Gadis Kerikil

Gadis Kerikil
rasa bersalah


__ADS_3

Ara langsung menggelengkan kepalanya dan mulai berjalan menuju kelasnya sambil mendengar kan musik ditelinganya.


"Ara." panggil El


Ara yang mendapati El langsung berjalan menuju El


"eh El, pagi El kenapa kelihatan kamu senang banget pagi ini. " tanya Ara sambil duduk di bangku nya diikuti oleh El yang duduk disebelah Ara


"gue senang banget semalam gue diajak ke perayaan bisnis bokap gue " semangat El


Ara yang mendengar itu hanya tersenyum lalu

__ADS_1


"terus apa yang buat kamu senang" tanya Ara lagi


"perusahaan bokap gue terpilih mendapatkan saham dari perusahaan NARA GROUP yang terkenal itu ra, padahal bokap gue gek pernah sekalipun ketemu sama dia bahkan perusahaan bokap gue itu gak besar besar amat " terang El


"mungkin perusahaan nya EL punya keistimewaan kan" ujar Ara meyakinkan El


"tapi kok dia bisa manggil gue El padahal gak semua orang tau nama baru gue yang panggilan sayang dari lo itu, gue sebenarnya gak srek sama nona muda itu karena manggil gue El tapi kata bokap gue, kita harus menghormati pendapat orang lain, maafin gue ya ra jadinya panggil an dari lo udah di pake juga sama nona muda itu" imbuh El dengan nada sedih


"kenapa minta maaf, kan Ara gak ada hak buat ngelarang orang memanggil nama nya El mau apa aja udah El jangan sedih lagi gak usah terlalu dipikirkan hal itu, Ara gak apa - apa kok, santay aja" imbuh Ara


Ara yang diperhatikan seperti itu menjadi bingung dan langsung menepuk pelan pipi lembut El..

__ADS_1


El yang diperlakukan seperti langsung tersipu sehingga pipi El bersemu merah menahan malu, Ara yang melihat pipi El memerah langsung bertanya


"pipinya El kenapa? kok merah. El sakit ya? atau kepanasan? " tanya Ara bertubi-tubi


"gak kok El gak apa -apa cuma agak panas aja gak tau kenapa " Jawab El dengan menyembunyikan wajahnya ke arah lain karena ketahuan sedang salting.


"ok lah, pindah sana bu guru udah ada didepan " tunjuk Ara


El langsung melihat ke arah depan kelas dan benar saja disana sudah ada guru yang mengajar pelajaran hari ini.


El langsung pindah ke bangkunya . Kenzo yang melihat bangku sebelah Ara kosong Langsung duduk disana. karena memang dia duduk berdua dengan Ara.

__ADS_1


Ara yang mendengar kursi yang ditarik disamping nya langsung melihat ke samping dan benar saja Ara melihat Kenzo sudah duduk rapi di samping Ara dengan kepala bertumpu dengan tangan diatas meja.


"Kenzo, kalau mau tidur mendingan pulang aja, nambahin orang gak berguna aja tau ngakk! " ucap Ara


__ADS_2