Gus Sableng Vs Neng Julid

Gus Sableng Vs Neng Julid
#17


__ADS_3

Kumandang adzan terdengar , Nisa yang telah meluapkan kekesalan nya dengan keadaan yang sekarang membalik ,diri nya malu sekali setelah ingat semua kejadian nya.


Nisa yang sengaja duduk jauh jauh dari Gus Sabiq,


istri kecilku ada" saja membuat ku gemas.


Gus sabiq terus memandangi tingkah istri nya yang menggemaskan.


"Sudah belum"Gus Sabiq melakukan negoisasi sudah sejam gus Sabiq membujuk istri kecil nya.


"Apa sih gus liatin terus kaya gak ada kerjaan"Nisa yang berlaga galak pergi melewati Sabiq .


Menutup pintu dengan keras menutupi rasa malu nya.


ya ampun aku harus cepat cepat pergi dari gus sableng kalo gak jatuh harga diri ku,aku harus cari tau siapa yang berani mengerjai diriku.


Nisa bergegas menuju asramah ingin rasa nya pergi ke kutub utara .


Saat Nisa ingin melewati lorong.


brug..


Nisa terjatuh dengan pantat nya mencium keramik glowing.


"Aw ,jalan lihat lihat donk "Teriak Nisa.


"Hey sopan sedikit ,Saya itu ustadzah kamu santri baru"Teriak ustadzah lulu.

__ADS_1


"Oh ternyata anda kesayangan Gus Sabiq lumayan kaya tante tante"Nisa pergi dengan rasa kesal tak ingin lagi mengurusi.


Ustadzah lulu yang merandang ingin sekali bertemu dengan Sabiq untuk meluapkan semua nya meski kekasih nya sudah melayangkan kata putus.


...,,..


Sabiq yang terlihat bahagia aura nya terpancar ,duduk di ruang tamu dan menyalakan laptop nya ingin mengejerkan laporan akhir bulan.


Saat asyik memakan kacang ada yang mengagetkan nya.


"Kemana ajah si mas ??"


Sabiq yang jengah dengan keberanian Lulu membuat nya kesal.


"Pergi atau aku bilang sama umi abi untuk mengusir mu!!"Sabiq berbicara keras.


dasar berani berselingkuh masih saja bilang cinta kepada ky ,maaf yah meski ku bunci masih pakai logika.


Gus sabiq kembali duduk ,dengan memikirkan istri kecil nya.


why ,dia kabur apa benar dia belum pernah pacaran atau memiliki kekasih??",bad girl tanpa kekasih mustahil.


Hanya itu yang Sabiq fikirkan ,sangat heran dengan kehidupan istri kecil nya meski mempunyai mulut pedas bagai 1000 cabai tapi tak pernah melihat Nisa membully yang lain malah sebalik nya.


Sabiq melanjutkan melihat tumpukan dokumen untuk di periksa dan di cek kembali dengan file di laptop nya.


..,,..

__ADS_1


Gita yang sedang khawatir menunggu Nisa yang kata nya siang mau pulang keasrama sampai saat ini belum juga muncul batang hidung nya.


Nisa yang melihat Gita langsung bergegas lari memeluk Gita.


Gita yang tak siap kesungkur ke belakang untung tak jatuh.


Nisa nangis sesenggukan tak menghiraukan yang lain.


Gita berjalan mundur membawa Nisa masuk.


"Ada apa nis ??,apa ada yang menyakiti mu??" Tanya Gita pelan dengan perasaan khawatir.


Semua yang di kamar memeluk Nisa juga menenangkan.


Nisa yang tenang dan mau duduk akhir nya mengelap dengan tisu air mata nya meminum air putih yang di sediakan vera.


"Cerita pelan pelan Nis "Intan membujuk.


"Aku huk huk huk" menangis kembali.


"Tenang Nis kita bantu cari solusi bilang siapa yang bikin kamu nangis kaya gini??"Gita yang semakin kesal dengan orang yang membuat sahabat nya menangis.


"Ak...u tak perawan lagi huk huk huk!!!"Nisa nangis sesegukan sambil menggigit bantal dengan kesal.


"What ,Really ??" teriak ke empat nya.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2