Gelora nafsu sang MILYADER

Gelora nafsu sang MILYADER
Tamu undangan


__ADS_3

Sejak mengetahui bahwa Valerie hamil, semua orang nampak berhati-hati terhadap Valerie. Bahkan, Jackson sendiri menempatkan banyak pelayan dan bodyguard di sekeliling Valerie. Hal itu membuat Valerie sedikit tak nyaman namun dia tidak bisa berbuat lebih karena bagaimanapun juga itu semua demi kebaikannya sendiri.


Mau tidak mau dirinya hanya bisa pasrah.


Hari ini, adalah hari di mana para tamu undangan mulai berdatangan di kapal pesiar tersebut. Pagi hari sekali sudah ricuh oleh tamu yang akan istirahat di kamar mereka masing-masing, dan karena keributan itu membuat Valerie terbangun dari tidurnya.


Valerie mulai membuka matanya dan melihat ke sekeliling yang masih terlihat sedikit gelap namun terdapat cahaya matahari yang membuat suasana jadi sejuk dan indah.


Dan lagi, Valerie melihat sosok suaminya yang masih tertidur pulas tanpa menggunakan baju karena itu permintaan Valerie sendiri yang ingin di peluk oleh Jackson tanpa menggunakan baju.


Cup


Cup


Cup


Cup


Valerie mengecup wajah Jackson berkali-kali, entah kenapa Valerie jadi gemas dengan suaminya yang nampak tersenyum dalam tidurnya.


Cup


"Bangun, aku tahu kau sudah sadar. Jack!" Ucap Jackson yang memencet hidung Jackson yang tiba-tiba saja malah terkekeh dan tertawa kecil.


"Morning sayang...." Ucap Jackson yang membuka matanya dan menyapa Valerie dengan suara seksi nya.


Cup


Jackson mencium bibir Valerie singkat sebagai ucapan selamat pagi, setelah itu Jackson mengelus perut Valerie dan mencium nya juga.


Cup


"Selamat pagi anak papa..." Sapa Jackson dengan mencium perut Valerie.


"Don't be papa but Dady!" Pinta Valerie.


"Selamat pagi anak Dady...." Ulangi Jackson lagi yang membuat senyum Valerie terbit.


"Jack, sepertinya para tamu mulai berdatangan. Apakah kapal ini sudah menepi?" Tanya Valerie yang berjalan ke balkon kamarnya.


Mata Valerie berbinar senang saat melihat pemandangan yang sangat jarang ia lihat itu, betapa indahnya tempat tersebut.


"Sepertinya papa tidak salah tempat untuk kita honeymoon...." Peluk Jackson di belakang tubuh Valerie.

__ADS_1


"Papa sangat romantis, tidak seperti mu." Ucap Valerie tanpa sadar, hal itu sangat melukai hati kecil Jackson yang memang tidak tahu menahu mengenai cara untuk menyenangkan hati wanita.


"Maaf..." Sesal Jackson.


"Aku hanya bercanda Jack, kau jangan menganggap perkataan ku serius." Heran Valerie karena Jackson terlihat murung.


"Tidak, aku tahu aku salah. Aku akan belajar dari papa untuk membuat mu senang..." Senyum Jackson yang menatap Valerie penuh rasa sayang.


"Baiklah, aku akan menunggu." Angguk Valerie.


"Hari ini, aku akan sibuk di ruang kerja. Apakah kau bisa menyapa para tamu sendiri?" Tanya Jackson.


"Aku bisa, kau tenang saja." Angguk Valerie.


"Terimakasih sayang."


"Tidak perlu berterimakasih Jack...."


"Tetap saja,"


"Ayo mandi..." Ajak Valerie dengan menggandeng lengan Jackson.


"Sepertinya kau sangat senang membuat ku tersiksa ya..." Ucap Jackson yang justru malah membuat Valerie terkekeh.


"Aku normal."


"Iya iya aku tahu kau normal, jadi.... Ayo kita lakukan, tapi pelan-pelan saja oke...." Goda Valerie dengan mengedipkan sebelah matanya sebelum akhirnya mencium bibir Jackson singkat.


"...........Dasar, tupai betina!" Geram Jackson karena melihat Valerie yang menggodanya secara terang-terangan dan pergi begitu saja ke kamar mandi.


"Oh Jack, aku serius sayang. Kemarilah...." Teriak Valerie yang lagi-lagi membuat Jackson menggelengkan kepalanya karena istri kecilnya sudah pandai menggoda.


