
Fania sangat syok dengan apa yang dilihatnya dan dia juga melihat satu sosok lagi yang dikenalnya lalu menoleh ke arah Zara
"Kak Fira"--Zara
Zara dan Fania seketika lemas dan nggak memiliki tenaga kemudian Kiara dan Fika yang dipanggil Kak oleh Zara dan Fania mendekati mereka
"Haloo adik adik"--Sapa Kiara
"Gimana kabar kalian?"--Fika
Zara dan Fania langsung noleh ke arah Kiara dan Fika mereka nggak bisa berkata kata dan langsung memeluk kedua orang tersebut,tapi badan Zara dan Fania dihempaskan begitu saja dan tentu saja membuat Zara dan Fania terjatuh karena dalam kondisi yang lemas
"Katanya ketua organisasi...kok lemah"--Fika merendahkan Zara dan Fania
"Kak..kenapa kakak pergi dari rumah?"--tanya Zara
"Kenapa?lo tanya kenapa?gw pergi dari rumah karena apa?gw selalu dibandingin ama lo,gw dikekang disuruh inilah itulah,sedangkan lo enak banget diajak jalan,dan lo tau?kalo lo itu cuman anak tiri,tiri"--Fika menekankan kata tiri
jdar!seketika hati Zara terasa disambar petir dan hatinya merasa panas
"Sedangkan gw,gw pergi dari rumah karena gw benci Fan ama lo,lo selalu dipuji Ayah lo itu dapat nilai bagus di puji Bunda lo pinter masak lo selalu di ajak kesana kesini Fan ama Ayah Bunda,sedangkan gw?gw selalu ditinggal dirumah dikurung disuruh belajar dan gw mau bilang sebuah kenyataan kalo lo itu anak dari temennya Ayah...jadi lo bukan anak mereka"--Kiara
"Hah?"--Fania kaget
"Heh"--Kiara
"Dan sekarang kita benci ama lo berdua,kita benci sama Ayah Bunda Kita akan musnahin kalian semua"--Fika dan Kiara
Zara dan Fania yang mendengar bahwa Kakaknya itu akan membenci Ayah dan Bundanya,langsung bangkit dan menatap kedua kakaknya itu lalu
"Kalian nggak akan celakain mereka"--Aura mulai dingin dan mencengkam
"Dikira kita takut Fik"--Kiara
"Iya heh"--Fika
"Kaliannn"--Zara dan Fania
"KAKAK SENDIRI YANG BUAT AYAH SAMA BUNDA NGGAK SAYANG AMA KAKAK KARENA APA?KARENA KAKAK NGGAK PERNAH NURUT SAMA MEREKA,MEREKA CAPEK KAK,CAPEK,KAKAK NGGAK TAU BUNDA SELALU NANGIS KALO LAGI SAMA AKU,BUNDA SELALU CURHAT,....KENAPA FIKA SELALU MEMBANGKANG SAMA BUNDA?
