
Seseorang yang mengetahui bahwa Gishka yang mengunci Inka didalam toilet adalah Rimba.Rimba tahu karena Gishka gerak-geriknya seperti yang sedang melakukan kesalahan.
"Bagus lo ya,Inka diemin lo malahan ngelunjak" ujar Rimba.
"Apaan sih lo gue gak ngapa-ngapain" balas Gishka dengan wajah cemas.
"Gue aduin lo ke guru BP baru tau rasa lo"lanjut Rimba,Rimba berlari kearah kelas Inka untuk memberitahu kalau Gishka yang menguncinya ditoilet tadi,tetapi Rimba berhenti saat Gishka mengatakan
" Gue tahu,lo itu sayang sama Inka.Gue juga sayang Irad,gimana kalau kita sekongkol buat bikin hubungan Inka sama Irad jadi renggang"kata Gishka sembari melipatkan tangannya didada.
"Sorry.Gue bukan penjahat,mencintai bukan berarti kita harus memiliki Gish,kalau Inka senang dan bahagia kenapa gue harus hancurin kebahagiaannya,bahagia Inka bahagia gue juga" ujar Rimba dan langsung melanjutkan lari ke arah kelas Inka.
Setelah sampai dikelas Inka,Rimba terdiam saat melihat Inka duduk berdua dengan Irad.Tadinya Rimba hendak balik lagi kekelasnya tetapi ia harus memberitahu berita penting ini,lalu masuklah Rimba kedalam kelas Inka.
"Ka,maaf ya kalau gue ganggu,gue cuma mau bilang yang ngunciin lo di toilet itu Gishka,dia gak suka banget lo jadian saama Irad jadi gue harap lo hati-hati kalau lagi sendirian,Gishka bisa nekat nyakitin lo" ujar Rimba.
"Makasih ya Rim lo udah ngasih tau ke gue" balas Inka sambil memeluk Rimba.Irad hanya biasa saja karena Irad tahu bahwa Rimba adalah teman kecil Inka.
"Ya sama-sama ka" ucap Rimba yang kini membalas pelukan Inka.
"Kayanya gue kekelas dulu deh ka" lanjut Rimba sembari melepaskan pelukannya."Sekali lagi selamat ya bro"ucap Rimba kepada Irad.Irad hanya menggangguk.
* * * * * *
Hari-hari kedepan Irad sifatnya berubah yang tadinya seperti cewek sekarang ia lebih cool karena sudah memiliki pacar yaitu Inka.Mereka sudah hampir satu minggu pacaran.Karena sedang libur sekolah Irad berniatan untuk mengajak Inka jalan-jalan.Irad pun pergi kerumah Inka,setelah Irad sampai dirumahnya Irad nge chat Inka.
Irad:
Ka,aku didepan rumah kamu,kamu turun ya!
: Inka
Ngapain kamu didepan rumah aku Rad?,yaudah aku turun sekarang
Irad :
Read
Inka pun langsung bergegas untuk turun.Inka membuka pagar rumahnya yang tinggi.
"Masuk dulu Rad" ujar Inka.
"Oke" balas Irad.
* * * * * *
Setelah masuk kedalam rumah Inka,Irad pun diberi minum oleh bi Asih.
"Makasih bi" kata Ira yang sedang menunggu Inka selesai mandi.
"Ya sama-sama jang,ujang kabogohnya neng Inka?"Tanya bi Asih
(kamu pacarnya Inka?).
"oh,muhun bi abdi teh kabogohna Inka" balas Irad
(oh,iya bi saya pacarnya Inka).
"oh ti bandung oge ujang teh?bandungna dimana jang?"bi Asih pun bertanya kembali karena Irad sama-sama orang Bandung.
(oh,dari Bandung juga kamu?Bandungnya dimana?)
"Abdi mah di binong bi,ai bibi dipalih mana?" tanya Irad.
(saya mah di binong bi,kalau bibi disebelah mana)
"Atuh sami jang,bibi mah dipapanggungan" balas bi Asih.
"Sumuhun atuh bi,tetanggian keneh atuh" balas Irad.
__ADS_1
(iya bi,tetanggaan)
"muhun atuh jang,bibi bade ka dapur heula,ti payun jang" kata bi Asih karena melihat Inka sudah turun.
(iya,bibi mau ke dapur dulu,duluan ya)
"Muhun bi" balas Irad
(iya bi)
"Kamu ngomong apa sih sama bi Asih?" tanya Inka tidak mengerti apa yang mereka katakan tadi.
"Kamu gak bakalan ngerti ka,itu pakai bahasa sunda" balas Irad."Yaudah yuk kitaa langsung jalan aja"lanjut Irad.
