Gadis Bar

Gadis Bar
bab 12


__ADS_3

 


Seminggu kemudian berita mengejutkan datang dari Om Sam. lelaki tua itu telah berpulang ke Rahmatullah.


 


Sharena merasa duka teramat dalam bagaimana pun gadis itu sudah menganggap Om Sam sebagai kakek nya sendiri.


Bukan hanya itu masih ada sebuah kejutan lagi ternyata Restoran tempat Sharena bekerja juga sudah menjadi milik gadis itu.


Sharena memang tak membaca lagi surat yang ia tandatangani ia mempercayakan semuanya kepada Sany.


Selama ini Sany juga yang telah membimbing nya hingga gadis itu bisa menjalankan tugasnya sebagai manajer.


Setelah gadis itu bekerja sebagai manajer di Restoran dia membeli sebuah rumah minimalis tak jauh dari tempat ia bekerja.


Ia tinggal sendiri dirumah itu terkadang Rina sahabatnya juga sesekali menginap disana jika gadis itu sedang Free.


Setiap hari Sany juga mengantar jemput Sharena ketempat kerja pria itu bahkan menjadi pembimbing sekaligus Asisten bagi Sharena.


Om Sam bahkan membelikan sebuah mobil khusus untuk Sharena bekerja tapi karena Sharena tidak bisa bawa mobil maka Sany lah yang menjadi sopirnya.


Sharena bahkan mengizinkan Sany membawa mobil itu pulang ke rumah Sany karena gadis itu berpikir dia juga tidak akan bisa menggunakannya.


" kak hari ini kita jadi pergi sesuai rencana kan " tanya Sharena saat berada di dalam mobil menuju Restoran


" iya. aku sudah memberi kabar kepada orang yang bertanggung jawab atas pengiriman bahan bahan yang kita perlukan " jawab Sany


Semenjak gadis itu menjadi seorang manajer dia turun langsung untuk melihat dan ngecek segala sesuatu yang berkaitan dengan Restoran.


hari ini dia akan melihat tempat dimana mereka mendapatkan bahan bahan untuk masakan di restoran.


*******


Waktu beranjak malam dan saat nya mereka pulang dan beristirahat mengusir penat seharian bekerja.


Di perjalanan pulang kerumah setelah mereka menyelesaikan pekerjaan masing-masing Sany mengantarkan Sharena pulang.

__ADS_1


" kak, apa sudah ada kabar ?" tanya Sharena


" belum tapi aku sudah mencari tau dari Mami moris dan dia mengatakan sejak malam itu saat kau keluar bersama Ruly, Leo sudah tidak pernah datang ke Bar itu lagi. " jawab Sany ia paham maksud dari pertanyaan Sharena


" apa dia kecewa padaku ?" tanya gadis itu dia mendesah pelan mengalihkan pandangannya ke jendela mobil melihat kearah diluar jendela


" entahlah mungkin saja. tapi aku mendapat informasi dari mami tentang sahabat Handy, aku mendapat nomor telepon nya dan besok aku akan mencoba bertemu dengan nya " ucap Sany


Sharena sudah bercerita kepada Sany tentang perasaan dan rindunya terhadap Leo.


gadis itu berkeluh kesah kepada pria yang sudah ia anggap sebagai kakaknya sendiri itu.


tentang bagaimana ia sangat merindukan dan ingin bertemu dengan Leo.


Sany berjanji akan membantu nya mencari Leo. gadis itu menyesal karena tak sempat bertukar no hp sewaktu mereka bersama.


dia seakan melupakan hal itu jika sudah bersama Leo. gadis itu juga kesal dia kehilangan kartu nama Leo sebelum ia sempat menyalin no milik Leo di hp nya.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Sany lebih dahulu sampai dia langsung memesan ruangan private dan memberi kabar kepada Handy apa dan dimana ruangan yang ia pesan.


tak lama berselang tampak seorang pria tampan memasuki ruangan tersebut.


" maaf saya terlambat, apa anda sudah lama menunggu ?" tanya Handy menjabat tangan Ruly dan langsung duduk di bangku berhadapan langsung dengan Sany


" tidak saya juga baru datang " ucap Sany


" jadi apa maksud anda ingin bertemu saya atas nama Sharena, kalau saya boleh tau apa hubungan antara anda dan Sharena ?" tanya Handy ia bingung tiba tiba mendapatkan telpon dari no tak dikenal lalu mengajak nya bertemu atas nama Sharena


" sebaiknya kita pesan makanan dulu " ucap Sany


" baiklah "


setelah pesanan mereka tiba mereka makan sambil berbincang.


" jadi bisa kita mulai bicara " ucap Handy tak sabaran

__ADS_1


" apakah saya bisa minta alamat kantor Tuan Leo " ucap Sany to the point


" jadi maksud anda menghubungi saya karena ingin tau alamat kantor Leo ?" ucap Handy heran. bukan kah Leo pernah memberikan Sharena kartu namanya disitu juga tertera alamat kantor Leo.


" Sharena kehilangan kartu nama tuan Leo " jawab Sany seakan mengerti maksud dari pertanyaan Handy


" itu sebabnya Sharena mengutus anda untuk mencari keberadaan Leo " ucap Handy


" bisa dikata kan demikian " jawab Sany tersenyum


" mengapa tidak Sharena sendiri yang menemui Leo ?"


" Sharena merasa malu untuk menemui tuan Leo, dia takut tuan Leo tak ingin melihatnya "


" lalu mengapa dia ingin tau keberadaan Leo ?" ucap handy bingung


" Sharena merasa jika sudah bisa melihat nya walau hanya dari jauh itu sudah cukup "


" cinta dalam diam ?" ucap Handy tersenyum mengejek


Sany hanya mengangkat bahu nya sebagai jawaban.


" tapi saya masih ingin tau apa hubungan anda dan Sharena, apa anda orang bayaran nya ?"


" anda bisa menganggap nya begitu " ucap Sany


" baiklah saya bisa memberikan alamat kantor Leo, tapi saya tidak menjamin bahwa anda bisa menemuinya. karena saya juga sulit bertemu dengan Leo saat ini " ucap Handy


" apa maksud anda bicara begitu ?" tanya Sany


" saat ini Leo sedang berada di Jepang. jika anda ingin menemui nya anda bisa pergi ke jepang jam 2 siang ada pesawat yang akan menuju kesana " ucap Handy


" saya akan menunggu tuan Leo pulang "


" tetapi saya tidak yakin jika Sharena masih punya kesempatan saat Leo sudah kembali. karena kemarin Leo sempat menghubungi saya dia bilang ada gadis Jepang yang tergila-gila padanya. mungkin dia akan menikah dengan gadis jepang itu " ucap Handy menjelaskan


" baiklah saya akan menyampaikan kabar ini kepada Sharena " ucap Sany

__ADS_1


__ADS_2