MEREKA KAYA GITU KARENA MEREKA INGIN YANG TERBAIK BUAT KAKAK,TAPI KAKAK MALAH PERGI!!"--Zara membentak Fika dengan kerasnya
"Dan Kakak mau tau kenapa hal ini terjadi sama kakak?AYAH SAMA BUNDA DULU TAU KALO KAKAK UDAH PERNAH BUNUH ORANG DUA KALI MALAH,DAN MEREKA MERAHASIAKAN ITU SEMUA KECUALI SAMA AKU,MEREKA BERUSAHA BUAT NGERUBAH SIFAT KAKAK ITU,TAPI KAKAK MALAH SEMAKIN MEMBANGKANG SAMA MEREKA,MEREKA MELUAPKAN RASA SEDIHNYA SAMA AKU KAK!!KARENA ITU KAKAK...haiss udh lh"--Bentak Fania keras kepada Kiara
Tiba tiba
cring
"Hahahahaha hahahaha"--Zara dan Fania tertawa menyeramkan
"Zara Fania kalian kenapa?"--Fika bertanya mulai takut
"Gw bukan Zara tapi Ladya"--Ladya dalam tubuh Zara
"Dan gw Lidya"--Lidya dalam tubuh Fania
"Masih inget kita?"--Ladya dan Lidya bertanya
"Ladya?Lidya?Kal kalian kenapa ditubuh mereka?"--tanya Fika dan Kiara
"Kt milih tubuh adik kalian buat singgah,kita jadi dark side mereka kebetulan mereka lagi marah besar jadi sekalian aja kt mau bals dendam ama kalian!!sebab kalian udah buat kita meninggal!!"--Bentak Ladya dan Lidya
"Nggk nggk itu bkn gw,itu Kiara"--Fika mulai mundur
"Heh!knp cuma nyalahin gw hah?lo juga ikut"--Kiara protes
"Kalian berdua akan mati hahahaha"--Ladya dan Lidya tertawa menyeramkan
Ladya dan Lidya merubah warna mata mereka
"HAHAHAHAHA DENDAM KU AKAN TERBALASKAN"--Ladya dan Lidya mulai mengeluarkan aura yang mencengkam
Ladya dan Lidya mengangkat tubuh Fika dan Kiara hanya dengan tatapan mereka dan mereka menjatuhkan tubuh Fika dan Kiara ke tanah dengan kerasnya berulang kali dan terakhir mereka menerbangkan tubuh Fika dan Kiara hingga ke atas atap gedung dan langsung bruak membanting tubuh Fika dan Kiara hingga ke lantai dasar gedung tersebut,alhasil tubuh Fika dan Kiara dilumuri banyak darah dan seketika nyawa mereka hilang
"Terimakasih Zara dan Fania"--Ladya dan Lidya
cring
Zara dan Fania tak sadarkan diri
Skip
POV FANIA
"Eunghh gw pusing"--Fania bangun dengan memegang kepalanya yang sangat berat
"Hai babe...udah bangun?"--Tanya seseorang dna membuat Fania terkejut
__ADS_1
"Tara?Apa yng lo lakuin?"--Fania
"Ya yang seharusnya gw lakuin"--Tara mendekati Fania
"Heh mundur lo"--Fania sedikit takut
"Kalo jalan tu maju,kenapa gw harus mundur?"--Tara semakin dekat
Fania dalam keadaan yang acak acakan dan dia berada di atas kasur sedangkan Tara dia berjalan mendekati Fania,Fania tetap berusaha tenang dan posking
"STOP!"--Bentak Fania dan membuat Tara seketika berhenti
"Gw mau tanya,lo habis ngapain gw?"--Fania
"Tadi kan gw udah bilang,kalo gw ngelakuin apa yang harus gw lakuin,itu aja"--Tara menjawab degan enteng
"Biarin gw pergi"--Pinta Fania dengan ekspresi dingin
"Silahkan kalo bisa"--Tara sambil menjauh dari Fania
Fania langsung bangkit dan keluar dari ruangan itu,dia langsung paham bahwa dia sedang berada di sebuah hotel dan dia memutuskan untuk mencari kamar mandi
POV ZELINE
Zeline bangun dengan keadaan seluruh badannya sakit nggak karuan dan dia melihat disampingnya ada seseorang
"AAAAAAA!!"--Zeline berteriak sekencang mungkin
"Eh Zeline udah bangun?"--Tanya seseorang
