
" Mobil ku ada di sebrang jalan, pergilah kesana !" ucap pria itu
" kau ... kau ada di sini ?"
" cepatlah kemobil ku, aku akan menghadapi pria breng**k itu "
Sharena tak sempat lari sebab Ruly sudah sangat dekat. Sharena hanya menyingkir dibalik tiang listrik sedang kan pria yang menolongnya maju mendekati Ruly.
" apa maksud mu menghalangi ku " ucap Ruly sambil mengeluarkan pisau yang ia sembunyikan dibalik jaket yang ia kenakan.
" jangan ganggu dia lagi, jika kau ingin baik baik saja " ucap pria itu dingin
" apa urusanmu ? dia kekasihku " ucap Ruly
Pria itu tersenyum mengejek " kau pikir aku tidak tau siapa kau sebenarnya ?"
" memang nya apa yang kau tau ?" ucap Ruly menantang
" aku tau semua tentang mu. Aku tau alamat rumah dan tempat kau bekerja. Jika kau masih mengganggu Sharena lagi, maka aku akan mengadukan semua keburukan mu pada istrimu "
Ruly terdiam dan dia sudah tak berkutik lagi. Jika istrinya tau maka habis lah dia. kemewahan yang selama ini di dapat, itu karena sang istri adalah anak dari orang kaya.
Sejenak Ruly melirik kearah Sharena lalu berbalik melangkah menjauh meninggalkan Sharena dan pria itu.
Ruly mengaku kepada Sharena bahwa ia masih bujangan,tapi Sharena tidak percaya karena dia pernah mendengar dari mami bahwa Ruly sudah memiliki istri dan anak.
Setelah Ruly pergi Sharena berjalan mendekati pria itu " terimakasih karena sudah menolong ku " ucap Sharena
" aku akan mengantarmu pulang " pria itu meraih dan menggenggam tangan Sharena lalu berjalan kearah mobil nya
__ADS_1
" tidak perlu, Sany akan menjemput ku " ucap Sharena menolak, tapi dia tidak melepaskan genggaman tangan itu.
Hatinya berdebar saat Leo menggenggam tangan nya. Ya pria yang menolongnya adalah Leo, pria itu melihat dari awal saat Ruly memaksa Sharena dan menarik kasar Sharena.
" hubungi dia,katakan bahwa kau sudah pulang " ucap Leo
Sharena menurut setelah masuk ke dalam mobil, Sharena mengirimkan pesan kepada Sany mengatakan bahwa ia sudah pulang
" bagaimana kau tau semua tentang Ruly " tanya Sharena
" itu mudah bagi ku untuk mencari sebuah informasi "
" ah iya, aku lupa bahwa kau bisa melakukan apapun, dengan uang yang kau miliki kau bisa membayar seseorang untuk mencari informasi " ucap Sharena
Leo hanya tertawa melirik kearah Sharena sebentar lalu kembali fokus kearah jalan.
Leo segera keluar dari mobil, lalu membuka kan pintu mobil untuk Sharena.
Dia bahkan mengarahkan tangannya keatas kepala Sharena,menjaga agar kepala Sharena tak terpentuk bagian atas mobil.
" terimakasih sudah mengantar ku pulang " ucap Sharena
" sama sama " ucap Leo tersenyum " masuk lah, istirahat dan semoga mimpi indah " ucap Leo
Sharena melangkah masuk kedalam rumah tanpa berkata apa-apa lagi.
Setelah memastikan Sharena masuk kedalam rumah Leo segera kembali melajukan mobilnya untuk pulang ke rumahnya.
Didalam perjalanan pulang Leo menghubungi seseorang. " aku ingin kau tetap mengawasi Ruly, jangan biarkan dia mendekati Sharena lagi "
__ADS_1
" baik tuan " setelah mendapat jawaban Leo segera menutup telepon nya
Leo mendapat kabar dari anak buah nya, saat dia mencari tau tentang Sharena anak buah nya menyampaikan bahwa Ruly akhir akhir ini terlihat selalu mengawasi dan mengikuti Sharena.
Itu juga alasan kenapa Leo juga mengawasi dan mengikuti Sharena. dia akan menyuruh sopir pribadinya pulang dan dia mengedarai mobilnya sendiri, saat malam hari untuk mengawasi Sharena.
Jika di siang hari, maka anak buah nya lah yang akan mengawasi Sharena jika dia sedang bekerja.
Dia selalu mengawasi Sharena dan memarkir kan mobil nya tak jauh dari Restoran tempat Sharena bekerja.
☘️☘️☘️☘️☘️☘️
Sany menjemput Sharena pagi ini, di perjalanan menuju Restoran mereka berbicara seperti biasa di dalam mobil.
" kak, jika kau sibuk tak perlu mengantar jemput aku,aku bisa berangkat ke Restoran menggunakan taksi " ucap Sharena
" itu sudah menjadi tanggung jawab ku " ucap Sany
" tapi, kakak juga harus bekerja dan arah kantor kakak berlawanan dengan arah Restoran " ucap Sharena ia tak mau merepotkan kan Sany.
Sudah sering ia meminta Sany agar tak menjadi supir nya lagi.
" jika kau bisa mengendarai mobil ini sendiri maka aku, akan berhenti untuk jadi supir mu " ucap Sany tegas.
pasal nya Sharena tidak mau Sany menjadi sopirnya dan terlebih lagi Sharena tak mau mencari sopir pengganti.
" baiklah, aku akan belajar mengendarai mobil nanti " ucap Sharena mantap
Saat tiba di Restoran setelah Sharena masuk ke dalam, Sany segara meninggalkan Restoran dan melajukan mobil ke arah kantornya.
__ADS_1