
suara ponsel terus bergetar milik stev dan yura namun tak ada 1 pun dari mereka yang mengangkat panggilan tersebut .
jam sudah menunjukkan pukul 08.00 pagi
namun 1 kamar dihotel milik keluarga aditama masih gelap.
2 insan masih terlelap dalam mimpi masing masing ,ah apa yang terjadi semalam? hanya mereka yang tau
.
" hallo tante, " sahut hanna saat ponselnya berdering .
" hallo han,apa kamu masih bersama stev dan yura?." tanya mama stev.
" enggak tan,memangnya dirumah gak ada?." tanya nya.
" gak ada ,dari semalam mereka gak pulang " tuturnya,mama stev menghela nafas.
dia khawatir karna steven dan yura bermalam diluar rumah tanpa status yang jelas,bagaimana jika orang tua yura tau? .pasti gak akan tau karna mereka jauh ,tapi angin bisa saja membawa berita itu sampai ketelinga mereka oh no .
" ya sudah ya han,maaf tante ganggu pagi pagi " mama stev lalu mematikan ponselnya .
.
hanna meletakkan ponselnya lalu melihat varel dan johan yang tidur disofa dan yang 1 tidur dilantai beralas karpet dengan selimut .
hanya lalu melihat seluruh tubuhnya ,pakaian nya masih sama seperti yang dia pakai semalam saat dinner.
hanna menghela nafas lalu turun dari kasur.
" rel,jo pindah sana ke kasur ,aku mau joging " ucap hanna lalu berjalan ke kamar mandi.
johan dan varel pun segera naik kasur.
.
suara ketukan pintu terdengar sangat keras hingga membangunkan steven .
" siapa yang begitu berani mengetuk pintu kamarku?." steven segera turun kasur lalu membuka pintu.
" maaf pak saya ganggu ,tapi ini ada telpon dari bu rikha " ujar lelaki yang mengetuk pintu ,yang tak lain adalah manejer hotel.
" mama? kenapa gak telpon langsung keponselku?. .hallo ma ada-" belum selesai stev bicara mama steven langsung bicara panjang lebar .
" dimana kamu! kenapa semalam gak pulang? kamu bawa kemana yura hah! kenapa gak kabarin mama? telpon mama juga gak diangkat? " tuturnya.
" ah,dihotel,maaf tadi masih tidur stev gak denger " balasnya .
" mama telpon berkali kali stev ,kamu gak denger?." dan semua amarah mama stev keluar.
steven menjauhkan ponselnya dari telinga .
" benar benar seperti terompet " gumam steven.
" kamu dengarin mama gak stev!!!" sentaknya.
" iya ma denger ,ya udah ya steven siap siap dulu baru pulang udah ya ," steven segera mematikan sambungan telponya.
lalu mengembalikan ponsel itu pada manejer hotel.
steven menutup pintu lalu kembali kekasur.
menutup mata , lalu tak berselang lama membuka matanya kembali.
" astaga ,aku lupa jika yura bersamaku." gumam steven .
" apa aku harus menceritakan kejadian semalam pada yura jika dia bangun nanti? hm sepertinya tidak perlu ,lagian hanya sebuah ciuman " gumam steven lagi.
" harusnya aku tidak disini ,aku akan mandi lalu ,jika nanti yura bertanya apa yang terjadi semalam ,maka aku akan mengatakan tidak terjadi apa apa,semalam aku tidur disofa." steven menganggukkan kepalanya .
" aku benar benar pintar " steven tersenyum lalu dengan pelan turun kekasur .
jam 09.15 siang.
steven menikmati teh dengan roti kesukaannya,lalu tv menyala dengan tayangan film barat.
yura masih belum juga bangun ,akibat pengaruh dari wine semalam membuatnya sangat lelap tertidur.
__ADS_1
" jadi semalam kalian gak pulang? kamu ini aneh stev ,harusnya kamu kabari mama kamu," omel hanna
" ya mau gimana lagi ,semalam yura mabuk berat aku bingung harus jawab apa jika mama tanya ,ya sudah lah aku bawa ke hotel saja " balas steven.
" terserah apa pun itu alasan kamu ,yang kamu bawa itu anak orang steven bukan istri kamu jadi kamu harus tau batas ,oke?.ya sudah ya aku mau membangunkan varel dan johan dulu." balas hanna lagi.
" kalian tidur bersama?" tanya steven.
" tidak,mereka tidur dibawah ,lalu mereka pindah kekasur pagi tadi pas aku jalan pagi " balas hanna .
" oh ,ya sudah " steven lalu menutup telponnya.
.
" mau sampai kapan dia tidur? sudah hampir jam 09.30 ,perlukah aku siram air? " steven bangun dari duduknya lalu berjalan kekasur.
" yura, bangun ,mau pulang apa gak? " ujar steven.
jadi steven ngecelupin tangannya ke air abis itu di cipratkan kemuka yura.
tapi apalah daya ,wanita satu ini benar benar sangat terlelap dalam tidurnya.. " tidur saja masih sangat cantik ," gumam stev.
steven lalu kembali kesofa menikmati teh,dan film .ditambah siang ini cuacanya mendung,gerimis .
" ah,setidaknya aku harus kirim pesan ke mama ,menantunya benar benar terlelap dalam tidur, mungkin roh nya sedang jalan jalan atau lagi shoping " ujar steven .
.
" ma,dimana steven dan yura? kenapa papa tidak melihat mereka dari tadi? " tanya pak aditama pada istrinya.
" ah mereka bermalam diluar,bareng hanna dan yang lain " balas mama.
" oh," papa menganggukkan kepalanya .
