
Biasanya tidak ada yang berani mempermainkannya, meskipun ada yang meliriknya saja, dia akan merasa begitu benci, namun kenapa dia tidak membencinya tadi?
“Tidak disangka begitu kebetulan.” Setelah sesaat, Kezia bergumam dan tersenyum dengan muram, lalu dia mengambil telepon dan menelepon bagian personalia: “Sampaikan pada Kepala Personalia, nanti saya akan pergi ke daerah Loco untuk menghadiri sebuah acara peresmian, beritahu Henry untuk mengawal saya!”
Jacky turun ke lantai bawah, namun yang ada dalam benaknya malah Kezia.
Tidak disangka wanita ini bernama Kezia Sudibyo, dan dia juga memiliki nama keluarga Sudibyo? Sayangnya dai bukan gadis itu! Dan untungnya bukan, kalau tidak dia yang berstatus sebagai presdir Ferdu Group, dirinya yang hanya seorang pria miskin ini tidak akan sanggup membalas budinya.
Setelah pintu lift terbuka, seorang pria dengan wajah dingin berjalan mendekat, usianya sekitar 30 tahunan, wajahnya yang kuning langsat begitu tegas, sorot matanya tajam, tubuhnya juga sangat kekar.
Hanya melihat saja, Jacky sudah bisa menerka siapa orang ini. orang ini bukan hanya seorang tentara, dia bahkan orang pilihan dalam militer yang sudah pernah membunuh orang.
Tidak lama berselang, pria ini mengajak Jacky ke area gym yang ada di lantai 1. Ini adalah ruang latihan yang biasa dipakai oleh anggota tim satu, semua peralatan fitnes lengkap di sini.
Ketika Jacky masuk, dia melihat ada sekitar 7-8 orang yang sedang berlatih, mereka semua terlihat begitu kekar dan berotot, terasa sangat kuat. Dibandingkan dengan orang-orang ini, tubuhnya memang terlihat agak kecil dan lemah.
Dan hanya dalam waktu sekejap, kedatangannya langsung menarik perhatian semua orang.
“Ketua Tim, jadi ini Jacky yang masuk dari pintu belakang?”
“Pintu belakang endasmu!”
__ADS_1
Jacky mendengar mereka mengatakan kalau dia mengandalkan koneksi, langsung mengerutkan alisnya, dia tahu, tempat seperti ini tidak boleh bersikap lemah kalau tidak hanya akan ditindas habis-habisan di tempat ini.
“Cari mati ya lu!”
Joel yang sedang push up mendengar Jacky berani memakinya langsung melayangkan pukulannya.
Melihat pukulan yang dilayangkan Joel, Jacky mengelak dengan cepat dan pada saat bersamaan menghantam tubuh Joel dengan kuat, dan memanfaatkan kesempatan Joel lengah melayangkan satu pukulan tepat di dada Joel!
“Hmphh!” tubuh Joel yang terkena pukulan membungkuk dan terpental jauh sampai beberapa meter jauhnya.
Tiba-tiba Henry berkata dengan tegas: “Joel, kalian mundur, Panjul, kalahkan dia!”
Panjul, nama lengkap Panji Lintang, tidak terlihat menonjol di divisi keamanan, namun Jacky malah merasa dia memiliki kemampuan tersembunyi.
“Reaksinya lumayan!”
Jacky tersenyum dingin dan langsung melompat tinggi, dengan satu tendangan menendang Panji sampai tumbang, lalu duduk diatasnya, dia mengunci leher Panji dengan lengannya erat-erat dalam waktu yang begitu singkat.
“Sh*t, gila ya lu…” Joel dan Jay segera maju dan menerkam Jacky dari sisi kanan dan kiri!
Anggota lain yang menonton hanya bisa meringis.
__ADS_1
Bocah ini kejam sekali.
Dan detik berikutnya, semua orang langsung tercengang, mereka melihat tubuh Jacky sedikit membungkuk, lalu mengangkat tangannya menumbangkan beberapa orang yang ada di belakangnya.
“Hentikan!”
Panji tersentak dan menghentikan gerakannya, dia menoleh dan bertanya: “Kak Henry, ada apa?”
“Ada misi baru! Presdir akan menghadiri acara peresmian, kejadian yang dialami oleh Presdir beberapa hari yang lali kalian semua pasti sudah tahu, kali ini kita harus menjamin keselamatan Presdir!”
Begitu mendengar ada misi baru, semua orang yang sedang berlatih di ruang gym langsung bubar dan berbaris mendengar pengaturan Henry.
Kecuali Jacky, semua sudah memiliki tugasnya masing-masing. “Jacky, nanti kamu siapkan sebuah mobil dan ikut di belakang rombongan mobil, kalau ada sesuatu aku akan memberitahumu. Baiklah, semua periksa perlengkapan kalian masing-masing dan bersiap berangkat.”
Persiapan Jacky sangat sederhana, sebuah baju anti peluru, sebuah intercom, hanya itu saja.
Begitu turun ke parkiran basement, Jacky melihat kendaraan miliknya, sebuah mobil Santana yang catnya sudah mengelupas, bahkan merupakan mobil tua yang sudah sepuluh tahun umurnya, mobil yang sudah sangat jadul-jadul, apa daya, mobil yang dia pinjam dari Wolf Stone sudah dia kembalikan.
Jacky juga sudah menyiapkan mentalnya untuk ini, Henry ini jelas tidak suka padanya, sehingga dia pasti berusaha mempersulitnya.
Setelah naik ke atas mobil, aromanya begitu menyengat, entah sudah berapa lama mobil ini teronggok di sana.
__ADS_1
Dia menyalakan mesin, dari knalpot mobil menyembur asap hitam yang pekat, body mobil juga bergetar dengan hebat dan berdecit.
Namun Jacky sama sekali tidak mempermasalahkannya, tidak peduli apa pun yang terjadi, ada mobil jauh lebih baik daripada tidak ada mobil.