Gus Sableng Vs Neng Julid

Gus Sableng Vs Neng Julid
#11


__ADS_3

Firman yang selesai menghitung karung menurunkan Nisa ,duduk bersebelahan memandang hamparan tanaman daun bawang dan brokoli yang belum di panen.


Sabiq yang menahan emosi masih mengawasi ke dua nya.


"Bang fi tau gak ciuman pertama ku telah di rampas paksa "Ketus Nisa dengan muka kesal.


"Siapa yang berani nyium cewe julid??"Firman meledek Nisa dengan senyum tengil nya.


"Beneran bang ,Gus Sabiq kejam bang ambil first kiss bang hm"Dengan nada tak suka Nisa blak blakan.


"Ha ha ha lucu kamu dik itu suami mu wajar dik halal"Firman tertawa mengejek adik nya yang tak tau aturan.


"Ko abang gak marah sih ,adik mu bang telah di paksa bang ??"Nisa merasa heran dengan abang nya .


"Nis kamu nih adik abang yang pinter kalo yang lain yang ambil ciuman kamu pasti abang hajar"Terang Firman agar adik nya mengerti diri nya sangat menjaga adik nya meski selisih fah telah terjadi 2 tahun lalu.


Sabiq yang kesal mengepalkan tangan nya ,duduk di bangku dekat tanaman untuk menenangkan diri ,agar akal sehat nya terjaga.


"Bang aku ke atas dulu ya mau lihat si kuning sama si merah?"Nisa berdiri dan beranjak.


"Yah abang juga mau ke depan memberikan semua data sayur"firman melangkah pergi.

__ADS_1


Nisa yang sedang kesal dan mood tak baik ingin menjernihkan fikiran dengan melihat tanaman yang ia rawat setiap hari.


saat sampai di atas Nisa di tarik ke diding ,Sabiq yang masih di kuasai emosi menyekal Nisa dengan kuat


Ya ampun jangan" Dia tau aku berbicara dengan bang fi sejak kapan??"


"Lepas gak dasar Gus mesum!"Nisa memberontak tapi makin kuat Sabiq menahan.


"Sudah Aku peringatkan jangan dekat dekat dengan lelaki lain!"Sorot tajam Gus Sabiq tak main main.


"Why ,terserah aku donk "Tanpa takut Nisa membalas tatapan Gus sabiq.


Kedua nya sama" keras kepala tak ada yang mau mengalah .


apa lagi permainan mu istri kecil ku belum puas membuat ku marah.


Gus sabiq melepas Nisa dan duduk di bangku ,Nisa pun mengikuti.


"Sakit nih ,dasar Gus Sableng gak tau apa main kasar terus"Nisa yang kesal sambil memijit pergelangan nya yang meninggalkan bekas merah.


"Kenapa ngelarang ku deket sama laki laki lain situ ajah pacaran!"Nisa dengan kata julid nya mulai keluar .

__ADS_1


Sabiq merasa tertampar dengan perkataan Nisa ,diri nya merasa nyeri di dada nya membuat Sabiq kesal .


"Baik aku akan memutuskan hubungan dengan nya tapi ingat jika Aku sudah memutuskan kau tak boleh lagi dekat dengan laki laki lain bahkan jika itu Akmal adik ku sendiri camkan itu!"Sabiq pergi dengan penuh emosi ,perbuatan nya selama ini salah tapi baru kali ini ia merasakan begitu sakit .


Nisa yang melihat kepergian gus Sabiq merasa sangat senang.


untung ajah pergi ya ampun nih mulut gak bisa jaga banget cih ember banget.


Nisa duduk kembali menatap bunga yang indah menikmati udara segar menjernihkan hal yang membuat fikiran nya rumit.


..,..


Sabiq dan lulu bertengkar hebat di ruangan Sabiq .


"Kau sangat kejam !!"Teriak lulu


"Aku sudah bilang kita sudah tak cocok lebih baik cukup samoai disini!"Sabiq pergi keluar meninggalkan Lulu.


awas kau Nisa aku akan membuat hidup mu menderita.


Ustadzah lulu dengan sorot tajam ,amarah dan dendam menjadi satu.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2