Gadis Bar

Gadis Bar
bab 25


__ADS_3

Siang ini Leo dan Sharena sudah berada di sebuah kota dimana mereka memilih sebuah pulau yang ada di kota itu. perjalanan menuju ke pulau memakan waktu sedikit lama, setelah mendarat di pusat kota mereka melanjutkan perjalanan menggunakan sebuah transportasi air untuk mencapai pulau tersebut.


Dan disini lah mereka sekarang di sebuah pulau yang tampak indah dan asri. terdapat sebuah vila ditepi pulau. pasir putih yang sesekali disapu ombak kecil dan juga bebatuan dipinggir pantai.


Leo sengaja mengajak Sharena honeymoon di sebuah pulau karena istrinya itu sangat menyukai pantai. mereka tiba disana tepat pukul dua siang. mereka memutuskan akan beristirahat sebentar menghilangkan rasa lelah sejenak.


" yang kamu masih hutang cerita sama aku " ucap Leo kini mereka duduk di atas ranjang dengan posisi Sharena yang membelakangi suaminya dan Leo yang memeluk istrinya dari belakang.


" mau dengar cerita yang mana ?" tanya Sharena


" emang punya cerita apa aja ?" tanya Leo balik


" banyak ada cerita tentang horor atau dongeng sebelum tidur ?" ucap Sharena seraya tersenyum manis sedikit mengoda suaminya


Leo yang gemas pun mencium pipi Sharena " cerita kan kenapa kamu memilih bekerja menjadi seorang Gadis Bar " ucap Leo semakin mempererat pelukannya " pasti ada alasan nya kan ?"


Sharena tersenyum dan mengangguk. kembali mengingat alasan mengapa dia memilih pekerjaan itu.


flashback


Semenjak usaha nya bangkrut ayah Sharena menjadi gila judi. ibu nya jatuh sakit karena terlalu banyak pikiran dan stres melihat ulah suaminya itu. Setiap hari akan ada orang yang datang menagih hutang, karena hal itu penyakit ibu Sharena semakin bertambah parah dan akhirnya tak bisa tertolong.


Ayah Sharena berhutang kepada teman-teman judi nya tanpa sepengetahuan ibu Sharena. dan disaat dia tak bisa membayar hutang nya dia mencoba menjual anak perempuan nya. Sharena memang sudah bekerja sambil kuliah, Ayah nya tak pernah meminta uang kepadanya tapi kenapa Ayahnya malah tega menjual anak nya sendiri.


Sharena memiliki seorang Adik yang masih sekolah. Adik perempuannya berhasil dijual oleh sang ayah dan uang nya dia gunakan untuk membayar hutang nya walau tak semuanya lunas.


Sharena berhasil kabur dari rumah tapi dia tak berhasil menyelamatkan sang Adik. Adik Sharena akhirnya mengakhiri hidupnya karena sudah tidak sanggup lagi dengan perlakuan sang Ayah. Beberapa bulan setelah nya Ayah Sharena meninggal karena dibunuh dikarenakan Ayah Sharena yang tak mampu membayar hutang nya.


Didalam pelariannya Sharena mencoba meminta perlindungan kepada kekasihnya, akan tetapi saat dia tiba dirumah sang kekasih dunia nya seakan hancur berkeping-keping. di depan mata nya dia melihat bagaimana sang pujaan hati nya sedang bermesraan dengan sahabatnya sendiri bercumbu dengan panasnya.


Sakit hati, kecawa, marah semua itu tak cukup untuk menggambarkan bagaimana perasaan Sharena saat itu. Mereka bahkan berencana menikah, dan Sharena juga membantu menabung untuk biaya pernikahan mereka. Saat ditanya kenapa kekasih nya tega melakukan hal itu, jawaban hanya sebuah alasan yang klise. Hanya karena Sharena terlihat seperti Gadis kampungan yang tak mengerti masalah makeup dan gaya berpakaian modis.


Seperti kebanyakan gadis lainnya dan juga sahabatnya, Sharena memang berbeda dia gadis sederhana. Semua uang hasil kerja nya dia sisih kan untuk biaya pernikahan mereka. Dia bahkan harus menahan diri untuk membeli keperluan pribadi dirinya. Sharena memutuskan pergi dari kota kelahirannya dan merantau. Dan alasan mengapa Sharena terjun ke dunia malam adalah karena faktor ekonomi. Bekerja menjadi seorang waiters dengan gaji pas-pasan tak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya yang tinggal di kota besar.


Flashback off


" lalu bagaimana bisa kamu masih perawan padahal kau bekerja sebagai ... " ucap Leo tertahan

__ADS_1


" aku selalu menipu mereka " ucap Sharena seraya tertawa


" maksud mu menipu ?" Leo tak mengerti maksud dari kata menipu yang istrinya ucapkan


" aku selalu beralasan sedang haid atau gak pura pura buang air terus " ucap Sharena menjelaskan


" apa mereka percaya ?"


