FRIENDSHIP TRIP Dalam Masa Revisi

FRIENDSHIP TRIP Dalam Masa Revisi
#Part 25:Jduar!Jduar!


__ADS_3

annyeong aing kambek...semoga suka ya semuanya


Lanjott!


Keesokan harinya


"Fan lu mau sekolah?"--Zeline bertanya pada Fania yang tengah sibuk menata bukunya


"Hm"


"Yakin?"


"Yakin Zeline"--Fania turun untuk sarapan


"Kalian knp ga sklh?"--Zara bertanya disela sela sarapan pada Zeline dan Killa yang masih memakai piyama mereka


"Di skors 3 hari"--Killa menjawab


"Gegara?"--Zara bertanya lagi


"Jadi..."


Flashback on


Setelah Fania dan Zara pergi dari sekolah, 35 menit kemudian jam istirahat tiba dan semua murid dari setiap kelas berhamburan untuk berburu makanan dikantin


"Kil gue kebelet mau ke WC dulu"--Zeline menaruh buku yang ia bawa ke atas buku yang di bawa Killa dan langsung ngibrit


"Eh eh...bentar bantu gw...berat ini"--Killa ga kuat dan menaruh buku itu secara kasar alhasil beberapa buku jatuh dan masuk ke selokan


"Yah yah..malah jatoh, masa iya gue harus masuk ke situ sih👇ihh jyjik"--Killa menunjuk selokan itu


"Pinjem pengapit aja lah ke Pak Dodo"--Killa pergi meninggalkan tumpukkan buku


.


.


.


.


"Lah Killa pergi kemana sih?Buku nya ditinggal gitu aja"--Zeline telah kembali dan malah ngedumel ketika mengetahui bahwa Killa tidak ada disitu


"Hadeuhh terpaksa gue bawa"--Zeline membawa buku itu ke ruang BK


"Assalamualaikum Pak..ini buku kelas 11C yang Bapak minta"--Zeline telah sampai diruang BK


"Saya cek sebentar"--Guru itu berdiri dari duduknya


"Ini kurang 3 anak yang tidak mengumpulkan"


"Sudah semuanya Pak tadi saya hitung"


"Dan ini apa ini?Kenapa tulisannya nyeleneh begini?Bahkan semuanya?"--Guru itu membuka buku yang dibawa oleh Zeline satu per satu dan melihat isinya ada yang nulis 'Guru BK ogeb' 'Gw benci BK' dan lain sebagainya


"Tapi Pak tadi sudah saya cek aman aman aja kok Pak"--Zeline ikut melihatnya


"Tapi ini buktinya apa?"


"Saya ga tau Pak"


"Kamu saya hukum!, Karena ini sudah menjadi tanggung jawab kamu"


"....."--Zeline hanya bisa diam


Tok...tok...tok


"Masuk"


"Permisi Pak saya mau bilang, kalau Loly di kunciin sama Zeline di bilik toilet pak"--Dian berkata kepada Guru BK sambil melirik Zeline sinis


"Benarkah itu Zeline?"


"Enggak Pak enggak"


"Tadi saya liat kuncinya dimasukkan dikantong baju Pak"


"Zeline, cepat cari disetiap saku kamu"


"Baik Pak"--Zeline merogoh semua sakunya dan..


"Nah itu tub Pak👉"


"Zeline hukuman kamu saya tambah!"


"Pak tapi saya ga nglakuin itu"


"Kamu saya skors 3 hari"


"Dasar Guru ogeb"--Bisik Dian


"Dan Dian tolong panggilkan Zayn, Marco sama Loly beserta kamu kesini"


"Baik Pak"


"Kamu tetap disini"


"Permisi Pak ini Killa membuat kerusuhan Pak"


"Masalah lagi masalah lagi, kekacauan apa?"

__ADS_1


"Air dari selokan netes kemana mana Pak gara gara Killa, dan Killa ga mau mbersihin"


"Pak tadi saya ambil buku yang jatoh ke selokan, jadi saya ambil"


"Tapi cara kamu salah"


"Hahh sudahlah, buku itu yang dibawa bersama Zeline kan?Kamu juga saya skors 3 hari"


Tak lama Zayn, Marco, Loly, dan Dian tiba di situ


"Ada apa Pak?"


"Kamu sebagai ketua OSIS dan pengganti Bapak kalau Bapak ga ada maka hal ini saya berikan kekamu, tapi mereka sudah saya skors 3 hari dan kamu tinggal kasih mereka hukuman untuk disekolah, Bapak ada urusan"


"Baik Pak laksanakan"--Zayn sangat bersemangat


"Kok gitu sih Pak?Ga adil namanya"--Zeline protes


"Kamu nurut saja"--Sang guru lalu pergi


"Loly, Dian kalian urus saja urusan sekolah, kita yang akan urus mereka"--Marco menyuruh


"Tapi..."--Loly ingin protes


"Udah sana"--Desak Marco dan akhirnya tinggal mereka berempat


"Ayo kalian bersih bersih, emm apa ya?"--Zayn pura pura mikir


"Bersih bersih ruang BK aja lah"--Zeline ingin berdiri


"Ga gabisa, ruang BK udah biasa, mending...."


