Guard In Shadow

Guard In Shadow
Chapter 10


__ADS_3

“Kalau begitu kamu hanya perlu memastikan keselamatanku saja, Jacky adalah anggota tim kalian, kalau ada masalah aku akan mencarimu, sisanya aku tidak peduli.”


Kesan Jacky di mata Kezia sangat rumit, tidak terlihat baik maupun jahat, namun tidak membuatnya benci!


Henry mendengar ucapan Kezia hanya mengangguk, dalam hati ingin sekali menguliti Jacky, asalkan acara peresmian kali ini berjalan lancar, itu membuktikan bahwa pembunuh bayaran yang dikatakan oleh Jacky adalah omong kosong, lalu dia bisa memanfaatkan alasan ini untuk mengusir Jacky.


Dan di sisi lain, jalan raya yang begitu besar, dua mobil yang saling kejar-kejaran dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Klontang!!!


Setelah kecepatan mobil Santana mencapai 100km/jam, terdengar suara yang begitu nyaring dari body mobil. Bukan hanya itu, bagian kap penutup mobil juga mengeluarkan asap putih.


Jacky yang melihat ini hanya bias mengumpat.


Mobil tua ini mungkin sudah sangat tua, dan siapa yang menyangka, mesinnya tiba-tiba mati dan mobil sedan putih itu menghilang begitu saja dari pandangannya, Jacky begitu kesal sampai memukul setir di depannya!


Apa daya, Jacky hanya bisa menelepon Henry untuk menjemputnya, begitu telepon tersambung, terdengar suara Henry yang bertanya dengan nada penuh amarah: “Lu kemana tadi?”


“Ketua tim, aku mengejar orang mencurigakan.”

__ADS_1


“Mengejar orang mencurigakan? Lalu dimana orang mencurigakan itu?”


“Dia sudah kabur. Ketua tim, apakah aku boleh meminta untuk ganti mobil, mobil ini sudah terlalu tua, atau Anda bisa mengutus sebuah mobil untuk dipinjamkan padaku, aku…”


“Cukup!”


Henry memotong ucapannya dan berkata dengan dingin: “Gue suruh kembali ke iringan, kenapa tidak mendengarkan perintah? Sudah kukatakan mobil itu tidak bermasalah, kenapa tidak didengarkan, lu pikir omongan gue ini angin lalu?”


“Ketua tim, aku hanya menjalankan tugasku saja. selain itu, aku merasa orang dalam mobil sedan itu sangat berbahaya, dia mengikuti presdir diam-diam, aku curiga dia memiliki niatan buruk, sebaiknya Anda mengingatkan semuanya untuk lebih waspada.”


“Gue gak percaya sama yang namanya feeling, gue percaya keprofesionalan, Jacky, apa hak lu ngajarin gue? Kalau lu ngelanggar lagi, tidak menuruti perintah, maka lu pasti akan gue pecat, gue gak akan membiarkan orang tidak mentaati aturan, ngerti lu?”


Mendengar ucapan ini, ekspresi Jacky langsung menjadi dingin, dia menarik nafas panjang dan meredam amarah dalam hatinya: “Henry, aku sangat menghormati tentara, namun orang sepertimu… sudahlah, kalau kamu gak percaya aku juga gak bisa berbuat apa-apa, kamu sebagai ketua tim, kalau sampai terjadi sesuatu jangan salahkan aku tidak mengingatkanmu…”


“Dasar naïf!”


Mendengar nada sibuk, Jacky memukul setir dengan kuat, acara peresmian ada di daerah Loco, entah pembunuh bayaran itu sengaja atau tidak, membawanya ke jalan yang begitu terpencil, bahkan bayangan seekor tikus pun tidak ada, apa daya, Jacky hanya bisa membuka peta di ponselnya, meskipun jarak dari sini ke daerah Loco masih puluhan kilometer dengan mobil, tetapi jarak secara garis lurus hanya 7-8 kilometer, sayangnya ditengahnya terbentang beberapa jembatan tinggi dan bukit yang tinggi.


“Sial, neng, hari ini demi kamu gue jabanin semuanya!”

__ADS_1


Jacky mengetatkan rahangnya dan menarik nafas dalam-dalam, dia melompat dari jembatan yang tinggi…


Dua puluh menit kemudian, iringan mobil Henry tiba di daerah Loco dengan lancar.


Di dalam ruang kantor sementara di daerah Loco, Henry mendorong pintu dan berkata: “Presdir, waktunya sudah hampir tiba, prosesi tanda tangan kontrak akan berlangsung satu jam lagi.”


Keiza meletakkan kontrak yang ada di tangannya: “Berangkat!”


Hari ini daerah Loco akan meresmikan proyek rekonstruksi periode pertama, banyak anggota pemerintahan Kota Jakarta yang berkumpul di sini.


Selama ini, daerah Loco bukan hanya keamanannya yang buruk, bahkan ada begitu banyak geng mafia yang membuat daerah ini menjadi begitu kacau, tingkat kejahatan di seluruh kota begitu tinggi. Kalau proyek rekonstruksi berjalan dengan lancar, ini akan menjadi prestasi yang sangat besar untuk pemerintahan setempat.


Oleh karena itu anggota pemerintahan kota sangat antusias, meskipun cuaca panas pun mereka tetap harus datang.


Prosesi penandatanganan kontrak masih ada satu jam lagi, namun Keiza sama sekali tidak bersantai, sebagai pihak inti dalam kontrak ini, dia harus menyapa para pejabat pemerintahan itu secara langsung.


Diluar pagar, ada begitu banyak orang yang membawa payung karena matahari yang sangat terik, semuanya membicarakan acara hari ini dengan begitu antusias.


Namun tidak ada yang memperhatikan, pada saat ini ada seorang pria bertopi dengan pakaian santai yang memegang ponsel berdiri di tengah kerumunan penonton, tatapan matanya sedingin ular berbisa memperhatikan panggung yang ada di tengah lokasi acara.

__ADS_1


Setelah sesaat, ponsel yang ada di tangan pria itu bergetar. Dia melihat ponsel, ada sebuah pesan masuk, di sana hanya ada tiga kata.


Barang sudah siap.


__ADS_2