
Setelah mereka tiba di Rumah Sakit Sharena langsung menuju ruangan di mana Om Sam dirawat. Saat gadis itu masuk Om Sam membuka mata nya dia tersenyum melihat Sharena telah datang.
Sharena mendekati ranjang Om Sam dan duduk di bangku yang berada didekat ranjang.
Sany yang juga berada didalam ruangan itu beranjak berdiri dari Sofa dan melangkah menuju pintu.
Dia keluar dari ruangan rawat Om Sam untuk memberi waktu Om Sam dan Sharena berbicara.
" bagaimana kondisi Om ?" tanya Sharena khawatir
" seperti yang kamu lihat, Om sudah membaik apalagi setelah kedatangan mu Om merasa sudah sembuh " jawab terkekeh
" apa Om sudah makan ?"
" Om tidak suka makanan disini, rasanya tidak enak "
" tapi Om harus makan agar cepat sembuh "
Setelah dibujuk Sharena Om akhirnya mau makan. Dengan telaten Sharena merawat Om Sam dari menyuapi makan dan memberi obat yang sudah di siapkan oleh perawat untuk Om Sam minum hingga membersihkan tubuh Om Sam menggunakan kain bersih yang ia basahi dengan air hangat.
" Om punya sebuah Restoran tapi manager nya sudah Om pecat " ucap Om Sam
" kenapa " tanya Sharena
" dia terbukti main curang, sebenarnya Restoran itu banyak pelanggan nya tapi pemasukan nya berkurang. dia menggelapkan uang untuk memperkaya dirinya "
" lalu apa sudah ada pengganti ?"
" Om mau kamu yang menggantikan "
" tapi aku tidak bisa, aku tidak mengerti tentang bisnis "
" Om tau kamu pernah kuliah walau tidak rampung "
__ADS_1
" akan aku pikirkan " ucap Sharena
Sharena berpikir mungkin ini adalah kesempatan untuk dirinya memulai hidup yang lebih baik.
Waktu beranjak malam Sharena pamit kepada Om Sam dia akan pulang ke kost, sebenarnya Om Sam ingin Sharena tetap berada di rumah sakit,tapi dia tak ingin memaksa.
☘️☘️☘️☘️☘️☘️
Seminggu kemudian Sany datang menjemput Sharena di kost nya, sebelumnya Sany sudah memberi kabar bahwa Om Sam ingin bertemu Sharena dan Sany yang akan menjemputnya.
Selama diperjalanan di dalam mobil Sharena menanyakan ada apa Om Sam ingin menemui dirinya bukankah baru saja kemarin dia menjenguk Om Sam.
" ada apa ? kenepa pagi pagi sekali sudah menjemput ku ?"
" Om Sam ingin menyampaikan sesuatu " jawab Sany
" tentang apa ?"
" terima tentang apa ?" tanya Sharena bingung
" Om Sam ingin kau mengambil alih jabatan sebagai manajer di Restoran milik nya "
" tapi kan aku sudah bilang bahwa aku akan memikirkan nya dahulu "
" kau terlalu lama berpikir " ucap Sany " terima lah dan jalani dulu, baru kau bisa menyimpulkan apa kah kau mampu atau tidak " imbuh Sany
Sharena merasa bingung kenapa dia hanya diberi waktu sedikit untuk berpikir bahkan dia belum sempat memikirkannya.
Karena ia hanya fokus merawat Om Sam melihat kesehatan Om Sam yang akhir-akhir ini semakin menurun.
" baiklah, semoga aku tidak mengecewakan Om Sam "
Sesampainya mereka di Rumah Sakit didalam ruang rawat Om Sam sudah ada pengacara Om Sam.
__ADS_1
" kemari lah " ucap Om Sam
Sharena mendekat melangkah ke arah ranjang dan duduk di kursi yang berada di sebelah ranjang.
" Om ingin kamu menandatangani berkas yang sudah Om siapkan " ucap Om Sam sambil meraih tangan Sharena untuk dia genggam
Akhirnya penandatanganan kontrak kerja dilakukan oleh Sharena ia selalu di dampingi Sany. Pria itulah yang bertanggung jawab atas segala sesuatu yang berkaitan dengan Sharena.
Om Sam sendiri senang melihat Sharena bersedia menandatangani kontrak kerja.
Sany dipuji sebagai orang kepercayaan nya yang mampu membujuk Sharena.
Semenjak gadis itu merawat Om Sam dia sudah tidak pernah lagi pergi bekerja seperti biasa nya, Om Sam melarang nya bekerja. Om Sam ingin Sharena selalu ada untuk nya.
Dan Om Sam juga selalu memberi uang untuk Sharena sebagai balasan karena Sharena merawat diri nya.
" San, kata kan sejujurnya mengapa kau begitu baik dan mau membantu serta membimbing ku " tanya Sharena saat berada di mobil yang akan mengantarkan Sharena pulang.
" aku kasihan padamu,dulu aku mempunyai adik wajah nya mirip sekali dengan mu " ucap Sany
" lalu dimana dia sekarang "
" dia meninggal karena kanker hati. sampai aku melihat mu, aku seperti melihat almarhumah adikku. itu sebab nya aku mendesak mu agar menerima tawaran dari Sam "
" bolehkah aku memanggil mu kakak ?" tanya Sharena ragu
" tentu saja Adikku " ucap Sany mantap
" apa kau mempunyai kekasih ?" imbuh Sany bertanya
" kakak sendiri tau apa pekerjaan ku " jawab Sharena tersenyum
" apa tidak ada orang yang kau sukai "
Sharena terlihat ragu untuk bercerita kepada Sany gadis itu tau bahwa Sany adalah salah satu tangan kanan dari Om Sam.
" jangan khawatir aku tidak akan mengadukan nya kepada Om Sam " ucap Sany ia seperti membaca pikiran Sharena yang ragu untuk bercerita.
__ADS_1
" jika sudah saat nya aku akan bercerita kepada kakak " ucap Sharena