
DISINI AKAN ADA SEDIKIT KEJADIAN KEKERASAN....APABILA ADA YANG TIDAK SUKA DAN TIDAK INGIN BACA SILAHKAN SKIP...
Skip setelah 2½jam
"Fan Zar"--Zeline
"Hm?"--Fania dan Zara
"Huhh syukurlah gw kira belom bisa ngomong"--Zeline
"Ya kali"--Fania
"Eummm kita kapan ngasih tau Momy Dady gw?"--Zeline bertanya dengan mimik wajah tidak enak
"Secepatnya"--Zara
"Bsk ortu lo drmh?"--Fania
"Iya dirumah"--Zeline
"Brhbng bsk hri minggu,besok aja"--Fania
"Oke"--Zeline
"Kalian tdr sini aj"--Fania
"Lah kenpa?"--Zeline
"Tengok noh samping lo"--Fania
Zeline menengok ke samping nya ternyata Killa sedang sibuk dengan alam mimpinya
"Hadeuhh"--Zeline hanya nepok jidat
Skip pagi
Zeline dkk tengah sarapan,tiba tiba ada telpon di hp Fania dari Aldo,Aldo mengatakan kalau organisasi Death Light telah mendapatkan ijin untuk berperang dengan organisasi Fania yaitu The Dark Angel Blood(TDAB),Aldo bilang kalau perang itu akan diadakan satu bulan kedepan,dan bisa jadi kurang atau lebih,karena itu tidak pasti...
"Zel...cpt ke rmh lo"--Fania bergegas pergi ke garasi untuk mengambil mobilnya,setelah dia mengeluarkan mobilnya Zeline dan yang lainnya masuk mobil.
Dan sampailah di rumah Zeline,saat mereka masuk,sudah ada ortu Zeline yang menghadang didepan mereka dan Fania langsung aja tothep...
"Prms Om Tante,kami dsni ingin memberitahukan informasi tntng kematian ank klian"--Fania dengan nada yang dingin
"Tau apa kamu?"--Momy Zeline dengan nada ketus
"Sya tw semuanya"--Fania
"Coba sekarang buktikan"--Momy Zeline
Fania dan Zara melakukan apa yang pernah mereka lakukan kemarin untuk memanggil Ladya dan Lidya,lalu....
cring
Manik mata mereka berubah dan...
"Hai momy and Dady ku zeyeng"--Lidya
"Holaaaaaa Momy Dadyyyyy"--Ladya
"Haha kalian nggak usah ngibulin kita"--Dady Zeline tak percaya
"Tapi Dad Ladya kalo masuk rumah,sama manggil dady itu pasti kata Hola sama Dady nya panjang,dan Lidya pasti manggil zeyeng"--Momy Zeline mulai percaya
"Coba kalian buktiin lagi kalo kalian ini anak kami"--Dady Zeline
"Momy sama Dady sebelum aku sama Ladya meninggal kalian titip beliin makanan sama kita,mi kodok sama jus latiktok dan aku sama Ladya muter muter tapi nggak ketemu tu makanan,dan akhirnya aku beli spageti dan jus jeruk,eh ternyata bener"--Lidya
"Berarti kalian....huwaaaa"--Momy Zeline berlari memeluk kedua anaknya itu dalam wujud Fania dan Zara
"Mom...kita mau jelasin kalo yang bunuh kita itu bukan Zeline tapi Kiara dan Fika,kakak dari dua anak yang lagi dipeluk Momy"--Ladya
"Hah?tapi kok mereka mau bantu kalian?"--Momy sambil melepaskan pelukan
"Ya karena mereka nggak jahat Mom"--Lidya
"Jadi sekarang Mom kan udah tau semuanya,jadi Mom ikhlasin kita pergi ya Mom?Sebenernya si kita nggak pergi Mom karena kita udah terikat sama dua anak ini,jadi...kita masih didunia,tapi kita bakal lupa sama kalian...dan cuman inget sama Fania dan Zara,dan Mom sama Dady harus ikhlasin kita dan maafin Zeline"--Permintaan Ladya
