Gadis Kerikil

Gadis Kerikil
hoddie


__ADS_3

Kenzo yang mendengar bentakan dari sang ayah Langsung terdiam seketika


"Papa- pa--.. "


"cukup henti kan omong kosong mu, apakah kamu tidak tau kalau kamu sudah membuat masalah besar bagi papa, hah! dia itu nona muda dari Perusahaan NARA Group dan kau berani-beraninya kau berkata seperti itu padanya, tau kah kau nak dia adalah pemilik perusahaan itu, kalau tingkah lakumu seperti ini bisa-bisanya kita yang bangkrut, semua saham nya itu punya perusahaan dia, dan kau membuat masalah besar nak, bagaimana ini!! ' panik Seno


"tapi.. tapi dia yang udah memaki kenzo pa" bantah Kenzo


plakk plakk


bukan jawaban yang didapatkan nya melaikan dua kali tamparan yang didapatkan oleh kenzo atas pertanyaan nya


"kamu memang tidak tau diri, papa tau betul nona mudah tidak mungkin menghina orang tanpa sebab, ingat Kenzo kamu memang anak papa tapi, tidak menutup kemungkinan kamu yang bersalah dalam hal ini jadi, papa minta tolong padamu jangan membuat onar dalam perbisnisan, ini bukanlah permasalahan kecil nak akibatnya bisa fatal bila kita asal mengambil langkah, kau mengerti? papa harap setelah ini kamu menemui nona muda dan meminta maaf secara baik-baik demi kelangsungan perusahaan kita. " beber Seno


Kenzo yang merasa bersalah pun hanya menganggukan kepalanya dihadapan sang ayah, Seno hanya tersenyum lalu berlalu begitu saja sebelum itu dia menepuk lembut bahu Kenzo sambil berbisik


"papa harap kamu bisa mendekati nona muda, berjuanglah papa tidak pernah mengajarimu menjadi PECUNDANG " bisik Seno sambil menekan kan kata Pecundang.


setelah sang ayah pergi Kenzo langsung memasuki kamarnya dan langsung tidur.


*skip pagi hari


hari ini merupakan hari senin sebuah kebahagiaan bagi siswa-siswi yang memang menanti sekolah untuk belajar dan bertemu Teman-temanya.


tapi sebagian orang begitu berat melangkahkan kakinya karena dihari senin mereka mengadakan upacara bendera untuk menghormati para pahlawan.


namun, tidak dengan Ara dia begitu semangat pergi ke sekolah setiap pagi dan memulai pelajaran seperti biasanya.


seperti pagi ini Ara sudah berjalan di Koridor sekolah sambil mendengarkan musik favoritnya .


pada saat membuka pintu kelas sebuah ember berisi air tumpah diatas kepala Ara sehingga tubuh Ara basah kuyup sedangkan baju putih Ara tembus pandang hingga memperlihatkan **********.


ternyata didalam kelas sudah ada Cindy and the geng yang berjalan menghampiri Ara sambil tangan di bersila didada.


Cindy berjalan dengan sombong ke arah Ara dan langsung mendorong tubuh Ara sehingga Ara yang tidak siap dengan apa yang terjadi langsung terdorong ke belakang.


Ara langsung memejamkan matanya karena merasa akan terjatuh namun, setelah beberapa detik Ara tidak merasakan apa-apa Ara berinisiatif membuka matanya.

__ADS_1


sudah ada laki-laki ber hoddie hitam yang menangkap tubuhnya sehingga mereka bersitatap cukup lama dengan jarak yang cukup dekat sehingga mereka bisa merasakan hembusan napas dari keduanya.


Ara yang merasa kan Canggung langsung turun dari pangkuan laki-laki itu dan langsung berdiri.


" makasih, Kenzo" ujar Ara


ya yang menangkap Ara adalah Kenzo


Kenzo yang acuh hanya diam dan melanjutkan perjalanan nya tanpa menghiraukan siapapun.


"ck ck , sombong dan angkuh" batin Ara sambil menatap punggung Kenzo yang mulai menjauh.