...••••...


Roger dan Noah menyambut para tamu yang datang untuk melakukan registrasi, mereka semua nampak kagum terhadap kapal pesiar yang mereka tumpangi ini.


Mereka sudah tahu bahwa kapal pesiar tersebut merupakan hadiah dari Ayah Jackson untuk menantu kesayangannya.


Sudah bisa di pastikan bahwa Valerie menang dalam segala hal, tidak ada yang bisa melawan kebenaran tersebut. Termasuk wanita yang sejak tadi duduk di pinggiran, dia nampak menatap tajam pada sosok Valerie yang sedang berbincang dengan para tamu.


Valerie yang menggunakan dress putih selutut tanpa lengan namun di balut oleh gardigan tipis membuat penampilannya semakin cantik dan bersih, mereka semua menatap Valerie penuh kekaguman.


"Nyonya Bryon, saya dengar anda sudah berisi ya..." Ucap salah satu istri dari rekan kerja Jackson.

__ADS_1


"Ahh iya nyonya, saya merasa senang dengan hal itu." Senyum Valerie dengan mengelus perutnya yang masih datar.


"Jaga baik-baik kandungan anda nyonya, saya merasa ada banyak wanita yang iri dengan hubungan kalian." Celetuk salah satu wanita yang datang dengan melirik sosok Naomi.


"Terimakasih nyonya atas perhatian anda, saya sendiri pun tahu apa yang baik dan buruk untuk saya dan keluarga kecil saya." Senyum Valerie.


Valerie tidak menyangka jika sosok Naomi nampak menunjukkan sikap tidak suka nya secara terang-terangan seperti itu, bukankah itu terlalu mencolok?


"Valerie?"


"Ahh kak Iel? sejak kapan kakak datang?" Tanya Valerie yang membalas pelukan Gabriel.


"Aku datang dini hari tadi, namun langsung istirahat. Apakah paman sudah tiba?" Tanya Gabriel yang membawa Valerie ke salah satu tempat duduk yang tersedia disana.


"Sudah, tapi ayah sedang istirahat." Balas Valerie dengan tersenyum.


"Aku dengar, kau sedang mengandung ya? aku terkejut, sungguh. Bukankah kau baru nikah beberapa hari hmm?" Tanya Gabriel yang menatap Valerie penuh selidik.


Namun Valerie hanya membalasnya dengan cengiran saja, dia amat sangat malu mengenai hal tersebut meskipun itu adalah hal yang wajar namun tetap saja.


"Jadi, hubungan mu dan dia memang sudah membaik sebelum kalian menikah ya?" Tanya Gabriel.


"Iya, karena itulah aku setuju untuk menikah secara mendadak. Apakah kakak marah?" Tanya Valerie.


"Tidak, tentu saja tidak. Aku justru merasa senang karena akhirnya ada laki-laki yang bertanggung jawab untuk mengurus mu kedepannya, maksudku... Kau tahu bukan bahwa paman dan aku tidak selalu berada di samping mu."


"Aku tahu, terimakasih dan maaf karena sudah merepotkan kak Iel selama ini." Lembut Valerie.


"Ini sudah menjadi tugasku Valerie, jangan mengatakan hal itu lagi. Dan lagi, aku membawa seseorang untuk aku kenalkan pada dirimu." Senyum Gabriel dengan penuh arti.


"Siapa?" Heran Valerie.


Di sana, Valerie melihat sosok wanita berambut panjang dengan pakaian yang berwarna kuning cerah sehingga membuat tubuhnya terlihat bersinar, wajahnya yang cantik dan tenang membuat Valerie kagum.


"Itu?" Heran Valerie.


Gabriel tersenyum, dia merangkul pinggang wanita tersebut dan mengecup pipi nya lembut. Valerie yang menyaksikan hal langka itu hanya bisa melotot dan menganga tak percaya, sedangkan wanita di sampingnya nampak malu-malu dan hanya bisa menundukkan kepalanya saja.


"Dia Park Shinari, kau bisa memanggil nya Shia. Dia, kekasihku...." Jelas Gabriel dengan memperkenalkan sosok wanita yang ternyata asli Korea, pantas saja wajahnya sangat cantik.


"Woahhhhh!!!"


Selamat hari raya idul Fitri untuk kalian yang merayakannya, minal aidzin walfaidzin🙏🤍

__ADS_1


__ADS_2