"Iya iya Mom akan ikhlas dan akan maafin Zeline"--Momy
"Dady juga"--Dady
"Yaudah Mom Dad Bye"--Ladya Lidya
"Bye anakku"--Momy Dady
cring
Zara dan Fania berubah kembali tapi bedanya sekarang nggak ambruk cuma pusing dan nggak bisa ngomong 2½jam
"Zeline"--Momy mendekati Zeline dan grep Momy memeluk Zeline
"Maafin Momy nak,Momy jahat sama kamu,padahal kamu baik,kamu anak yang berbakti meski bukan sama ortu kandung kamu,maafin Momy Zeline maafin Momy"--Momy masih memeluk Zeline dengan erat
"Iya Momy,Momy nggak salah kok,ini cuma salah paham"--Zeline sambil mengelus punggung Momynya
"Dady juga minta maaf Zeline"--Dady mendekat
__ADS_1
"Iya Dad"--Zeline
"Hahh...Momy ijinin kamu pergi buat mandiri,tapi ingat jangan lupa sama Momy sama Dady oke?"--Momy nya sambil melepaskan pelukan
"Oke Momy😉"--Zeline sambil mengedipkan matanya
"Ya udah duduk dulu yuk"--Ajak Momy dan diangguki oleh semua lalu mereka duduk
"Rencana Zeline mau tinggal dimana?"--Momy
"Aku ikut aja"--Zeline
"Ikut siapa?"--Momy heran
"Ya ikut mereka"--Zeline sambil menunjuk Killa dkk
"Kalian pergi juga?"--Momy
"Iya tan"--Killa dkk
"Kalo gitu rencana kalian selanjutnya gmn?"--Dady
"Sebelumnya sya sdh membicarakan ini dng Zara dan kt memutuskan untk tinggal bersama dng cara membeli rumah yang sederhana saja dengan tabungan kt,jdi kt msih punya sisa untk kebutuhan yang lain"--Fania menjelaskan
"Wahh rencana yang bagus,kalo Zeline dan Killa?"--Dady
"Kalo kita sih mau ikut aja Dad,nanti tinggal harga rumahnya dibagi 4,kan lebih ringan"--Zeline
"Iya Om dan kita nggak kesepian kalo dirumah,soalnya banyak temennya"--Killa
"Ya itu rencana yang bagus,kalian silahkan lanjutkan rencana kalian itu dan jadilah seorang yang tidak bergantung pada orang lain"--Dady
"Baik"--All gadis
"Kalo gitu kami pamit dulu Om Tante"--Fania
"Loh?kenapa buru²?"--Momy
"Ad urusan Tan"--Fania sambil melirik Zeline dan Killa
"Kita mau ikut Mom,Momy sama Dady nggak usah nunggu Zeline,Zeline bawa kunci cadangan"--Zeline
"Ohh kalo gitu hati hati ya?"--Momy
"Iya Tan"--All
Mereka pergi ke sebuah hutan,dan mereka menemukan semak semak yang lebat,dan Fania mendorong semak semak itu dan mereka masuk kedalam,tak jauh dari situ mereka sudah bisa melihat gerbang yang tinggi
"Silahkan perkenalan wajah"--Monitor(Lusi)
Fania dan Zara melakukan perkenalan wajah mereka dan terbukalah gerbang itu mereka hendak masuk tapi
"Mrk tamuku"-Fania
"Maaf ketua,silahkan"--Monitor(Lusi)
Saat masuk.....jdug
"Akh!jidat gw"--Fania
"Luuuuusiiiiiii"--Fania geram
"Maaf ketua"--Monitor(Lusi) sambil membuka gerbang kaca transparan
Mereka masuk kedalam dan melihat rumah atau bisa dibilang mansion yang besar dan diatasnya terdapat lambang dua sayap berwarna hitam dan diberi sedikit warna merah,seakan itu adalah darah.Saat mereka masuk sudah banyak orang yang menyambut didalam dan membungkuk kepada mereka
"Klian ddk sini dlu,gw sma Zara pergi sebentar"--Fania berbicara kepada Zeline dan Killa lalu pergi bersama Zara