" ya " Sharena mengangguk


" lalu apa yang terjadi selanjutnya "


" mereka pasti merasa kecewa karena tak mendapatkan apa yang mereka mau, tapi aku mencoba memberikan kepuasan dengan cara lain, ya agar aku tetap mendapatkan tips dari mereka "


" bagaimana caranya ?" tanya Leo penasaran


" dengan menggunakan anggota tubuh ku yang lain " ucap Sharena


Pantas saja selama mereka berpacaran Sharena selalu menolak jika Leo mengajaknya berkencan dihotel. Sekarang Leo mengerti alasan mengapa Sharena selalu menolak ajakan kencan nya dihotel. Tiba tiba saja terlintas keinginan mengoda istrinya, sudut bibirnya tertarik kesamping memikirkan ide nya.


Pipi Sharena merona tapi dia tak menolak permintaan suaminya, dia menganggukkan kepalanya dan mengabulkan permintaan suaminya itu. Niat hati mengoda sang istri tapi justru dia mendapat jacpot.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Istirahat ala Sharena dan Leo sudah berakhir beberapa waktu lalu, tapi mereka masih berada di atas ranjang.


" sayang aku ingin lihat sunset " ucap Sharena


Leo mengecup puncak kepala istrinya dan membelai rambut nya lembut " baiklah, maka kita harus membersihkan diri segera " ucap Leo


" aku akan mandi terlebih dahulu " Sharena mengadahkan wajahnya dan mengecup bibir suaminya dia berada dalam dekapan Leo dengan lengan kekar suaminya menjadi bantalnya.


" kita mandi bersama sayang, untuk menghemat waktu " ucap Leo


Sharena langsung bangkit untuk duduk " hanya mandi ya, " ucap Sharena menatap suaminya dengan ragu


Leo tertawa " apa yang kau pikirkan sayang " dia juga bangun dari posisi tidurnya

__ADS_1


" aku hanya ingin menikmati suasana pantai lebih lama " ucap Sharena dia mengerucutkan bibirnya


" makanya jangan membuang waktu lagi " ucap Leo dan segera beranjak dari ranjang dan menarik lembut tangan Sharena menuju kamar mandi


Setelah membersihkan diri dan berpakaian mereka keluar dari vila menuju pantai. Mereka berjalan menyusuri pasir putih ditepi pantai tanpa alas kaki sambil bergandengan tangan. Semilir angin pantai sesekali menerpa wajah mereka dan sedikit membuat rambut Sharena berantakan sehingga menutupi sebagian wajahnya.


Saat matahari sudah akan menyembunyikan sinarnya, Sharena dan Leo sudah duduk diatas bebatuan yang berada tak jauh dari tepi pantai. Mereka akan melihat Sunset dari sana. Mereka duduk dengan posisi Leo yang memeluk Sharena dari belakang sedangkan Sharena dia menyandarkan kepalanya di dada bidang milik suaminya.


" sayang terimakasih karena sudah menikahi aku " ucap Sharena


" apa yang kau katakan ? kau tidak perlu berterima kasih. Bukan kamu tapi aku yang beruntung karena sudah menikah dengan mu " Leo mengecup lama puncak kepala istrinya " aku bahagia karena aku bisa menikah dengan mu " ucap Leo


Sharena tersenyum bahagia karena dia mendapatkan cinta yang begitu besar dari suaminya.


" sayang aku mencintaimu " ucap Sharena dia mengadahkan wajahnya dan mengecup pipi suaminya


" aku juga mencintaimu " ucap Leo dia membalas kecupan mesra istrinya tapi bukan dipipi melainkan di bibir mungil istrinya


Setelah melepas ciuman bibir mereka Leo menatap dalam mata Sharena menyampaikan perasaan cintanya lewat tatapan mata mereka " ada yang bilang bahwa cinta bagaikan air laut, ada pasang surut nya. tapi air laut tak kan pernah habis, begitu pula cintaku padamu " ucap Leo


Sharena melihat ketulusan cinta dan kejujuran hati dari tatapan mata suaminya. dia tersenyum manis menatap lembut wajah tampan suaminya itu. Leo mendekatkan wajahnya dan mencium mesra bibir istrinya. Sharena menyambut dan juga membalas ciuman dari suaminya.


Tak perlu berpacaran atau berhubungan beberapa tahun untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih serius. Bagi mereka jika mereka sudah memantapkan hati pada pasangan nya untuk apa menunda niat baik tersebut.


Bagi Leo pribadi dia tidak memperdulikan Status seorang Sharena tak perduli masa lalu Sharena atau pun latar belakang keluarga nya. Karena Leo sudah memantapkan hati nya pada diri seorang Sharena Wijayanti.


.


.


.


.


.


Tamat ...

__ADS_1


__ADS_2