Gus Sableng Vs Neng Julid

Gus Sableng Vs Neng Julid
Tak menyangka


__ADS_3

Saat sampai di pesantren nisa dan gita turun.


"terima kasih gus"


akmal langsung menjalan kan mobil nya ke bagasi.


Nisa berjalan menuju asramah karena nisa masih ada jadwal mengaji dengan ustadzah indah membuat nya buru buru segera ingun mandi karena badan nya yang lengket.


"nis kenapa tadi gus sabiq bersama ustadzah lulu??"


"biar kan saja mba terserah dia toh ku gak cemburu"


"bukan masalah cemburu nis tapi kan dia suami kamu gak boleh donk deket deket sama yang bukan mahrom nya??"


"udah ah mba biarkan saja apa mau nya terserah dia,aku juga gak peduli"


"yah udah nis yuk cepet kita ada jadwal keasyikan makan pecel lupa waktu.


Di lain tempat sabiq sudah mengantar ustadzah lulu pacar nya.


saat sampai di ndalem Sabiq melihat akmal yang kelelahan.


"dari mana saja dik kau terlihat lelah??"


"habis ngantar kak nisa bang ,minta antar beli pecel di tetangga desa"


" kau yakin dik??,sejak kapan nisa suka pecel??"


"Entah bang nisa sangat ingin kali bang,mungkin nisa ngidam bang??"


apa nisa sedang hamil anak siapa aku belum meminta hak ku apa anak firman ,ini tidak bisa di diam kan aku akan menanyai nya.


Gus sabiq pergi tanpa menjawab adik nya itu ,tergesa gesa masuk dengan amarah memuncak.


Akmal yang bingung memilih diam tak ingin lebih dalam bertanya.


Akmal lelah saat sedang menyender .


Tak tak tak..


Terdengar orang berjalan menuju akmal saat akmal membuka mata melihat firman sedang melepas sendal nya.


"assalamualaikum??"


"Waalaikumsalam" ucap akmal .

__ADS_1


Firman duduk di dekat Akmal sambil menaruh sajadah.


"habis dari mana fir??"


"Biasa lah hehehe"


"dasar kau ini tukang modus"


"etttt tunggu dulu bukan modus tapi mencari kesempatan he he,tadi aku lihat mobil mu dari luar habis dari mana??"


"oh itu dari desa sebelah"


"apa ada pengajian atau apa??"


"bukan ,habis nganterin nisa sama temen nya cari pecel"


apa pecel nisa kan gak suka apa dia ngidam


gumam firman dalam hati


"apa nisa hamil??" firman tutup point.


"entah fir aku gak tau ,abang di tanya malah masuk kamar "


"oh gitu yah "


Kedua nya melanjut kan obrolan nya dengan santai karena bukan jam mengajar nya.


...,,,.


nisa sedang di gedung atas mengikuti ngaos umi setoran hafalan ,lantunan ayat yang membuat semua orang terpukau tak menyangka santri baru ternyata sudah menguasai banyak dalam hal agama.


semua tak percaya jika nisa sepandai itu terlihat dari kata kata nya yang julid ,mudah marah.


setelah selesai nisa mencium tangan umi lalu berdiri pergi ke belakang membiarkan antrian di belakang untuk ke depan .


nisa yang lelah akhir nya melamun meratapi nasib nya ,akmal yang di cintai nya harus pupus saat ada sabiq dan firman.


huh ku kesal sekali kesini untuk mengejar akmal kenapa malah dapat sabiq yang ku benci datang pula firman yang masa lalu nya.


Tak terasa waktu telah berlalu ,usai sudah hafalan nya ,semua santriwan meninggal ruangan turun ke bawah ,lalu nisa menuruni tangga.


"nis" teriak vera.


Nisa menoleh ke belakang,nisa berhenti dan duduk di tangga menunggu vera turun.

__ADS_1


Vera duduk di belakang nisa.


"nis kau tau aku lelah mengejar mu??"


"ada apa sih ver??" nisa merasa heran dengan vera yang selalu saja membuat nya penasaran.


"kau tau tadi aku melihat firman dengan akmal berjalan di kebun belakang??"


"terus kenapa??"


"sangat tampan he he he" ucap vera.


"ya ampun ver hanya begitu,ayuh kita cepat ke asramah aku lelah" ucap nisa.


Ke dua nya berjalan saat sampai depan masjid ,nisa berjalan pelan hingga ada yang menarik tangan nya.


vera yang kaget melihat nisa di tarik gus sabiq hanya diam karena takut pads gus sabiq.


"gus apaan sih ,bisa gak usah narik begini sakit tau"


Gus sabiq diam terus berjalan tanpa menghirau kan nisa berceloteh,sabiq menarik nisa masuk mengunci pintu.


Gus sabiq melempar nisa ke ranjang.


"kau sedang hamil hm??"


"apa aku hamil yang benar saja gus ,kau menuduh ku hm??"


nisa bangun dengan sangat kesal nya ,lalu mendekati gus sabiq.


" kau tau gus aku tak pernah pacaran di luar batas ,siapa yang membuat gosip murahan??"


"apa kau tak usah mengelak " teriak gus sabiq .


"baik lah ,kau mau bukti gus ok ,aku pacaran hanya berciuman lalu berpengang tangan" nisa berjalan mendekati gus sabiq.


lalu mencium gus sabiq ******* menggit membuat gus sabiq kaget dengan serangan mendadak ,nisa yang merasa gus tak merespon merasa puas.


Nisa melepas ciuman nya lalu menatap tajam gus sabiq.


"ingat perkataan gus jangan memandang rendah ku jika kau tak mau istri mu ini berbuat nekad" nisa berjalan membuka pintu dan menutup nya dengan keras.


Gus sabiq masih terdiam mematung,mengusap bibir nya tak menyangka.


*kenapa dengan jantung ku seperti nya ku mulai tak waras dekat dengan dia.

__ADS_1


Bersambung*...


__ADS_2