"Basecamp kita aja ya ga?"--Zayn bertanya pada Marco


"Disana pasti ada Fathan ama Marchel"


"Gpp lah, udah cepet"--Zayn menarik tangan Zeline


"Apa?!"--Killa melotot pada Marco yang hendak memegang tangannya


"Galak amat si mbak?"


"Bodo!"--Killa lalu pergi


.


.


.


.


"Haihhh capek, kalian ga bisa anteng apa?"--Zeline mendudukkan dirinya dilantai


"Hihhhh! Udahlah ayo Killa"--Zeline menoleh kearah Killa


"Hemm, ngantuk gue"--Killa tanpa sadar tidur dipundak Marco


"Killa Lo sadar lagi tidur dimana?"


"Dikamar lah"


"Gue ama Fathan pergi"--Marchel pergi bersama Fathan


"Zel ayo pergi"--Zayn mengajak Zeline


"Si Killa gimana?"


"Udah ayo aman"


Mereka pergi dan tinggal dua human ini lah yang tersisa


"Kil"--Marco menoel Noel pipi Killa


"Emhhh nyamuk ganggu aj ish"--Killa menabok nabok pipinya


"Hihihi"--Marco cekikikan


"Kil"


"Apa sih?"--Killa mendongak sehingga jarak antara wajah mereka sangat tipis hanya beberapa centi karena Marco yang sedang melihat kearah Killa...jadi ya tatap tatapan gitu.Bayangin aja ada aliran listriknya ezzzz


Jduar!Jduar!


Jantung mereka sedang menyalakan kembang api dengan meriahnya


"Astaga...jantung gue, gue mau meninggoy"--Batin Killa


"Stay cool Marco, Stay cool"--Batin Marco


Mereka larut dalam keheningan, masih saling tatap tak ada salah satu diantara mereka yang berkedip sekali pun hingga... Marco maju satu centi demi centi tapi...Ga jadi


"Nyaman ya.. tidur dipundak gue?"--Marco menggoda Killa


"Emm,khem!so-sorry"--Killa gugup lalu mengangkat kepalanya dari pundak Marco lalu mengalihkan pandangannya


"Kil lu ngiler ya?"


"Hah?enggak lah"


"Hahaha ngakak gue, gue canda kali"

__ADS_1


"Hiss"


"Gue mau pulang, bye!"--Killa pergi


Flashback off


"Gitu"


"Wahh ada buih buih busa nih"--Zeline menggoda Killa


"Benih benih cinta, Zeline"--Fania membenarkan


"Halah di salah salahin gpp kalik"


"Hilihh, btw Zeline gatau?"--Fania


"Ya kgk lah orang ni bocah kgk ngasi tau gue"--Zeline menunjuk Killa menggunakan dagunya


"Emm udah sana kalian berdua sekolah"--Killa mengalihkan pembicaraan


"Lu kagk usah ngalihin pembicaraan, liat noh masih jam 6"--Zeline menyadari


"Hoo, awas Kil nanti kalo lo mulai ekhem ekhem sama Marco, tapi nyembunyiin bakal gue gampar lo"--Fania bercanda


"Tumben Ngmng panjang"--Killa menanggapi


"Serba salh😒, ayolah Zar pergi"--Fania pergi


"Hm"--Zara ikut pergi


"Hufft"--Killa menghela nafasnya


"Hilihh dasar Killa, bye gue mau maskeran"--Zeline meninggalkan Killa sendiri diruang makan


"Jadi gue ditinggal nih?"--Killa tiba tiba mengingat Marco dan senyum senyum sendiri


Pletak!


Killa menjitak kepalanya sendiri


"Sadar Killa"--Lalu pergi


****


Zara dan Fania sampai lebih pagi disekolah dan merasa ada hal yang mengganjal di sekolah itu, biasanya sekolah itu udah lumayan rame walau jam segini, tapi ini?Kaya Ga ada kehidupan.


"Neng, ngapain disini?"--Sapa mang Dadang yang kebetulan lewat


"Sekolah lah mang"--Fania membalas dengan ramah


"Emang neng neng ga tau, kalau hari ini libur, guru nya lagi drop semua neng, gegara banyak masalah belakangan ini"--Jelas mang Dadang


"Ya udah makasih ya Mang, mari mang kita duluan"--Fania dan Zara pergi


"Iya silahkan Neng"


"Kok kita ga tau sih?"--Fania kesal


"Kita bolos bre"--Zara


"Eh iyaya"


"Masih muda kok pikun"


"Lupa woi, bukan pikun"


"Sama aja, dahlh pulang ayo"--Zara menaiki motornya begitu juga dengan Fania


Mereka melakukan motor mereka dengan kecepatan tinggi, mereka ga peduli dengan teriakan orang orang yang kesal akibat ulah mereka.


.


.


.


.


Sesampainya mereka dirumah, mereka tak menemukan keberadaan Zeline dan Killa


"Dorr"--Zeline dan Killa muncul dari balik pintu berniat mengagetkan Zara dan Fania tapi ga mempan


"Gaje kalian"--Fania dan Zara masuk


"Eh kok kalian disini?"--Killa hendak menutup pintu tapi ga jadi karena.....


Oke sampai sini dulu...


**Don't Forget:


Vote


Like


Komen


Favorit


Dukung Author Yaa


Dan jangan lupa tinggalkan jejak

__ADS_1


Byee👋🏻**


__ADS_2