
Aku yang berfikir terlalu jauh,mengapa hidup ku kacau seperti ini huf menyebal kan sekali
Andai bisa ku mengulang waktu ku tak mau ada di posisi ini.
Nisa berjalan dengan bergumam sesuka hati nya,mood nya hancur seketika.
"assalamualaikum mi" ucap nisa sopan.
"waalaikumsalam ndu sinih duduk"
Nisa duduk di samping umi,heran nisa selama menjadi menantu di sini baru kali ini umi memanggil nya dengan raut murung.
"ada apa mi memanggil nisa??"
Umi menghelai nafas yang terasa sesak entah kenapa umi merasa nisa sudah harus tau.
"Nis tolong rahasiakan ini dengan siapapun apa kamu sanggup ndu??"
"insyaalloh nisa sanggup mi??"
"ndu sebenar nya sabiq sudah memiliki kekasih"
Nisa yang sudah tau merasa biasa saja membuat umi heran.
apa nisa tak menyukai sabiq sehingga respon nya biasa saja.
umi heran dengan ekspresi nisa.
"Nisa sudah tau mi ,tak masalah bagi Nisa" Nisa tersenyum sambil menggenggam tangan mertua nya itu.
Umi menitih kan air mata lalu memeluk Nisa,nisa membalas pelukan mertua nya .
__ADS_1
Umi melepas kan peluk kan nya ,nisa tau sejak awal membuat nya tak heran.
"Nis maaf kan putra umi ,ndu masih mau menerima putra umi jadi suami nisa??"
"insyaalloh mi Nisa menerima" ucap Nisa dengan senyuman tulus nya.
Umi yang sangat bahagia mempunyai menantu seperti nisa.
huh ternyata orang tua nya tau ,awas kau gus sableng akan ku balas dengan cara ku.
"mi nisa pamit dulu mau ke asramah mau belajar bareng??"
"silah kan ndu "
Nusa pamit keluar lewat pintu dapur semua mba dan kang ndalem heran dengan nisa yang ramah notabe nya istri seorang gus.
...,,..
"kau tau ,aku lupa kalau ingin bertanya tentang nisa??" ucap firman dengan menatap ke depan.
"memang apa yang di tanya kan fir??"
"Nisa cinta pertama ku sampai sekarang rasa itu masih sama??"
Deg...
apa nisa cinta pertama firman jadi benar abang sama fir saingan .
Berat sekali nasib ku.
"oh itu bagus lah jika abang menyakiti kak nisa tinggal kamu ambil kembali??" gus akmal meredam amarah nya karena gus akmal tak ingin firman tau.
__ADS_1
"Tentu itu jangan sampai gak" firman tertawa sambil membayang kan diri nya bersama nisa.
Seketika gus akmal lesu,mendengar firman berbicara seperti itu.
"Fi aku pergi ke mushola dulu mau ngecek yang di sana??"
"baik lah"
...,,..
gus sabiq yang lelah mendengar kan ocehan kekasih nya akhir nya gus sabiq memutus kan untuk beristirahat di kamar nya.
huh ku gak lihat istri kecil ku kemana dia biasa nya julid sekali kalo ketemu sekarang aku merindukan ocehan nya.
Gus sabiq merebah kan diri di kasur merenung kan semua kejadian tadi membuat nya kesal.
gus sabiq mood nya hilang seketika rasa nya ingin cepat bertemu dengan Istri kecil nya .
"malam masih lama oh tuhan kenapa ku jadi gila seperti ini??"
Gus sabiq bicara dengan diri sendiri.
..,..
Nisa yang sampai di asramah sedang bercanda tawa dengan teman nya mereka asyik mengobrol dengan di selingi hafalan masing masing.
menurut nisa pesantren itu mengasyikan jika benar benar berniat menuntut ilmu bukan paksaan.
meski sudah menikahi gus,nisa masih sama selalu ingin di perlakukan sebagai santri biasa seperti di rumah nya.
Bersambung...
__ADS_1