(" jangan sampai dia tau ,kalau hanya mereka berdua yang bermalam diluar ") batin mama steven ,lalu membuka ponselnya saat 1 pesan masuk dari anaknya.
" kek,bisa minta sepeda baru?" tanya zein pada kakeknya .
" bukan kah sudah dibelikan papa mu?" tanya kakek balik.
" kalau gitu ,nanti kalau hujan nya reda ,kita beli sepeda ya," balas kakeknya pada zein.
zein ngangguk senang...
.
keesokan harinya .
07.45 pagi.
" ridwan ,apa jadwal saya hari ini?." tanya steven pada ridwan sekertarisnya.
" jam 09.00 bapak ada meeting dengan pak budi, jam 11.30 bapak ada janji temu dengan bu hanna sekalian makan siang, jam 14.00 siang tinjau bangunan baru yang ada disamping hotel aditama ,dan jam 17.00 sore saya ingin bicara dengan bapak 4 mata .sekian itu saja ,saya permisi pak." ridwan membungkuk sedikit pada stev lalu berjalan keruanganya .
" dia ingin bicara denganku? kenapa harus sore nanti? apa jangan jangan dia tau hal kemarin?." gumam steven.
steven lalu memanggil johan.
" ada apa? aku sedang sibuk" kata johan
" telpon hanna,apa yang ingin dia bicarakan denganku siang nanti,jika penting aku datang jika tidak ,aku tak akan datang " ujar steven.
" kamu punya no ponsel dia kan? kenapa gak kamu hubungi langsung? " balas johan .
" aku malas," balas steven .
.
" malam kemarin apa terjadi sesuatu?
aku dan dia gak mungkin ngelakuin hal itu kan? pasti gak lah ya,steven bukan lelaki nakal,oke yura positif thinking aja ,huhh" yura mengelus dadanya sambil menatap wajahnya dicermin .
" tapi gimana aku bisa berfikir positif ,lihat lah pundakku.apa ini merah merah? astaga ,aku mau tanya steven tapi nyaliku ciut,aku malu ."
tok...tok.. suara pintu diketuk.
" yura ,kamu sudah selesai mandi? itu hanna sudah datang " kata mama steven teriak didepan pintu kamar mandi.
__ADS_1
" iya tan ,udah kok ,udah siap" balas yura.
" oke,yura nanti kan ketemu steven kamu harus tanya ke dia apa yang terjadi semalam." gumam yura.
.
" ayo han," ajak yura.
" ayo,hehe btw cantik banget sih cie karna mau ketemu stev ya?." goda hanna.
" apa sih han,aku kan udah punya pacar " bantah yura.
" udah ada pacar emangnya kenapa?. selingkuh juga berguna jika pasangan kamu terlalu lambat " balas hanna.
" maksudnya lambat?." tanya yura.
" nanti juga kamu tau sendiri " hanna tersenyum ,membuat yura penasaran.
.
" steven ,jika siang ini kamu tidak pergi menemui hanna ,mungkin kamu akan rugi " kata johan.
" rugi? kenapa?." tanya steven.
" ada yura bersama hanna, masih jam 11.30 ayo berangkat aku tunggu diparkiran " ujar johan lalu jalan keluar ruangan steven.
" jika berhubungan dengan yura aku tidak bisa menolak ataupun menghindar " gumam steven lalu mengambil blazeernya dan kunci mobil
.
" kenapa gak kasih tau aku ,jika hanna ajak makan siang diluar?." steven duduk disamping yura.
" ah ,dia juga dadakan kasih tau nya,lagian apa aku perlu izin darimu,jika aku ingin makan diluar ?." balas yura.
" ya gak gitu juga,seenggaknya kasih taulah ,biar aku gak nyariin " balas steven.
yura diam sejenak .lalu menatap steven.
" bisa kita bicara sebentar?." yura menunjuk keatas,maksudnya mengajak steven bicara dilantai atas.
" bisa,ayo." steven menarik tangan yura.
" heh,mau kemana?. gak makan dulu?" tanya johan .
" iya nanti " ujar steven.
" apa mereka mau mojok lagi? bukankah semalam sudah?." ujar hanna.
johan menepuk mulut hanna.
" apaan sih,ngomongin gituan,udah makan aja makanan kamu oke." johan memberikan 1 potong daging kemulut hanna.
.
" jadi apa yang kamu mau bicarakan?." steven berjalan dibelakang yura,saat yura berbalik steven terus memojokkan yura ketembok.menguncinya diantara kedua tangan steven .
" em..itu,anu tentang semalam,em ...apa terjadi sesuatu ?." ujar yura dengan terus membuangkan pandangan matanya .
" kalau ngomong jangan cuma angin doang yang keluar,suaranya dong dikeluarin.besarkan volumenya " balas steven
" gimana mau ngomong keras kalau kamu saja tepat didepanku," gumam yura.
" ah,apa aku terlalu dekat?,maka aku akan menjauh sedikit ," bukannya menjauh malah semakin mendekatkan wajahnya pada yura.
" bernafaslah," kata steven,lalu yura pun membuang nafas pelan .
steven membuka 4 kancing kemejanya .
" kau lihat itu?.itu ulahmu " kata steven.
" masa,bisa merah banget!!!?." yura lalu memegang bagian pundak steven.
disaat bersamaan tak sengaja ada orang lewat,dengan cepat steven menutupi wajah yura.
" baiklah,lanjut nanti dirumah ya,jika dirumah malah bisa dipraktekan lagi " goda steven.
" apasih "yura memukul pelan dada steven.steven memegang dadanya lalu tersenyum....
__ADS_1