"Hiro ngapain lo disini?"--Tanya Zeline
"Gw?gw hanya bersenang senang"--Hiro mengembangkan senyum kemenangannya
"Kurang ajar lo "Posking aja Zeline,lo masih aman,pakaian lo masih melekat di badan lo,jangan salah sangka dulu""--Zeline
"Udah terjadi Zeline"--Hiro
"Serah lo Hiro gw nggak duli gw mau pergi"--Zeline beranjak dari tempat ia berada dengan susah payah dan akhirnya berhasil keluar dan memutuskan pergi ke kamar mandi
POV KILLA
"Killa bangun dong"--Ucap seseorang
"Eunggh sapa si--AAAAA"--Killa seketika kaget karena melihat seseorang didepannya
"Killa maafin gw udah nyakitin lo waktu itu"--Sesal seseorang
"Gw mau lo jadi milik gw"--Ucap seseorang
"Nggk bakal Rizqi,nggak bakal"--Killa
Tanpa pikir panjang Killa langsung pergi dari ruangan itu dan mencari kamar mandi
POV ZARA
Zara bangun dan kaget,tapi dia berusaha untuk tenang,dan ingin beranjak pergi
"Diem disitu"--Kata seseorang hingga membuat Zara kaget
"Hufft untung cuma ngigo,gimanapun caranya gw hrs pergi dari tempat ini sekarang"--Batin Zara dan langsung keluar lalu mencari kamar mandi
Skip dikamar mandi
Fania sedang didepan cermin dan menangis frustasi karena hal yang Kiara katakan tadi,dia nggak nyangka kalo selama ini kakaknya tersakiti,kemudian pintu kamar mandi terbuka dan memunculkan 3 orang gadis diambang pintu,mereka terkejut dengan keadaan Fania yang amat sangat berantakan,mereka nggak peduliin diri mereka sendiri,malah meduliin Fania
"Fan"--Zara menepuk pundak Fania dan membuat Fania noleh
"Zar,Zel,Kil hiks hiks...maaf"--Fania nangis dan langsung jatuh ke pelukan Zara disusul Zeline dan Killa
"Hiks..hiks..maaf maaf maaf maafin gw,gara gara gw kalian hiks jadi korban hiks"--Fania sangat amat menyesal
"Enggak Fan ini bukan salah lo doang ini salah kita semua,ingat kita ini lagi diberi kesulitan ini cobaan,cobaan bukan untuk ditinggalkan melainkan dijalankan hingga kita menemukan titik terang"--Zara menasihati
"Ta-tapi Zeline ama Killa nggak salah"--Fania berkata sambil melepaskan pelukan
"Kata siapa kita nggak salah?"--Zeline dan Killa buka suara
"Dulu Kiara sebenarnya sahabat gw,dan dia itu tipe anak yang egois,pas itu gw punya pacar,dan orang itu yang disuka sama Kiara jadi dia mulai ngejauh dari gw dan mulai benci ama gw,ya saat itu gw lagi jalan sama pacar gw tapi Kiara ngikutin dan dia motong kabel rem di mobil pacar gw,ya jadi kita kecelakaan dan dia meninggal,Kiara yang nggak nerima itu,dia nggak intro tpi dia malah nyalahin gw dan selalu ngincer gw mau mbunuh gw,tapi gw berhasil menghindar,ya kecuali saat ini"--Zeline berbicara panjang lebar
"Kalo gw punya masalah ama Fika,dulu waktu gw belum kenal Zeline gw punya sahabat dia care banget sama gw tapi Fika dateng dan selalu caper sama sahabat gw dan akhirnya sahabat gw pergi dan makin deket ama Fika,ya gw sakit hati si tapi apalah daya,dan suatu hari gw nggak sengaja ketemu ama sahabat gw itu dan Fika liat,gw nggak tau dan dari saat itu apa yang gw punya harus jadi milik Fika apapun caranya itu yang dipikir Fika dan saat itu sahabat gw kembali ke gw dan bikin Fika marah dan dia selalu nyari gw dan berusaha mbunuh gw nyiksa gw dan lain lain,yang penting gw menderita"--Jelas Killa
