakmu mama? bukankah mereka butuh mama?."" ucap panjang lebar varel.steven pun tak bergeming lalu melangkah menaiki tangga kelantai atas.

__ADS_1


15:00 sore.


"" yura ,bersiaplah,kita akan dinner diluar."" ucap steven


""oh baik pak."" balas yura,.


"" pak"".. panggil yura pada steven,namun saat steven menoleh.yura langsung menggeleng .


"" tidak apa apa pak."" yura tersenyum lalu berjalan kekamarnya.


("" ada apa dengannya?."").


"" papa,tadi nenek menelpon katanya kakek dan nenek juga ingin dinner bersama kita .""ucap zein pada papanya.


"" ah ,benarkah? kenapa tidak telpon papa ? "" steven mengerutkan kening.


"" nenek bilang ,nenek tidak ingin mengganggu pdkt orang."" ucap zein polos.


"" pdkt itu apa ya pa? kok kayaknya zein gak pernah dengar kata kata itu?."" sambung zein lagi ,namun steven tidak menjawab.


""sudahlah sana bersiap,sebentar lagi kita berangkat."" perintah steven pada zein,


.


yura keluar kamar dengan memakai mini dres sederhana,tidak terlalu terbuka ,walau dres biasa namun tetap terlihat wah saat yura memakainya.


warna kulit putihnya seperti memancarkan cahaya.dengan rambut panjang tergerai kebelakang.

__ADS_1


dimobil.


"" zein kamu duduk ditengah,biar tante yura duduk didepan."" perintah steven,namun zein hanya mengangguk, yura membawa zhidan ,bukankah lebih enak duduk ditengah? kenapa steven menyuruhnya duduk didepan? ..


__ADS_2