Di suatu ruangan
"Aldo"--Panggil Fania
"Ya ketua"--Aldo
"Udh dpet kbr?"--Fania
"Belum ada yang terbaru ketua,cuma yang saya kasih tau tadi pagi"--Aldo
"Hbs ini ke ruang rpat"--Fania lalu pergi dan diikuti Zara
Posisi Zeline dan Killa
"Zel...gw takut"--Killa
"Takut kenapa?"--Zeline
"Ya takut aja gitu"--Killa
"Dihh gaje lu"--Zeline
"Permisi...non"--Bawahan
"Ya?"--Zeline
"Disuruh ketua untuk ke ruang rapat,mari saya antar"--Bawahan
"Ah iya makasih,ayo Kil" "Sebenernya gw takut si..."--Zeline
__ADS_1
"Iya iya"--Killa
Zeline dan Killa mengikuti bawahan tadi,tapi bukannya dibawa ke ruang rapat mereka malah dibawa ke lorong yang gelap,minim cahaya dan hal itu membuat Zeline Killa panik sepanik paniknya,apalagi Zeline yang takut gelap
"Kil...lo dmn?"--Zeline meraba raba udara
"Gw disini"--Killa meraih tangan Zeline yang sudah dingin karena takut
"Ayo kita cari jalan keluar"--Killa
"Lo bawa hp nggk?"--Killa
"Bawa...tapi hampir lowbet"--Zeline
"Gpp sini"--Killa mengambil hp Zeline dan menelpon Zara
In telfon
"Assalamualaikum Halo Zar...Zara"--Killa
"Waalaikumsalam ap?'--Zara
"Lo cpet ke lorong yang gelap Zar...tolong gw ama Zeline...kita dibawa ama bawahan cept Zar-- tut..tut.."--Killa dan tiba tiba telpon terputus
Real life
"Kil...Killa!"--Zara berteriak
"Lo knp Zar?"--Fania
"Zeline Killa...."--Zara menceritakan semuanya kepada Fania
"Sial!"--Fania bergegas lari dan diikuti oleh Zara sambil menelpon Aldo
"Aldo kumpulkan semua bawahan,jngn sampai ad yng keluar"--Perintah Fania lalu mematikan telponnya dan berlari sekencang mungkin
Sedangkan keadaan Zeline dan Killa
"Kalian ikut kita"--Perintah seseorang
"Nggak mau!"--Killa sedangkan Zeline nangis
"Kalian hrs ikut"--Orang itu
"Nggak mau!"--Killa
plakk
Orang itu menampar Killa hingga tersungkur,dan ingin menarik Killa tapi ditahan Zeline
"Heh lepasin"--Orang itu
"Lo bawa dia"--Yang dimaksud Zeline
Saat mereka ingin pergi,tiba tiba
"Brhnt!"--Fania
"Lepasin mrk"--Zara dingin
"Cih...nggak akan"--Orang itu
"Kt selesaikan dng cara kt"--Fania
"Gw maju duluan..."--Orang itu berlari mendekati Fania dan langsung menyerang Fania namun,dengan gesit Fania menghindar dan membalas serangan itu
dugh
"Lo duagh nggk akn bugh bisa bugh sntuh tmn² gw BRUAK "--Fania menghajar habis habisan orang itu dan terakhir mendorong nya dengan keras hingga kepala orang itu terbentur tembok
"Hbs lo!"--Zara
Fania menelpon Aldo untuk menangkap dua orang itu dan memenjarakannya di penjara bawah tanah mereka
"Zeline Killa klian gpp?"--Fania menghampiri Zeline dan Killa,tapi Zeline dan Killa malah mundur nggak mau dideketin Fania karena mereka baru pertama kali melihat Fania menghajar orang habis habisan
"Hufft...Zar anter mrk"--Fania menghela nafas lalu pergi dari situ dengan wajah dingin
"Ayo"--Zara
"Emmm iya"--Zeline dan Killa
bagaimanakah kelanjutannya?kita lihat di eps berikutnya
°°°°°°**SEKIAN
JANGAN LUPA:
VOTE
LIKE
KOMEN
FAVORIT
DUKUNG AUTHOR YAA
__ADS_1
BYEEE👋🏻👋🏻**