"Iya,ayo" balas Inka.
Inka terlihat cantik sore itu bajunya hanya menggunakan kaos berwarna putih dipadukan celana jeans hitam yang sobek dibagian lutut,jaket hitam,sepatu converse dan tak lupa menguncir rambutnya yang berwarna merah kecoklatan.
Saat Irad dan Inka berhenti di lampu merah,Inka melihat Rimba sedang nongkrong bersama Arnold pacarnya Flesia.
"Kita ke tempat yang banyak jualan makanan aja ya" kata Irad.
"Iya-iya" balas Inka.
Inka memberitahu Irad untuk berhenti ke pinggir jalan.
"Ada apa ka?" tanya Irad.
"Gimana kalau kita ketempat ini(Inka melihatkan lokasi yang diberi Runa,karena Runa sedang berada disana)" kata Inka.
"Iya ayo" balas Irad.
* * * * * *
Sesampainya di tempat tersebut Inka mencari Runa.
"Itu Runa" kata Irad.Mereka pun menghampiri Runa.Saat Inka sedang mengobrol dengan Runa datang Flesia bersama Arnold dan Rimba.Rimba sengaja ingin ikut karena setiap ada Flesia pasti ada Inka dan ia bisa bertemu dengan Inka,walaupun Inka sudah menjadi pacar Irad.
Saat mereka sedang asyik mengobrol tiba-tiba ada 3 orang perempuan menghampiri mereka karena melihat ada seseorang yang mereka kenal.
"Irad?" tanya salah satu dari mereka sembari memiringkan kepalanya agar melihat apakah benar itu orang yang mereka kenal.
"Jessie?ngapain lo kesini" tanya Rimba.
"Ada Rimba juga?" tanya perempuan yang bernama Jessie tersebut.Jessie memeluk Irad didepan Inka.
"Gue kangen sama lo Irad,lo kemana aja selama ini?" tanya Jessie.
"Lo kenal sama Jessie Rad?jadi cowok yang selama ini lo ceritain ke gue Irad yang ini?" tanya Rimba.Tanpa menunggu Jessie jawab,Rimba menarik lengan Inka yang berada disebelahnya.
"Kita pergi ka" kata Rimba yang membuat Inka kebingungan.
"Inka besok aku jemput kerumah kamu" kata Irad yang kini masih dipeluk Jessie.
Saat Rimba merasa sudah berada jauh dari Irad dan Jessie,Rimba pun melepaskan genggaman tangannya.
"Ada apa sih Rim?kenapa cewek tadi meluk Irad".tanya Inka dengan mata yang kini sudah berair.
"Jessie itu mantan gue,selama ia pacaran sama gue dia selalu ceritain tentang Irad" kata Rimba.
"Irad kenapa Rim?gue gak ngerti" balas Inka.
"Gue jelasin tapi lo harus janji jangan nangis ya" ujar Rimba.
"Iya gue janji" ucap Inka mereka pun berjanji menggunakan kelingking.
"Irad itu dulu pas kelas satu SD pacarnya Jessie sampai lulus SD Irad gak pernah putusin Jessie sampai sekarang pun Irad belum putus ka,gue kira Irad yang diceritain Jessie bukan Irad cowok lo,Kata Jessie dulu Irad sayang banget sama dia sampai SMP walau mereka beda sekolah Irad selalu jemput Jessie,Irad lupain Jessie karena dia udah kenal sama Gishka.Gishka pun sama sayang banget sama Irad dan sampai akhirnya Irad pacaran sama lo padahal dia belum putusin Jessie,Jessie melampiaskan dendam dia sama Irad ke gue,dia bikin gue hampir kecelakaan.Jessie anak satu-satunya pak Rony jadi wajar kalau Jessie mau apapun pasti dikasih sama bapaknya" jelas Rimba.Inka mencoba untuk menguatkan dirinya karena dia pikir hubungan Irad dengan Jessie sudah lama terjalin dari kelas satu SD coba kalian bayangkan?sudah berapa tahun mereka pacaran.Tapi Inka tidak seperti yang kalian bayangkan walaupun tadi matanya sudah berair beberapa menit kemudian dia sudah seperti bersikap bodo amat walaupun Irad masih jadi pacarnya.
"Lo gak apa-apa kan ka?" tanya Irad.
__ADS_1
"Oh tentu,gue gak apa-apa" balas Inka.Sekarang Rimba merasa sifat Inka sudah kembali seperti semula.
"Yaudah kita pulang aja ya"kata Rimba.
" Gue minta bantuan lo,buat panas-panasin Irad lo mau kan?"ujar Inka yang membuat Rimba menaikan alisnya.