Cindy yang melihat itu langsung marah dan kembali menghampiri Ara. Ara yang peka terhadap apapun langsung mundur dan menatap tajam cindy


"maksud cindy apa ? kok dorong-dorong Ara, udah tau disini licin mana baju Ara basah lagi, pasti cindy kan yang udah giniin Ara? salah Ara apa sampe cindy kek gini ke Ara? " tanya Ara


cindy yang mendengar ucapan Ara langsung naik darah entah apa yang ada di pikiran cindy.


"udah lo gak usah sok polos deh , lo kan yang ngadu ke nona muda kalau gue bully lo! lo gak mikir gara-gara lo bokap gue jantungan tau ngakk! dan perusahaan gue terancam bangkrut!! lo seneng kan liat gue menderita! puas lo sekarang hah!!! " bentak cindy.


"lo emang nyari gara-gara sama gue, rasain nih" ucap cindy langsung menyiramkan air bekas pel an ke arah Ara


Ara yang sudah tau langsung menghindari itu sehingga air bekas pel an tersebut mengenai guru bk yang terkenal garang dan galak. sebut saja buk wati


cindy yang sadar akan tindakan nya langsung menghampiri buk wati dan bersiap membela diri.


"bukkk itu bukan saya itu Ara yang nyuruh saya buat nyiram ibu" adu cindy


"kamu masih mau ngeles lagi cindy , apakah kamu kira saya buta! " bentak buk wati


"tapi Ara buk yang duluan nyari gara-gara sama saya , saya hanya membalas saja " bela cindy


"sudah kamu dan teman-teman kamu ikut ibu ke ruang BK dan kamu Ara silahkan masuk ke kelas jangan lupa ganti baju kamu " ucap buk wati


" kok Ara gak diajak ke ruang BK sih buk, ini namanya gak adil " ucap stela setelah sekian lama diam


"iya buk, kok kita yang gak bersalah malah kena sih buk, kan yang buat masalah duluan sih Ara,kita gak Terima ini mah" kilah sila

__ADS_1


"udah kalian gak udah banyak protes ikutin aja apa perintah ibu gitu aja kok banyak protes, ayoo! " ajak buk wati sambil menarik tangan Cindy dan teman-temannya.


cindy yang ditarik oleh guru BK tersebut hanya pasrah tapi di dalam hatinya mengutuk Ara


"awas aja lo ra, gue bikin lo membayar semua ini" batin cindy


sedangkan Ara yang melihat itu hanya tersenyum dia tidak menyangka mendapat kejutan seperti ini dihari senin dan bahkan dia belum sempat upacara dan belajar.


Ara berjalan menuju koperasi sekolah untuk membeli seragam baru namun, koperasi masih tutup karena guru yang berjaga belom datang Ara yang kedinginan hanya bisa duduk di taman sekolah sambil menggosok kan tanganya.


Tiba-tiba ada yang melemparkan hoddie ke Ara


tanpa bicara apapun laki-laki itu langsung pergi


Ara yang kaget masih belum bisa mencerna apa yang terjadi setelah kesadaran Ara penuh dia langsung berlari menyusul laki-laki itu


"Kenzo, ini hoddie nya jatuh" polos Ara


ya Kenzo yang melemparkan hoddie tadi


Kenzo yang mendengar ucapan Ara langsung memberhentikan langkah nya dan berbalik menatap Ara yang mengulurkan hoddie kepada nya


"ck ck pake aja lo gak malu dalaman lu diliat orang-orang? " tanya Kenzo


Ara yang sadar ucapan Kenzo langsung melihat kearah baju putihnya dan benar saja bajunya tembus pandang.


Ara langsung tersenyum dan memasang hoddie itu ke tubuh mungil nya


"makasih ya kenzo udah minjemin hoddie nya " tulus Ara


"hmm" tanggapan Kenzo yang begitu dingin membuat Ara langsung menundukan kepalanya.


Kenzo hanya tersenyum melihat tingkah Ara dan langsung pergi dari sana sebelum Ara mengangkat pandang nganya.


"Kenzo..... ucapan Ara terpotong ketika tidak mendapati Kenzo lagi di hadapannya.


" ck ck dasar laki-laki sombong tapi dia masih baik juga walaupun sedikit angkuh sih" ucap Ara

__ADS_1


__ADS_2