Gadis Yang Ternodai

Gadis Yang Ternodai
Episode 17


__ADS_3

Keesokan harinya, "Selamat pagi Dina" sapa Hilmi melalui chat pribadinya. "Selamat pagi juga" balasnya. "Hari ini Dina kerja nggak?" "Iya kerja Hil, emang kenapa?"


"Nggak papa, nanti pulang kerja aku mau ke rumah kamu, boleh kan?" "Iya boleh, tapi mau ngapain?" "mau melamar kamu" jawab Hilmi "Serius?" jawab Dina kaget, "hehe, enggak-enggak, aku cuma mau kasih sesuatu. Sampai nanti, selamat bekerja ya" "sesuatu? apa Hil?" jawab Dina penasaran, namun Hilmi sudah tidak aktif lagi.

__ADS_1


Beberapa menit setelah Dina sampai rumah, Hilmi pun datang dan membawa es krim banyak dalam kantung plastik, ia memberikan kepada Dina, namun ia tidak mampir karena terburu-buru mengantarkan temannya, sehingga tidak sempat untuk bertemu kedua orang tua Dina.


"Ini buat kamu" ucap Hilmi dengan memberikan sekantung es krim kesukaan Dina. "eh, apa ini? Makasih ya. Nggak mampir dulu?" "Enggak, aku mau nganter temen dulu"

__ADS_1


Hubungan Dina dan Hilmi semakin hari semakin lengket, hingga suatu saat mereka berani keluar berdua ke tempat wisata, hingga akhirnya, setelah itu mereka mulai membangun komitmen untuk hidup bersama.


"Din, tanggal 16 November aku mau ke rumah kamu sama pak guru aku boleh?" tanya Hilmi. "loh kok sama pak guru, memangnya mau ngapain Hil? Aku tanggal 16 pas ada jadwal kerja keluar kantor"

__ADS_1


"yah gak bisa ketemu dong, tapi gak papa kok, aku udah niat meminta kamu ke kedua orang tua kamu, gimana keputusan kamu? Kamu mau menerima aku kan?" jelas Hilmi. "serius? Aku sih nurut sama orang tua aja, kalau mereka menerima ya aku mau. Eh, tapi kamu yakin kah sama aku? Aku banyak kekurangannya loh. Dan nanti kamu pasti nyesel tau keburukan aku" jawab Dina. "Udah, masalah itu gak perlu difikirkan sekarang. Semua orang memiliki masa lalu yang berbeda-beda, yang penting aku beneran mau datang ke rumah kamu tanggal itu juga. Dan untuk masalah di terima atau tidaknya nanti urusan belakangan. Dan lagi, untuk kamu jangan lagi bicara tentang kekurangan, karena kita bersatu untuk saling melengkapi kekurangan, aku pun memiliki kekurangan itu" jawab Hilmi tegas. "Ya udah deh, terserah kamu. Nanti aku bilang dulu sama bapak dan ibu ya, kalau kamu mau kesini" "Oke siap".


"Bu, Pak, besok tanggal 16 ada yang mau main kesini sama pak gurunya, katanya mau minta Dina ke Bapak dan Ibu. Boleh?" tanya Dina ke kedua orang tuanya. "Mau minta, mau melamar kamu?, siapa?" tanya ibunya. "Ya, pokoknya mau kesini bilangnya, tapi aku pas tanggal itu ada jadwal kerja keluar kantor, jadi pas gak di rumah, gimana bu? Dia Hilmi yang pernah aku ceritain kemarin bu" jawab Dina. "ya kalau mau kesini silahkan, bilang ditunggu Bapak" sahut Bapak Dina.

__ADS_1


__ADS_2