
jam pelajaran berlangsung begitu lama bagi anak-anak yang pemalas yang hanya sekolah atas perintah orang tua mereka tanpa kemauan mereka.
lain hal dengan anak-anak yang sekolah dengan semangat 45 .
kring kring
bel istirahat sudah berbunyi tanda kemerdekaan bagi anak-anak yang pemalas begitu pun untuk anak-anak yang lainnya mereka memanfaatkan jam istirahat untuk membaca ke perpustakaan atau makan dikantin.
Ara seperti biasa selesai merapikan meja dan alat-alat tulis dia bersiap ke ruang belakang sekolah tempat markasnya disekolah.
melihat Ara berdiri Kenzo langsung menahan pergelangan tangan Ara.
Ara menghentikan jalan nya ketika merasa ada yang memegang lengannya.
Ara hanya menaikan alis nya pertanda
"apa"
"bisa minta tolong ikut kekantin gue baru disini, gue gak tau kantinnya dimana? " pinta Kenzo
"kamu bisa minta tolong yang lain, Ara sibuk! " ucap Ara langsung menghempaskan tangan Kenzo dari lengannya dan berlalu begitu saja meninggalkan Kenzo.
Imanuel mendekati Kenzo
"lo jangang ganggu dia, dia gak akan luluh oleh siapapun, kecuali gue " bangga Imanuel
"udah yuk gue anter ke kantin, sekalian gue ajak keliling sekolah biar lo gak kek orang bego," cecar Imanuel
__ADS_1
"lo ngehina gue atau ngajak sih? " tanya Kenzo
"dua-duanya, udah ayok gak udah banyak cincong" ajak Imanuel
Imanuel langsung berjalan dahulu sementara Kenzo mengikuti dari belakang.
sampai dikantin mereka langsung memesan makanan mereka lalu makan dengan tenang.
di sela-sela makan kenzo mengedarkan pandangan ke seluruh penjuru kantin.
Imanuel yang tau maksudnya pun buka suara
"Ara gak pernah makan dikantin dia biasa menghilang begitu aja, nanti pas bel masuk pasti dia ada kok, saran gue lo gak usah sok asik sama dia, dia bukan kek cwek yang lain dia itu unik menurut gue " terang Imanuel
"lu suka dia? " ungkap Kenzo
"cuma cowok bodoh yang gak suka sama dia" tungkas Imanuel
"iya, dia sempurna dan menarik " ucap Kenzo sambil tersenyum
"udah habisin aja makan lo bentar lagi bel bunyi tuh"ingat Imanuel.
tidak lama kemudian datang cindy dan antek-antek nya mendatangi meja Kenzo dan Imanuel.
" Hai, gue Cindy Purnama dari perusahaan Purnama Group" bangga cindy
"oh " ucap Kenzo
__ADS_1
"lo pasti tuan muda Kenzo kan kebetulan banget papa udah ngasih tau gue kalau gue harus deket sama lo terus kan? " ungkap Cindy.
Cindy mengoceh tidak jelas Dengan mulut komat kamit tanpa dia sadari Kenzo dan Imanuel sudah pergi dari sana.
"iyakan? eh pada kemana mereka?" tanya cindy
"udah pada pergi cindy lo kelamaan pidatonya? " ujar kentang 6
"ijh loh pada kok gak ngasih tau gue sih? " tanya cindy pada antek-antek nya.
"kan lo lagi ngomong jadi kita gak berani bantah! ' jawab Stela
" udah gue badmood ayok pergi " ajak Cindy
mereka pergi dengan menahan malu setelah kepergian Cindy dan antek-antek nya seisi kantin dipenuhi tawa.
ditempat Ara sedang makan bersama Max dan Jasmine mereka makan dengan nikmat.
"eh Max kamu tau nggak? " tanya Jasmine
" ngakk" jawab Max
"ihh kan Jasmine belom selesai ngomong" bantah Jasmine
"udah apaan? " tanya Max
"masak semalam ada gadis pelangi yang nyelamatin keluarga Aditya Aurora. " terang Jasmine
__ADS_1