Duda itu menyukaiku

Duda itu menyukaiku
28-


__ADS_3

" katakan padaku apa yang membuatmu menyukai steven?." Tanya hanna tanpa basa basi .


" maaf sebelumnya,aku orangnya gak suka basa basi." Sambung hanna lagi.


" aku tidak menyukai steven" balas yura.


" bohong! Mulutmu mungkin berkata tidak tapi aku bisa melihatnya dari matamu.kamu menyukai dia hanya saja hatimu masih berada ditempat lain." Balas hanna.


" aku..aku…" yura menundukkan kepalanya.


" maaf,sepertinya aku berubah menjadi wanita jahat,tanpa disadari aku selingkuh dari ridwan." Balas yura.


" sebenernya aku tidak ingin ikut campur, hanya saja aku merasa kasihan terhadap steven ,jika suatu saat kamu memilih ridwan ,pasti steven akan sangat terluka." Balas hanna.


" apa kamu memanggilku hanya untuk membahas ini?." Tanya yura .


" tidak,aku ingin memberimu ini" hanna memberi sebuah kotak pada yura.


" apa ini?." Tanya yura.


" kado tahun baru untukmu.semoga suka ya," balas hanna.


"Ah terima kasih,tapi aku tidak membawa kado untukmu." Balas yura.


" aku memberimu kado bukan untuk dibalas diberi kado juga." Kata hanna.


" aku hanya berharap kamu bisa bersama steven,menyayangi dan mencintai dia sepenuh hati,aku tau dia duda anak 2.gak semua wanita menyukai status dia tapi kamu bisa terima itu kamu begitu menyayangi mereka,untuk saat ini tolong beri mereka kasih sayang mu.yang mungkin hanya bisa kamu lakukan saat ini tapi tidak tau nanti kedepannya." Hanna memeluk yura.


" steven sahabat baikku ,walau kadang sifat dia kasar terhadapku tapi aku tau sisi lain dari steven,dia seorang yang rapuh,namun kuat dihadapan orang orang ,dia orang yang hangat bila kamu benar benar mengenalnya." Sambung hanna lagi.


Yura mengangguk ,lalu mengelus punggung hanna.

__ADS_1


" kenapa kamu menangis?." Tanya yura.


" aku hanya merasa sedih saja,tidak tau kenapa mata ini mengeluarkan air mata." Balas hanna.


Kadang ya tiap orang bisa menyembunyikan rasa sedihnya,tersenyum seperti tak ada kesedihan.tapi sebenernya didalam hati seseorang itu sedang menahan sebuah kepedihan yang amat dalam.


Kita tidak tau,karna dia selalu tersenyum,menyimpan luka lalu dibalut tawa.itu sakitnya luar biasa.


Sudah jam 8 malam ,yura kembali kekamarnya.


Dikamar hanya ada steven ,zein dan zhidan diboyong kekamar kakek neneknya.


" ra,kayaknya aku sakit deh." Kata steven saat melihat yura menutup pintu ,yura lalu meletakkan kado dari hanna dimeja.


" sakit apa?." Yura mendekati steven .


Steven menarik tangan yura ,lalu meletakkan dikening steven.


" gak ada panas ,pasti bohong ya?." Ucap yura,steven lalu tertawa.


" aku merindukanmu,dari mana saja kamu?." Steven menarik yura hingga yura duduk diatas paha steven.


Steven mengendus disamping yura .


" bau parfum siapa ini?.kamu abis ngapain?. " tanya steven.


" pelukan." Kata yura sambil melepaskan diri dari pelukan steven.


" pelukan!? Sama siapa?." Tanya steven.


" hanna!! " bentak yura.

__ADS_1


" oh.lalu sekarang peluk aku." Kata steven dengan senyum mesumnya.


" tidak," yura memegang 2 pundak steven.


" tadi apa zhidan tidak menangis?." Sambung yura.


" gak ,tadi pas bangun langsung diambil mama " balas steven.


" ngomong ngomong apa itu? " tunjuk steven pada kotak yang dibawa yura tadi.


" oh itu kado tahun baru dari hanna." Balas yura.


" kado?. ( aku bahkan lupa memberi kado ) ah.maaf aku lupa aku tidak kepikiran memberimu kado." Ucap steven.


" kamu membawaku kesini itu udah seperti kado tahun baru ditambah kamu membawa kedua orang tuaku." Balas yura.


" lain kali aku akan bawa kalian keluar negri." Ucap steven.


" steven gak ikut gabung bakar sate?." tiba tiba johan membuka pintu tanpa mengetuk .yura dengan cepat berdiri dari pangkuan steven bahkan sampai menginjak kaki steven.


" maaf." Ucap yura pelan.


Steven melihat kesal johan lalu melempar sandal pada johan .


" maaf ,lain kali aku akan mengetuk pintu." Ucap johan lalu melempar balik sandal steven


" yura ayo gabung ,rame tuh " ajak johan.


" ah,iya kak nanti yura susul." Ucap yura.


Johan lalu menutup pintu kembali.

__ADS_1


" huh,bikin kaget saja." Yura memegang dadanya ,berdebar seolah ketahuan selingkuh ,tapi memang seperti selingkuh .sayangnya bukan ridwan yang melihat itu.


__ADS_2