"Gue sih mau-mau aja tapikan lo masih jadi pacarnya Irad ka" balas Rimba.
"Biarin,biar dia rasain apa yang gue rasain,yaudah yuk pulang"kata Inka.Mereka pun pergi ke parkiran motor.
* * * * * *
Karena lewat jalan raya macet Rimba memutuskan untuk lewat jalan yang tidak macet yaitu jalan tikus.Saat hendak belok Rimba melihat dari jauh ada satu geng yang sepertinya akan menghalangi jalan Rimba,tanpa banyak bicara Rimba pun menyuruh Inka untuk pegangan,Inka pun menurut pada perkataannya lalu Inka memeluk Rimba sangat kencang.Rimba pun langsung melaju dengan sangat cepat.Rimba terlihat oleh geng tersebut menggunakan jaket bertuliskan ROFIS geng Rimba.
" Ikutin motor itu!!!!"teriak salah satu dari mereka.Mereka pun langsung menaiki motor masing-masing dan langsung mengikuti Rimba.
"Ada apaan ini Rim?" tanya Inka yang sekarang menoleh ke belakang terus.Rimba pun melihat kaca spion ternyata benar dugaannya mereka pasti mengikuti Rimba.
"Anak geng SERWA itu ka,musuh geng gue" balas Rimba,sekarang ia menambah kecepatan motornya agar bisa lolos dari kejaran geng SERWA tersebut.
Dan akhirnya Rimba memilih untuk bersembunyi di tempat nongkrongnya bersama Inka yaitu ditempat billiard.
"Lo gak usah takut,gue telfon kakak lo dulu biar gak nyariin lo" ujar Rimba,dan langsung nelfon Ratu.
Setelah nelfon Ratu,Rimba melihat Inka sangat akrab dengan teman se gengnya karena kebanyakan dari mereka anak SMA Gapurna dan Inka sering ketemh saat ia bolak-balik masuk BP.
"Lo gue lihat jarang masuk BP Ika"kata Rolan.
" Nama gue Inka **** bukan Ika,gue udah capek jadi anak nakal bentar lagi kan lulus sekolah kalau gue di DO kan kagak lucu"balas Inka.
"Ya sorry gue lupa Ka" ujar Rolan.
"Inka,lo ngapain di sini?"tanya seseorang yang baru datang.
" Gue?ngapain disini?jualan teh anget"jawab Inka membuat anak geng Rimba semuanya tertawa.
"Yeee sabar kali ka" kata perempuan tersebut.Lisa adalah teman kecil Inka sama seperti Rimba,dia sangat nakal dan tomboy.
"Mau main juga lo?" tanya Lisa.
"Sorry gue lagi gak mood main" balas Inka.
"Foto yuk sama semuanya" kata salah satu anak geng Rimba.
Mereka pun berfoto bersama semua anak geng ROFIS beserta Lisa dan Inka.Inka sengaja membagikan story tersebut ke instagram agar ada kenang-kenangan.Ia menuliskan caption storynya yaitu "MENENANGKAN DIRI🎱"tak lama kemudian nama instagram Irad melihat storynya lalu Irad menelfonnya,Rimba melihat saat Irad menelfon Inka malah mematikan ponselnya.
" Lo mau pulang sekarang?"tanya Rimba.
"Gue mau disini dulu aja Rim" balas Inka.
"Oke,kalau lo mau balik bilang aja sama gue" kata Rimba.
Inka tahu bahwa sebelah tempat billiard tersebut ada klub malam.Ia berusaha mencari-cari kesempatan saat Rimba sedang lengah ia akan pergi ke klub tersebut.Dan akhirnya berhasil,ia bisa keluar dari tempat billiard dan langsung masuk kedalam klub malam.
Rimba melirik ke kanan-kiri mencari keberadaan Inka.
"Bro,lo lihat Inka gak" tanya Rimba pada Rolan.
"Tadi sih dia ke toilet bro,tapi gue gak tahu dia pergi kemana lagi" balas
* * * * * *
Setelah hampir satu jam rimba mengelilingi tempat billiard Rimba merasa ponselnya bergetar tanda ada orang yang menelfonnya,lalu Rimba pun menerima telfon tersebut.
"Halo bro,gue lihat teman lo yang tadi lo bonceng ada disini" kata seseorang disebrang sana dengan suara yang sudah tidak diragukan lagi tempat tersebut adalah klub malam
"Oke bro,thanks" ujar Rimba.Tanpa basa-basi dia pun pergi ke klub malam tersebut untuk mencari Inka.
untuk apa Inka pergi ke klub malam??
__ADS_1
likeee yuuu >>>>>
#Dirumahajaya😊