
Didalam ruang Vvip itu terdapat satu set meja bundar besar dengan delapan kursi yang mengelilingi meja. Sharena duduk tepat di samping Leo.
Leo meletakkan beberapa sayuran dan lauk pauk kedalam piring Sharena. " saya bisa sendiri " ucap Sharena dia merasa tak enak hati pada sosok Gadis yang duduk di samping Sang Mama
Sedangkan Tissa Gadis itu hanya menampilkan senyuman manis saat melihat tingkah sang Kakak dan kembali melanjutkan makannya.
Tak berbeda jauh dengan sang Mama, dia senang melihat bagaimana Leo memperlakukan Sharena dengan baik. Dia berhapap putra nya segera menikah maka ia juga akan segera punya cucu.
kenapa tuh Cewek muka nya santai amat ? emang dia gak marah calon suaminya perhatian sama cewek lain ? batin Sharena
Pasal nya Leo tidak melakukan hal yang sama kepada Tissa seperti yang dia lakukan untuk Sharena. Dia masih berpikir bahwa Tissa adalah calon istri Leo.
" udah gak papa, itu tanda nya Leo sayang benget sama kamu " ucap sang Mama
hah ... ?
Sharena semakin bingung ini maksudnya apa sih ? kok bukan nya marah yang ada malah mendukung ?
Bukankah seharusnya sang Mama marah, saat melihat Leo memperlakukan wanita lain dengan sangat baik di depan mereka. pikir Sharena.
Leo tersenyum saat Sharena menatap nya bingung. merasa tidak ada jawaban dari Leo, Sharena melanjutkan kembali makan nya.
" jadi kapan kamu akan melamar Sharena ?" ucapan sang Mama sontak membuat Sharena tersedak. Leo buru buru menyodorkan segelas air kepada Sharena.
Sharena menerima gelas dari tangan Leo lalu menenggak nya hingga setengah gelas.
" pelan pelan sayang " ucap sang Mama kepada Sharena
" Ma kita bicara selesai makan saja " ucap Leo
" baiklah "
Sementara Sharena terlihat semakin bingung, dia tidak mengerti apa maksud dari ucapan Sang Mama. Dia makan dengan berbagai macam pertanyaan di kepalanya.
__ADS_1
☘️☘️☘️☘️☘️☘️
" Sharena kenalin ini Mama aku, dan ini Adik aku " ucap Leo sesaat setelah mereka selesai makan siang. Dia memperkenalkan keluarga nya kepada Sharena.
" tunggu dulu " ucap Mama Leo " jadi kamu belum ngomong sama Sharena bahwa kamu bakal kenalin Mama ke dia ?
Leo hanya menggeleng seraya nyengir kuda seolah tak berdosa. Sharena tentu saja dia kaget dia sudah berpikir itu adalah calon istri Leo dan ibu mertua Leo,tapi ternyata itu salah.
" ya ampun Leo, pantas saja Sharena terlihat bingung dari tadi " ucap Mama gemas kepada putranya " maafin anak Mama ya sayang, dia emang begitu suka bikin Mama nya kesal "
Sharena hanya mengangguk tanpa bicara apapun. What ?? jadi ini Mama sama Adik nya
Leo meraih tangan Sharena " maaf ya, tadi aku gak bilang sama kamu kalau aku mau kenalin kamu sama Mama " ucap Leo tersenyum
" iya gak pa pa kok " ucap Sharena
" Kak Leo emang gitu kak suka nyebelin " ucap Tissa
" Aku mau nya langsung nikah aja Ma " ucap Leo
" hush ... ngaco kamu ! " ucap Mama " lamar dulu baru nikah, semua kan ada tahapan nya Leo " ucap Mama menasehati
" tanpa lamaran juga bisa nikah Ma, banyak kok yang gitu " ucap Leo ngeyel
" Terserah kalian aja deh mau nya gimana " ucap Mama " yang penting kalian segera menikah " seraya tersenyum
" aku butuh penjelasan dari kamu " ucap Sharena berbisik kepada Leo
Leo hanya mengangguk sambil tersenyum melihat kearah Sharena masih tak melepaskan genggaman tangan mereka.
