
Setelah semua kesalah pahaman antara mereka selesai, Sharena merasa seakan semua beban berat yang selama ini dia bawa seolah hilang.
Mereka berencana langsung menikah dan melewatkan proses lamaran, di karena kan kedua orang tua Sharena yang sudah meninggal. jadi Sharena berpikir bahwa tidak perlu ada acara lamaran. Keluarga Leo tidak ada yang tau apa pekerjaan Sharena sebelumnya.
Leo menyembunyikan itu dari seluruh anggota keluarga nya. Dia menutup semua informasi tentang Sharena. agar tidak menjadi sebuah masalah dikemudian hari. tanpa sepengetahuan Sharena, Leo Sudah menutup segala informasi dunia kelam Sharena. Sharena takut jika seluruh keluarga Leo tau, maka akan dipastikan seluruh keluarga besar Leo akan membencinya.
Tapi Leo meyakinkan Sharena, bahwa hal itu tak akan pernah terjadi.Mereka menjalani masa pacaran selama 3 bulan. Siang ini Sharena akan pergi kebutik Mama,melakukan fitting baju pengantin. ya seminggu lagi mereka akan menikah. Sharena dan Leo terima beres sang Mama sudah mengurus dan mengatur segalanya. Mulai dari gedung Wo dan catering.
Tentu saja Sang Mama melakukan itu semua karena dia merasa sangat bahagia. Putranya akan segera menikah selama ini sulit untuk membujuk putranya agar cepat menikah.
Saat tiba di butik Sharena terlihat bingung, Mama hanya mengatakan bahwa dia harus kesana dan mencoba gaun pengantin. "selamat siang nona, ada yang bisa saya bantu " tanya salah satu pegawai dengan ramah.
Selama dia berpacaran dengan Leo dia belum pernah kebutik Sang Mama. Padahal dari jauh hari Mama sudah memberitahukan alamat butik nya dan meminta Sharena agar datang saat memiliki waktu luang.
Tapi Sharena seakan masih sungkan Kepada calon mertuanya itu. " saya mau fitting baju pengantin " ucap Sharena " Tante Emilda tadi menghubungi saya, agar saya kemari "
Emilda adalah nama calon mertuanya alias nama mama Leo. Seharusnya dia datang bersama Leo, tapi tadi dia memberi kabar bahwa dia ada metting yang tidak bisa dia wakilkan kepada bawahannya.
" sayang kamu sudah datang ?" terdengar suara dari arah depan.
Sharena mengalihkan pandangannya melihat Mama yang berjalan kearah nya. Sharena tersenyum " iya tante " ucap Sharena
Melakukan cipika cipiki " Leo mana ? kok gak bareng ?" tanya Mama setelah menjauh kan wajah nya dari Sharena
" Leo masih di kantor Tante, tapi dia bilang bakal nyusulin ke sini kok "
__ADS_1
Pegawai yang tadi menyapa Sharena terkejut mendengar obrolan mereka. dia tidak tau bahwa gadis cantik yang baru saja datang itu adalah calon menantu pemilik Butik tersebut.
" Kita keruangan Mama dulu deh, sambil nungguin sih Leo " ucap Mama. Sharena mengangguk. " sayang kamu udah makan siang ?" tanya Mama
" sudah tante " jawab Sharena
Mama mengangguk mengerti " tolong bawakan minuman dan beberapa camilan ke ruangan saya " ucap Mama mengalihkan pandangan kepada pegawainya yang dari tadi berdiri didekat mereka.
" baik Nyonya " ucap pegawai itu dan berlalu
Sharena mengikuti langkah sang Mama yang akan membawa nya menuju ke ruangannya.
******
" pak kita ke Butik Mama " ucap Leo kepada supir nya
" baik tuan "
Tak lama mobil yang di tumpanginya Leo sampai ke butik, dia keluar dari mobil langsung menuju ke ruangan sang Mama.
Seluruh pegawai di sana tau siapa Leo, putra pemilik Butik tersebut. Karena Leo sering berkunjung ke sana walau hanya sekedar mampir sebentar untuk bertemu sang Mama tercinta.
Leo masuk tanpa mengetuk pintu, membuat Sharena dan Mama kaget saat ada orang yang tiba-tiba saja masuk.
Mama menatap tajam kearah Leo " kamu itu mau bikin Mama jantungan ya " ucap Mama kesal
__ADS_1
" maaf Ma " ucap Leo mendudukkan dirinya di samping Sharena dan mengecup sekilas pipi kekasihnya itu. Pipi Sharena merona bukan karena dicium Leo tapi karena malu di lihat oleh Mama sedangkan Leo dia terlihat cuek.
Mama hanya tersenyum melihat tingkah putranya.
☘️☘️☘️☘️☘️☘️
Sharena yang memang sudah cantik terlihat semakin sangat cantik saat menggunakan gaun hasil rancangan sang Mama, apalagi dengan tambahan tiara di kepalanya. Leo terpesona melihat Sharena yang berdiri di depan nya. begitu juga Dengan Sharena dia juga menatap kagum Leo, pria itu terlihat mempesona gagah dan tampan menggunakan setelan jas berwarna gading senada dengan gaun yang Sharena kenakan.
Setelah fitting baju selesai mereka berpamitan kepada Mama, Leo mengatakan akan mengantar Sharena kembali ke restoran. Mobil Leo berlalu meninggalkan Butik Mama.
" yank kamu mau kita Honeymoon kemana ?" ucap Leo menautkan jemari mereka dan mengecup punggung tangan Sharena.
" kemana aja asal sama kamu " ucap Sharena tersenyum manis
Leo terkekeh " udah pintar menggombal kamu ya ?" ucap Leo dia menarik tubuh Sharena lembut membawanya ke dalam pelukan.
Sharena menyandarkan kepalanya di bahu Leo, mendongak menatap wajah Leo " aku belajar dari kamu " ucap Sharena tertawa lalu mengecup pipi Leo sekilas.
" kamu godain aku " ucap Leo
" aku gak goda kamu, kamu nya aja yang tergoda "
Leo yang merasa gemas mencubit pelan hidung Sharena " ih ... ntar hidung aku tambah pesek " ucap Sharena mengelus hidung nya saat Leo sudah melepas cubitannya.
Leo hanya terkekeh dan semakin memeluk erat Sharena. Bagaikan dunia milik berdua, mereka seolah lupa jika ada orang lain di dalam mobil itu. ( yang lain cuma ngontrak termasuk sopirnya sih Leo )
__ADS_1