Gadis Bar

Gadis Bar
bab 15


__ADS_3

Malam hari Sany menjemput Sharena di Restoran seperti biasa dia akan menjemput Sharena jika sudah mendekati waktu Restoran akan tutup


Seminggu yang lalu Sany sudah tak menjadi asisten Sharena lagi dia kembali bekerja di perusahaan Om Sam walau bagaimanapun dia adalah orang kepercayaan di perusahaan Om Sam


tetapi ia tetap bertanggung jawab atas segala sesuatu yang berkaitan dengan Sharena walau Restoran yang diberikan kepada Sharena diluar hitungan harta warisan Om Sam dia tetap bertanggung jawab karena itu adalah wasiat terakhir Om Sam kepada Sany


" kak aku bertemu dengan nya " ucap Sharena setelah beberapa saat didalam mobil


" bertemu siapa ?"


" Leo "


" dimana ? apa kau pergi mencarinya ?"


" tidak. ternyata dia adalah pelanggan vvip di Restoran "


" lalu apa kalian sudah meluruskan kesalahpahaman antara kalian ?"


" aku rasa itu sudah tak perlu lagi "


" kenapa ? kau ingin dia merasa salah paham kepada mu selamanya ?"


" dia akan menikah kak " ucap Sharena dia menghela nafasnya pelan rasanya ia ingin menangis tapi harus dia tahan dia tak ingin menujukan kepada Sany kerapuhan nya


Dia sudah berjanji akan melupakan Leo dan dia akan nunjukan bahwa ia baik baik saja walau didalam hati ia menangis tapi bibirnya tetap tersenyum


*****


Sharena merebahkan dirinya di ranjang setelah membersihkan diri melepas penat dan mencoba memejamkan matanya


tring


Sebuah pesan masuk Sharena meraih Hp nya yang berada di atas meja tak jauh dari ranjang

__ADS_1


Leo : apa kau sudah tidur


by Leo


Sharena tersenyum tapi ia segera sadar bahwa Leo tak lama lagi akan menjadi milik orang lain sepenuhnya


Sharena : belum, aku baru akan bersiap untuk tidur


Leo : baiklah selamat malam 🙂 semoga mimpi indah


Sharena : ya kau juga


Leo : o iya ini nomer kontakku jangan lupa di save


Sharena : baiklah, good night


Leo : good night too


Sharena memejamkan matanya setelah ia meletakkan kembali Hp nya di atas meja


Dilain tempat Leo juga merebahkan tubuhnya di atas ranjangnya ia tersenyum senang karena sudah mengirim pesan kepada Sharena


Sebenarnya tadi Leo mengikuti mobil yang Sharena tumpangi dia sudah menunggu Sharena keluar dari Restoran memarkirkan mobilnya tak jauh dari Restoran


Dia sudah mencari tau semua tentang Sharena dia juga sudah tau siapa Sany sebenarnya tapi tidak dengan fakta bahwa Sharena telah menganggap Sany sebagai kakaknya


Leo merasa cemburu melihat kedekatan antara Sharena dan Sany melihat bagaimana Sany memperlakukan Sharena dengan baik bahkan Sharena memberikan senyum manis nya kepada Sany darah nya seolah mendidih


Tapi ia bertekat bahwa ia akan mendapatkan Sharena kembali.


Tak lama ia juga tertidur berharap ia akan bertemu lagi dengan Sharena di alam mimpi


☘️☘️☘️☘️☘️☘️

__ADS_1


Sharena terbangun dari tidurnya saat mendengar suara ponsel nya yang berdering tanpa melihat nama si pemanggil di langsung menggeser icon berwarna hijau


" Hallo " ucap Sharena dengan suara serak khas orang bangun tidur


" apa aku mengganggu tidur mu ?" ucap orang yang berada di sebrang telepon


Sharena segera membuka matanya setelah mendengar suara dari orang tersebut dia lalu melihat layar ponselnya tertera nama Leo di sana


menormalkan suaranya lalu kembali menjawab " aku baru saja terbangun "


Leo menyunggingkan senyum " apa telpon ku menunggu mu ?"


" tidak, ada apa ?" dia melirik jam yang berada di atas meja waktu baru menunjukan jam setengah 6 pagi biasa nya dia akan bangun jam 6 dan berangkat ke Restoran jam 7 pagi


" tidak ada apa apa hanya ingin mendengar suara mu "


" baiklah, lalu " ucap Sharena ia tak habis pikir apa Leo mencoba menggombali nya apa dia gila dia bahkan sudah memiliki calon istri, mengapa dia menghubungi ku


Tak dipungkiri walau dihati nya meruntuki sikap Leo tapi dia juga merasa senang dan berdebar mendengar ucapan Leo


" lalu bangun dan olahraga lah agar tubuh mu sehat "


" ah iya baik, kalau begitu aku tutup telpon nya "


" iya, dan jangan lupa makan makanan yang sehat "


" ok aku tutup sekarang " ucap Sharena lalu segera menekan icon berwarna merah


Dia tak ingin larut dengan perhatian Leo dia takut semakin tak bisa melupakan nama Leo dalam hatinya.


Dia juga tak ingin menjadi perusak di dalam hubungan Leo dan calon istrinya, jangan sampai ia menjadi orang ketiga dia tau bagaimana rasa kecewa dan sakit nya jika hubungan kandas karena orang ketiga


Karena dia sudah pernah berada di posisi itu bagaimana dia merasa hancur dan terpuruk saat itu.

__ADS_1


Bahkan orang yang sudah di anggap sahabat baiknya tega menjadi orang ketiga itu yang membuatnya semakin hancur Sahabat tidak menghianati tapi nyata nya itu bukanlah sahabatnya


Memilih menjadi teman Sharena agar bisa merebut apa yang menjadi milik Sharena Didepan menjadi kawan tapi Dibelakang menjadi lawan


__ADS_2