" Ma Kak, Tissa harus balik lagi kekampus. soalnya masih ada mata kuliah tambahan " ucap Tissa
" ya udah ayo, Mama juga harus kebutik. " ucap Mama. beralih menatap Sharena " sayang Mama pamit dulu ya, kalian ngobrol aja dulu " mencium kiri kanan pipi Sharena
__ADS_1
" iya Tante " ucap Sharena
☘️☘️☘️☘️☘️☘️
Setelah Sang Mama dan Tissa keluar dari ruangan Sharena memutar duduk nya menghadap Leo dan menatap Leo tajam " bisa kamu jelaskan ?"
" oke aku jelasin sekarang " meraih tangan Sharena untuk ia genggam, Sharena mencoba menarik tangannya tapi Leo semakin mengeratkan genggaman nya.
" aku udah buat keputusan "
" keputusan apa ?" potong Sharena
" bisa kamu dengarin dulu ? jangan menyela ucapan ku sebelum aku selesai bicara. bisa ?" tanya Leo
Sharena mengangguk sebagai jawaban.
" kita akan menikah " Sharena ingin menyela ucapan Leo, tapi Leo segera menempelkan jari telunjuk nya ke bibir Sharena. " dengerin dan jangan menyela " ucap Leo. Sharena kembali mengangguk. " aku tidak mau kehilanganmu lagi, sudah cukup aku tersiksa karena merindukan mu. aku senang saat mendengar dari Handy bahwa kau mencariku. maaf jika aku sempat kecewa pada mu,aku cemburu melihat kau masuk kehotel bersama pria lain. Sharena aku mencintaimu " ucap Leo dia menatap penuh cinta, mencium dahi Sharena lalu merengkuh Sharena dalam pelukannya.
Sharena berdebar hati nya menghangatkan, Ternyata cinta nya berbalas. Dia bahagia Karena Leo mencintai nya dan ingin menikahi nya. Tapi ... tunggu dulu. Sharena segera mendorong Leo hingga pelukan mereka terlepas. Leo tersentak kaget dengan sikap Sharena yang tiba-tiba.
" lalu pernikahan mu ? Kau bilang akan segera menikah dan kau mengundang ku " ucap Sharena dia terlihat meragukan ucapan Leo
Leo terkekeh kembali menarik tangan Sharena dan mencium bibir Sharena sekilas " tentu saja aku akan menikah " ucap Leo
" apa maksud mu ? kau ingin menikah dengan ku, tapi kau juga akan menikah dengan orang lain ? " tanya Sharena dia tidak akan mau berbagi suami. dia sedikit emosi.
" hey ... dengerin aku " ucap Leo mencoba meredam emosi Sharena. Dia kembali merengkuh tubuh Sharena sempat mendapat penolakan tapi dia mengeratkan pelukannya.
" tentu saja aku akan menikah tapi sama kamu " mengecup puncak kepala Sharena " sudah aku bilang kau harus hadir sebelum akad nikah dimulai, jika kau tidak datang maka aku tidak akan jadi menikah. apa kau paham ?" merenggangkan pelukan dan menatap manik mata indah milik Sharena dalam dan penuh cinta.
Sharena mengangguk sedetik kemudian dahi nya mengkerut. Menatap Leo dengan tajam " jadi kamu ngerjain aku ?" tanya Sharena sebal dia mengerucutkan bibirnya
Leo yang gemas melihatnya lalu mengecup bibir Sharena. Tidak hanya kecupan dia ******* bibir mungil itu Sharena membalas ******* Leo menumpahkan segala kerinduan yang selama ini menyesakan dada.
__ADS_1