
Saat kabar itu di sampaikan ke pada Sharena gadis itu teramat senang saat tau keberadaan Leo, setidaknya dia merasa senang karena Leo baik baik saja.
akan tetapi perasaannya menjadi tak karuan kala Sany mengatakan bahwa Leo sedang dekat dengan seorang gadis Jepang.
Tidak dipungkiri gadis itu merasa sedih sakit dan kecewa. sedih karena tak ada lagi kesempatan untuk nya bersama Leo, sakit karena orang yang ia cintai akan menjadi milik orang lain, dan kecewa karena secepat itu kah Leo melupakan kenangan indah diantara mereka berdua.
Apa mungkin hanya dirinya saja yang merasa waktu terasa indah saat mereka bersama, dan mungkin selama ini Leo hanya mencoba menghilangkan rasa bosannya dengan mencari seseorang untuk menemaninya.
" baiklah kak aku mengerti, jika dia sudah bahagia itu sudah cukup bagiku " ucap Sharena.
Walau Sharena merasa sesak saat mengatakan itu tapi gadis itu mencoba tersenyum.
" apa aku harus menyusulnya ke Jepang ? dan mengatakan bahwa kau merindukan nya, seperti nya ini belum terlambat " ucap Sany ia mengerti dengan perasaan Sharena
Sharena tersenyum tipis " sudahlah aku baik baik saja " jawab Sharena
Bukan hanya sekali gadis itu merasa kecewa tapi sudah berkali-kali.
" mungkin sudah saatnya aku move on " imbuh Sharena sambil tersenyum
" ya, ku rasa banyak diluar sana pria yang mau menerima mu apa adanya "
" tapi tidak jika mereka tau profesi ku sebelumnya " ucap Sharena tersenyum miris
" percayalah bahwa akan ada kebahagiaan kedepannya yang menanti mu " ucap Sany
*****
Sebulan berlalu dan Sharena juga mencoba melupakan rindunya kepada Leo menyibukkan dirinya dengan berbagai cara mulai dari bekerja hingga tak ingat waktu, dan terkadang juga ia akan pergi bersama Rina mengisi waktu kosongnya.
Akan tetapi saat malam datang disaat dirinya seorang diri bayang bayang kebersamaannya dengan Leo kembali merasuki pikiran Sharena.
apa harus sesulit ini melupakan mu, apa kau juga memikirkan diriku.
Sharena berpikir Leo sama seperti laki-laki lain nya yang hanya menganggap dirinya sebagai mainan belaka.
__ADS_1
tapi mengapa disudut hati terdalam Sharena ia merasa Leo adalah sosok pria berbeda.
*****
Sementara di tempat berbeda seorang pria tampan berjalan memasuki sebuah ruangan yang terdapat seseorang didalamnya.
" apa kabar bro ?" ucap Handy seraya memeluk pria tampan tersebut
" seperti yang lo lihat "
" apa lo pulang sendiri ?" tanya Handy
" maksud lo ? tentu saja gue sendiri emang harus sama siapa gue pulang "
" gadis Jepang lo " ucap Handy seraya tersenyum mengejek
" lo udah tau mengapa bertanya " ucap Leo
Ya pria tampan itu adalah Leo, ia baru saja kembali dari Jepang. dan langsung menemui sahabatnya.
" apa yang ingin lo omongin ? lo bilang ada hal penting yang tidak bisa lo jelasin di dalam telepon saat lo nelpon gue " tanya Leo kemudian
" lo bilang ini masalah penting " ucap Leo " lo bilang gue harus menemuin lo secepatnya jika gue udah pulang. jika gak penting lebih baik gue pulang kerumah dan beristirahat "
" baiklah, saat nya serius " ucap Handy
Leo hanya diam dia menunggu Handy melanjutkan ucapannya
" apa lo masih ingat Sharena ?" tanya Handy
" ah gadis bar itu " jawab Leo santai
" lo ingat "
" ya "
" sebulan yang lalu seorang pria menemuin gue, dia menanyakan alamat kantor dan nomer handphone lo, apa lo mendapat telepon dari seseorang ?" tanya Handy
" tidak. lalu apa hubungannya dengan Sharena ?"
__ADS_1
" Sharena yang mengutus pria itu "
" bukanya Sharena punya kartu nama gue " ucap Leo dia ingat dia pernah memberi Sharena kartu namanya tapi Sharena tak pernah menelpon nya
" dia kehilangan kartu nama lo "
" apa lo ngasi tau alamat kantor dan nomer handphone gue ke orang itu ?"
Handy mengangguk sebagai jawaban
" lalu kenapa dia gak menghubungi gue ?"
" entah lah, mungkin dia gak mau ganggu lo "
" apa maksud lo ? lo bilang dia nyariin gue lalu kenapa dia gak nelpon gue ?"
" sebulan yang lalu lo bilang lo tertarik dengan gadis jepang itu, dan gue juga menyampaikan hal itu " ucap Handy santai
" sepertinya lo masih menyukai Sharena ?" imbuh Handy
" gue udah pernah bilang ama lo, gue akui gue masih suka tapi gue udah terlanjur kecewa ama dia "
" tapi gue rasa kalian hanya salah paham "
" maksud lo ?"
" pria itu bilang jika sudah bisa ngeliat lo walau hanya dari jauh Sharena sudah merasa senang. gue rasa Sharena cinta ama lo "
" kenapa hanya melihat dari jauh ?"
Handy menarik sudut bibirnya " lo berharap dia nemuin lo kan ? kenapa gak lo aja yang nemuin dia. jangan bilang karna lo terlanjur kecawa sampai lo mencoba menghindar "
" lo tau sesibuk apa gue beberapa bulan terakhir ini "
Beberapa bulan ini Leo memang disibukkan dengan masalah kantornya. tidak hanya satu perusahaan yang harus ia kendalikan, banyak bisnis yang di bangun oleh almarhum ayahnya dan semua Leo lah yang mengendalikan.
Jika selama ini Leo hanya tertarik di bidang otomotif tapi dia juga harus mengendalikan bisnis sang ayah yang lain nya.
Dia akan menyerahkan kepada orang kepercayaan nya jika itu bisa di atasi sendiri oleh orang kepercayaan nya, jika tidak bisa maka ia akan turun langsung.
__ADS_1