
Sore harinya di sekolah INDO BANGSA sudah ada dua gadis yang merupakan anggota OSIS sedang menunggu adkel nya datang lalu tak lama
brummm brumm ya itu adalah suara motor dari kedua adkel nya
Setelah mereka memarkirkan motornya dua gadis itu mendekat ke arah kakel nya
lalu bertanya
"Apa hukuman kita?" Di dalam hati Fania berucap 'Males banget gue'
"Bersihkan seluruh sekolah ini tanpa ada debu sedikitpun" Cewek dengan name tag Killa. Killa dan Zeline memilih untuk tidak ganti baju.
"Ya" Ucapkeduanya lalu pergi
dan sang kakel menunggu di depan sekolah
PUKUL 21.00 MALAM
Mereka telah selesai melaksanakan hukumannya dan ingin pergi dari tempat tsb,sedangkan diwaktu yang sama di sisi kakel datang orang asing dengan tubuh kekar berjumlah 5 orang yaitu preman.
"Halo eneng cantik?" Sapa salah satunya.
"Eneng pergi sama abang yuk?" Ucap lainnya lagi sambil memegang tangan Zeline.
"Ihh..lepas!!" Bentak Zeline dan menghempaskan tangan sang preman.
"Tolong...tolong!!" Teriak Killa.
"Diam kamu!!" Memukul tengkuk Killa.
"Aaaa!!" Teriak Killa dan langsung pingsan.
"Kil..Killa!!,bangun Kill!!" Teriak Zeline sambil berlinang air mata.
"Neng makanya ayo ikut abang aja"Ucap sang ketua dengan genit.
"Nggak,,,gw nggk mau!!" Bentak Zeline
"Galak banget si neng?" Ucap satu preman sambil memegang dagu Zeline
"Hei..lepas!!" Teriak Zeline namun sang preman malah makin mempererat bahkan mencengkeram dagu Zeline.
"Hiks..hiks...sa-sakit..hiks" Rintih Zeline
Sedangkan disisi dua gadis yang dihukum,mereka sedang berjalan dan..
"Eh,eh Zar?lu denger orang teriak nggak sih?" Tanya Fania penasaran.
"Ya" Jawaban singkat dari Zara
"Cek ayo" Ucap Fania dengan ekspresi kembali ke yang dingin lalu pergi duluan
"hm" Jawab Zara singkat. Tobat kek Zarr, nanti jdi reptil loh.
Setelah mereka sampai di asal suara,seketika mata mereka terbelalak karena melihat dua kakel mereka yang diganggu preman,lngsng mereka berkata
"Astaghfirullah" Ucap mereka bersamaan
mereka saling toleh dan mengangguk ala ala film action.
"Heii..paman paman tua!!" Ucap Fania lantang dengan Zara disampingnya.
"Apa kau bilang?paman paman tua?"--ucp mereka bersamaan dengan ekspresi yang marah
"Heii..eneng eneng cantik...kalian mau ikut abang juga?" Tanya sang ketua preman.
"Hehh..ge'er kau dan satu lagi gue dan temen gue bukan eneng!!camkan itu!" Ucap Fania dengan keadaan marah sampai ubun ubun.
"Wahhh galak juga ternyata,makin asik nih" Ucap sang ketua.
Salah satu preman ada yang ingin menyentuh Killa,namun dihadang olh Zara.
"Jangan sentuh" Zara lalu menendang sang preman hingga terpental.
__ADS_1
"Auu!!" Teriak sang preman.
"Cuih preman kok auuu,alay" Kata Zara meremehkan.
"Zara ayo mulai!!yakkk!" Teriak Fania sambil menendang sang ketua preman yang ada didepannya.
Bugh
Krak
"Aduh"
Bugh
Ya..mereka sedang baku hantam mereka sama sama terluka dan berdarah,karena bagaimanapun kekuatan wanita dengan pria jauh berbeda sehingga
"Ahhh!!cih!" Fania berdecih dan mencoba untuk bangun.
"Salah mu sendiri kau ikut campur!!dukk"Ucap salah satu preman dan menendang Fania
"Fania!!" Teriak Zara
"Gue gak apa apa" JawabFania lemas namun tetap berdiri dan menghajar preman lagi hingga pingsan.
"Semua pergi!!" Perintah ketua preman sambil membawa preman yang pingsan
Zara menghampiri Fania
"Fan lu gak apa apa?" Ucap Zara khawatir
"Gue gak ap-- brukk" Ucapan Fania terpotong karena keburu pingsan.