"Gw nggk tau kalian memiliki masalah yang besar sama kakak kita"--Fania
"Sekarang gw memutuskan,kita harus bersama sama didalam keadaan apapun,sampai saat yang telah ditentukan oleh sang kuasa"--Zara
"Ya kita akan bersama sama"--Fania
"Tapi masalah tadi..."--Zeline gelisah
__ADS_1
"Gw yakin kita nggak diapa apain sama mereka,jadi lo jangan khawatir"--Fania sedikit terkekek
"Malah ketawa lo"--Zeline
"Udah lah gw mau hubungin Aldo dulu"--Fania dna mencari hp nya tapi nggak nemu
"Sapa yang bawa hp?"--Fania bertanya
"Nggk"--All
"Zar punya lo alatnya masih bener nggak?"--Fania
"Masih"--Zara
"Hubungin Aldo di markas"--Fania
"Hm"--Zara lalu Zara menghubungi Aldo dan bilang disuruh membawa empat set pakaian perempuan ke hotel xxx dan menyuruhnya mengantar ke kamar mandi
"Udh tunggu bentar"--Zara
Tak lama tok tok tok
"Permisi ini ada yang menitipkan empat set pakaian"--Ucp seseorang dari luar
"Letakkan didepan pintu"--Zara
"Baik"--Lalu pergi
Mereka berempat kemudian mengganti baju mereka dan keluar dari situ lalu memutuskan untuk memesan sebuah kamar
Skip kamar
Mereka semua duduk
"Gw mau bilang"--Fania
"Waktu itu kalian tanya kan?kenapa gw ama Zara masuk di organisasi ini?Jadi,dulu gw ama Zara punya temen namanya Rena dan Dena,hingga kita punya rencana mau bangun organisasi,dengan tujuan biar kita bisa menjaga diri sendiri dan berhasil seketika organisasi itu melejit hingga seluruh dunia tau,tapi Rena dan Dena malah berkhianat dan ingin menguasai organisasi itu sendirian,dan gw ama Zara gercep langsung menyembunyikan organisasi itu,hingga ada beberapa orang yang tau dan mengambil alih organisasi itu,dan kita keluar sementara dari dunia itu,pada saat yang bersamaan Rena dan Dena membangun organisasi baru tapi diatas ijin dari organisasi yang tadi,dan mereka mulai mencari keberadaan kita,namun tak lama gw ama Zara membangun organisasi yang baru lagi dan lumayan tersembunyi,ehh malah tetep ketawan"--Fania panjang lebar
Zeline dan Killa hanya melongo mendengar penjelasan Fania betapa ribetnya hal itu
"Dan gw jg mau mutusin buat tinggal sendiri,soalnya Ayah sama Bunda bukan ortu asli gw"--Fania
"Gw ikt"--Zara
"Gw jg punya masalah sama ortu gw"--Zeline
"Sama"--Killa
"Gw jg bukan anak kandung mereka,dan gw juga dituduh kalo gw yang bunuh anak kandung mereka,jadi gw selalu dibenci sama mereka,tapi mereka pura pura baik sama gw karena gw mesin rencana mereka buat perusahaan"--Zeline
"Gw selalu dipaksa buat mandiri,jadi gw rada jauh ama ortu gw,dan mereka juga sering keluar negeri"--Killa
"Jd keputusan klian?"--Zara
"Kita ikut"--Zeline dan Killa
"Dan kita juga udah mutusin...."--Zeline menggantung ucapannya
"Kalo kita bakal gabung"--Sambung Killa
"Ykn?"--Zara dan Fania
"Gw yakin"--Ucap Zeline mantap
"Yap"--Killa
"Gw ykn nnti psti akn ad berita yng nggk² ama kt,gw hrp klian tegar"--Fania
"Oke"--All
"Gw tidur dulu ya"--Zeline
"Gw juga"--Killa
"Iy"--Zara dan Fania
°°°°°°°°**SEKIAN
JANGAN LUPA:
VOTE
LIKE
KOMEN
FAVORIT
DUKUNG AUTHOR YAAA
__ADS_1
BUBYE👋🏻👋🏻**