Gus Sableng Vs Neng Julid

Gus Sableng Vs Neng Julid
Jadwal baru


__ADS_3

Nisa terbangun melihat sekeliling tak ada tanda tanda gus sabiq di kamar pasti sedang keluar atau mengurus pengajian.


ah sudah lah kenapa ku memikirkan nya paling lagi sama nenek lampir.


Nisa bangkit menuju kamar mandi setelah beberapa menit keluar dengan pakaian yang sudah di ganti.


saat nisa keluar dari kamar nisa melihat firman sedang duduk dengan secangkir kopi beserta kue kecil ke sukaan Nisa.


Setelah melihat kanan kiri sepi Nisa menghampiri firman duduk di samping firman.


"fie enak sekali kue nya seperti kue di toko langganan ku??"


Firman hanya geleng geleng kepala melihat nisa makan dengan blepotan.


"iya itu kue di toko kita biasa beli kau suka nanti ku belikan lagi??" firman mengelap bekas roti di ujung bibir Nisa.


"hm makasih ini enak banget mau donk besok beliin aku mau kasih ke temen ku??" Nisa tersenyum memelas.


"ok besok aku belikan "


saat asyik mengobrol tiba" ada yang berdehem.


"ehem"


Ke dua nya mendongak melihat ternyata gus akmal Nisa langsung berdiri dan pamit.


Gus akmal melihat nya sangat kesal dengan kaka ipar nya itu.


"sini ak duduk minum dan makan cemilan" firman sangat ramah dan sayang ke pada akmal.


Akmal sudah seperti adik nya sendiri membuat firman makin dekat dengan akmal lain dengan sabiq ,firman seolah olah tak peenah akur dengan sabiq.


aku tak menyangka kau tega fir .

__ADS_1


"gak bang terima kasih aku lelah ingin tidur"


Gus akmal menuju kamar nya membuat firman heran baru kali ini akmal menolak nya.


"kenapa tuh anak begitu ???" ucap fir pelan


...,,,...


ustadzah lulu sedang mulang di kelas Nisa yang membuat semua santriwan kesal karena mereka mengira tak ada jadwal untuk semester ini.


"Assalamualaikum wr.wb ukhti??" ustadzah lulu masuk dan duduk.


"Waalaikumsalam wr.wb ustadzah " jawab serempak.


"baik sekarang perkenalan terlebih dahulu,perkenal kan saya ustadzah lulu dari pengurus untuk memegang bimbingan shorof. ,setelah kalian mendapat kan pelajaran dari gus akmal kalian semua harus menyetor kan hafalan kepada saya apa kalian faham??"


"faham ustadzah"


Lain dengan Nisa yang santai melihat kitab nya ,ya Nisa pintar menghafal sekali setoran dapat 20 baris membuat nya cepat rampung hafalan.


"Nis kamu tau gak ustadzah itu nyebelin banget tau??" teman nisa berbisik.


"memang"


Selesai mengabsen ustadzah lulu memanggil satu persatu santri wan untuk hafalan.


seketika ustadzah ingin mempermalukan Nisa iya kira Nisa tak bisa menghafal karena ia melihat hafalan Nisa sudah jauh di bagian yang sulit.


"Nisa Akhfatul"


"hadiroh ustadzah"


"Silahkan maju" ucap ustadzah lulu dengan senyum nya yang menunjukan bengis.

__ADS_1


Nisa santai maju memberikan kitab nya.


"ustadzah saya akan menyetor kan 10 baris" ucal Nisa.


sok banget ini anak


"baik,yang jelas dan lantang"



setelah selesai Nisa kembali ke meja nya membuat ustadzah lulu sangat marah dengan semua yang Nisa lakukan .


awas kau nisa lain kali akan aku habisi kau.


Setelah semua maju Ustadzah luku menutup pengajian lalu pergi.


..,,.


Sabiq sedang berkeliling tak sengaja melihat firman di belakang asramah putra dna menyapa.


"Nunggu siapa fir?"


Firman menengok ke arah suara,melihat gus sabiq mendekat.


"biasa biq lagi lihat sayuran yang siap panen"


"yakin cuma melihat sayuran bukan menunggu seseorang??"


"apaan sih biq ngaco udah sanah keliling lagi nanti ada yang kabur?"


Firman kembali mengawasi santri yang sedang di hukum,gus sabiq pergi untuk berkeliling lagi.


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2