
Sharena terbangun kala dia merasakan sentuhan lembut di kepalanya. Dia membuka mata perlahan sebuah senyuman langsung menghiasi wajahnya, saat dia melihat wajah tampan suaminya yang tersenyum kepadanya.
" pagi sayang " mengecup bibir Sharena sekilas " morning kiss " Leo menatap Sharena penuh cinta
" pagi juga sayang " kembali menyelusup ke dalam pelukan hangat suaminya
" apa masih mengantuk ?"
" sedikit " memejamkan matanya lalu kembali bertanya " jam berapa sekarang ?"
" jam enam sayang "
Sharena membuka mata nya kembali mencoba untuk keluar dari dekapan hangat sang suami,tapi Leo malah semakin mempererat pelukannya.
" kita akan terlambat untuk bekerja " ucap Sharena
" kita pengantin baru sayang "
" apa kau tidak kekantor ? aku tau kau sangat sibuk "
" aku sudah mengambil cuti sayang, dan semua pekerjaan ku sudah aku serahkan kepada Asisten ku " ucap Leo melerai pelukannya dan menatap manik mata indah milik Sharena " apa kau tak mengambil cuti ?" tanya Leo
Sharena tersenyum " aku juga sudah mengambil cuti, tapi jika kau pergi bekerja maka aku juga akan pergi bekerja "
" lupain soal Bekerja karena kita sudah mengambil cuti bersama " Ucap Leo
Leo kembali menikmati bibir mungil istrinya. Sharena membalas dan juga menikmati hal tersebut. kecupan mesra beralih ke leher jenjang Sharena dengan tangan Leo yang juga sudah bebas berkelana. Meremas pelan dua gundukan padat berisi milik istrinya hingga kecupan lembut itu semakin turun kearah dimana benda kenyal itu berada. membuat sensasi nikmat saat mulut Leo sudah berada di puncak gunung itu dan melahap dengan rakus seolah mencari sesuatu yang bisa melepaskan dahaganya.
Kegiatan panas seperti yang tadi malam mereka lakukan, kembali terulang di pagi hari.
Entah untuk berapa lama kegiatan itu berlangsung. Sharena kembali tertidur saat kegiatan panas mereka berakhir.
__ADS_1
Melihat istrinya yang kembali terlelap Leo beranjak dari ranjang setelah mencium dahi istrinya sekilas. Dia masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.
*******
Tepat pukul sepuluh pagi Sharena terbangun dari tidurnya. Meraba bagian samping yang terasa dingin dan ternyata kosong.
Leo yang sedang duduk di sofa terlihat sibuk dengan ponselnya. Saat melihat pergerakan istrinya dia segera beranjak dan mendekati ranjang setelah meletakkan kembali ponselnya ke atas meja.
" sudah bangun ?" ucap Leo
Sharena mengubah posisinya menjadi duduk masih mempertahankan selimut yang menutupi tubuh polosnya seraya mengangguk. Leo tersenyum merapikan rambut Sharena yang sedikit menutupi wajahnya.
" mandi lah, setelah itu kita sarapan bersama " ucap Leo
" maaf sayang aku kembali tertidur " Sharena merasa sedikit bersalah " apa kau menahan lapar kerena aku ?"
" gak ... aku sengaja nungguin kamu agar kita bisa sarapan bersama "
" kenapa sayang ?"
" bisa ambilin aku jubah mandi ku ?"
" kenapa ? apa kau malu ? " tanya Leo menggoda
Sharena hanya mengangguk dan berani menatap suaminya. Leo yang gemas melihat istrinya langsung menggendong istrinya ala bridal style setelah menyingkirkan selimut yang menutupi tubuh istrinya.
Sharena yang kaget karna tindakan Leo langsung mengalungkan tangannya ke leher suaminya itu.
" kenapa harus ditutupi aku sudah melihat semuanya " ucap Leo seraya berjalan kearah kamar mandi
" tapi aku malu sayang " ucap Sharena menyembunyikan wajahnya ke dada bidang milik Leo
__ADS_1
Leo hanya tersenyum setelah sampai di dalam kamar mandi dia menurunkan tubuh Sharena " apa perlu aku mandikan sekalian " tanya Leo
" gak perlu sayang aku akan mandi dengan cepat "
Setelah mengusap pelan puncak kepala istrinya Leo keluar dari kamar mandi. membiarkan istrinya membersihkan diri.
Beberapa menit berlalu Sharena keluar setelah selesai membersihkan diri dengan hanya menggunakan jubah mandi. Leo yang melihat istrinya sudah selesai membersihkan diri tersenyum.
" sayang aku tak punya pakaian ganti " ucap Sharena
" aku sudah memesan baju ganti untuk mu " ucap Leo beranjak dari sofa dan memberikan sebuah paper bag kepada Sharena
Sharena menerima paper bag tersebut dan kembali masuk kedalam kamar mandi. dia keluar setelah selesai berpakaian berjalan kearah meja yang terdapat cermin memoles wajah nya dengan makeup natural.
Mereka keluar dari kamar hotel dan berjalan kearah lift yang akan membawa mereka ke bawah menuju Restoran hotel untuk sarapan, lebih tepat nya sarapan terlambat.
☘️☘️☘️☘️☘️☘️
Malam ini mereka menikmati makan malam dirumah milik Mama. Mama sudah memasak banyak makanan untuk menyambut kedatangan putra dan menantu nya.
Rumah mewah itu tampak lebih heboh saat kedatangan pengantin baru. Mama terlihat sibuk menyiapkan makanan untuk anak dan menantunya itu. Sharena bahkan dilarang membantu pekerjaan di dapur.
" udah kamu diem aja, duduk manis di samping suami mu " ucap Mama
Sharena tampak tersenyum canggung merasa tak enak hati melihat sang mertua yang terlihat sibuk sedangkan dirinya di larang untuk membantu.
Melihat kearah suaminya Leo tersenyum dan mengangguk. Sedangkan Tissa hanya menggelengkan kepala melihat kerempongan sang Mama.
" udah Kak biarin aja, Mama itu kelewat bahagia karena Kak Leo udah nikah " ucap Tissa
" iya sayang Mama itu seneng banget karena kamu berhasil membuat putra Mama yang gak mau nikah ini jadi cepat menikah " ucap Mama
__ADS_1
Sharena menatap suaminya bingung mendengar ucapan mertuanya. Sedangkan Leo dia hanya menggelengkan kepalanya menanggapi ucapan Mama.