"Fan Fan"-ucp Zara sambil menepuk nepuk pipi Fania
Semua pun pingsan kecuali Zeline yanv tengah menangis dengn derasnya tidak tahu harus berbuat apa lalu ada 4 mobil mewah yang berjalan di depan mereka dan mobil yang paling depan berhenti secara mendadak dan turun
"eh Zayn,ngapain turun?"--tanya Marco
"tuh,ada suara orang nangis,denger nggak si lo?"--jwb Zayn
"bentar"--Marco lalu mendengarkan dengan baik baik
"iya gw denger"--ucp Marco lagi
"kalian berdua denger nggak?"tanya Zayn kpd dua teman lainnya yang sama sama kutub,siapa lagi kalau bukan Fathan dan Marchel
mereka pun hanya mengangguk mengiyakan
"samperin yuk?"--tanya Marco
"hm"--balas Fathan dan Marchel lalu pergi duluan
"ah ilah"--ucp Marco dan Zayn lalu menyusul
setelah mereka menemukan tepat asal suara menangis,mereka pun menghampiri nya dan terkejud dengan apa yang mereka lihat karena 3 orang perempuan yang tengah pingsan dimana dua diantaranya terluka dan satu perempuan sedang duduk dipojok dengan memeluk dirinya sendiri dan menangis
"wah,wah nggak beres nih"--ucp Marco sambil menghampiri 4 perempuan itu
"eh,kalian nggak ikut?"--Zayn yang ingin menyusul Marco namun berhenti dan bertanya kpd dua kutub
"nggk"--ucp Marchel dengn dingin
"ayo ikut lah,kasian mereka"--ucp Zayn sambil menarik tangan keduanya
Marchel hanya nurut aja dan Fathan hany memutar bola mata malas
setelah mendekat,mereka memutuskan untuk melihat muka dua perempuan yang pingsan dan terluka,seketika mereka kaget
"ini mubar kan?"--tanya Marco
__ADS_1
"ya"--jwb Zayn
"berarti..mereka.."--ucp Zayn digantung dan langsung mendekat kearah dua gadis lainnya dan diikuti olh Marco sedangkan Fathan dan Marchel hanya berdiri di dekat Zara dan Fania
"mereka Zeline dan Killa"--ucp Zayn
"iya"--ucp Marco
"itu yang nangis..si Zeline"--ucp Zayn
"berarti ini Killa"--ucp Marco
"ya"--ucp Zayn
"Zel?"--sapa Zayn kpd Zeline sambil memegang pundak Zeline
"Lepas!!hiks...hikss.."--isak Zeline
"hei..ini gw Zayn"--memegang pundak Zeline yang satunya
"aaa..lepas..hiks..hiks..lep-"--kata Zeline terpotong dan seketika dia pingsan
"yah..yah..malah pingsan ni anak"--ucp
Zayn sambil menggaruk tengkuk nya yang tak gatal
"eh,ini gmn?"--tanya Marco
"mana gw tau"--bls Zayn
"kita bawa?"--tanya Marco
"kemana tapi?kan pada pingsan"--tanya Zayn balik
"ke mansion kita,gmn?"--kata Marco memberi usulan
"gilak ya lo?masa' iya mau dibawa ke mansion kita?"--tanya Zayn
"ya trus mau dibawa ke mana?"--tanya Marco geram
"iya,ya"--kata Zayn dengan watados
"ayo lah bawa aja"--perintah Marco
"ya ya"--bls Zayn
Killa digendong Marco dan Zeline digendong Zayn,keduanya menggendong dengan gaya bridal style
Zayn dan Marco menghampiri DUO KUTUB lalu menyuruh mereka berdua membawa masing masing perempuan yang ada didepan mereka,awalnya DUO KUTUB menolak namun pada akhirnya Fathan membawa Zara dan Marchel membawa Fania tapi dengan gaya seperti membawa karung,kalau nggak tahu ya kayak orang nyulik gitu lho
"eh,yang bener bawa nya"--suruh Marco
"ck,sama aja lah"--balas Marchel
dan diberi hela'an nafas dari Marco dan Zayn
mereka pun pergi ke mansion mereka
hai hai...gmn nih seru nggk eps kali ini?maaf ya kalau nggak seru dan terkesan garing hihihihi,yaudah lah author cuma berharap semoga kalian suka ya...
°°°°°°°**SEKIAN
JANGAN LUPA:
VOTE
KOMEN
LIKE
FAVORIT
BYE BYE...SAMPAI JUMPA DI EPS.BERIKUTNYA 👋🏻👋🏻**
__ADS_1