
Serlin membuka kedua matanya saat mendengar Alarm berbunyi di sampingnya,dengan mengumpulkan kesadaran yang belum penuh Serlin ingat hari ini Serlin ada kelas pagi, Serlin bergegas masuk kekamar mandi untuk melakukan ritualnya.
Setelah selesai bersiap-siap untuk berangkat kekampus,sebelum berangkat ke kampus Serlin memasakkan makanan untuk sang penghuni rumah.
Setelah selesai masak serlin pamit dengan sang Ayah.
"Yah Serlin berangkat kekampus dulu, soalnya Serlin ada kuliah pagi,"ucap Serlin saat melihat Ayah yang ingin sarapan.
"Serlin kamu tidak sarapan dulu,?"tanya Ayah
"Serlin bawa bekal Yah,"jawab Serlin
"Yaudah,hati-hati dijalan ya nak."ucap Ayah.
Serlin pun bergegas keluar rumah setelah menyalimi sang Ayah,Serlin naik angkot untuk pergi kekampus.
Setelah melewati beberapa menit akhirnya serlin pun sampai didepan kampus.
Serlin melewati lorong kampus ditengah jalan Serlin mendengar suara teriakan
"SERLIINN,"teriak Ririn,sahabat Serlin diikuti Pika disamping Ririn.
"Astaga,gak perlu teriak juga kali Rin budeg aku lama-lama,"jawab Serlin
"Heheheh sorry sorry Ser,"jawab Ririn dengan menggaruki tengkuknya
"Tuh kan apa yang gue bilang gak perlu teriak-teriak,susah banget kalau dibilang,"omel Pika
"Ada apa sih teriak-teriak,"tanya Serlin
"Gk ada sih mau bareng aja,heheh,"jawab Ririn.
__ADS_1
"Yaudah yuk ke kelas ntar Dosen masuk duluan,"sahut Pika
"Yuuk,"balas Ririn
Mereka pun sampai dikelas,tidak lama itu seorang Dosen masuk dan menjelaskan materinya.
Saat Dosen selesai menerangkan materi di kelas mereka bergegas keluar kelas
"Ser,lo ikut kita ke mall yuk,?"tawar Ririn
"Yah,maaf de Rin aku harus kerja,"jawab Serlin dengan menatap kedua sahabatnya.
"Lain waktu aja yah,"sambung Serlin
"Yaudah deh gue sama Pika aja,lo semangat ya kerjanya,"balas Ririn dengan semangat.
"Pasti,"jawab Serlin
sambung Serlin
"Iya,"balas Ririn sama Pika
Serlin bergegas naik angkot ke restoran tempat ia bekerja. Sesampai direstoran Serlin bergegas berganti seragam restoran,saat Serlin ingin mengantarkan makanan ke meja pelanggan Serlin yg sedang berjalan tanpa disengaja ia menyandung kaki meja, hingga makanan yang dibawa Serlin tumpah diatas sebuah kursi roda dengan seseorang diatas kursi roda tersebut Serlin kaget dan meminta maaf.
"Maaf tuan saya tidak sengaja,"ucap Serlin dengan menundukkan kepalanya.
"Kamu punya mata tidak Haah,"omel orang tersebut yang tidak lain Kenand wiratama.
"Maaf tuan,"jawab Serlin
"Saya tidak mau tau kamu harus ganti jas saya, Kamu pikir jas saya murah apa,?"ucap Kenand dengan nada sombong.
__ADS_1
"Saya akan bertanggung jawab tuan,tapi beri saya waktu tuan,"jawab Serlin dengan nada takut.
"Ada apa ini,?"tanya pemilik Restoran
"Kamu pemilik restoran ini,?"tanya Kenand tanpa menjawab pertanyaan Orang itu.
"Iya pak Kenand,saya pemilik restoran ini,"jawab pemilik restoran yang bernama Arya.
"Coba kamu liat,pelanyan kamu ini menumpahkan makanan diatas jas saya,"murka Kenand
"Maaf pak pelayan saya mungkin tidak sengaja,"ucap Arya
"Saya tidak mau tau kamu pecat pelayan ini,apa saya yang akan menghancurkan restoran kecil kamu ini,"ucap Kenand sombong.
"Jangan tuan,saya mohon maaf saya akan bertanggung jawab,"mohon Serlin
Saat Serlin mengatakan akan bertanggung jawab Kenand mempunyai ide yang menguntungkan baginya.
"Gadis ini lumayan juga,buat bantuain ngurus keperluan aku,"ujar Kenand dalam hati.
"Oke,saya tidak akan menuntut kamu untuk menganggantikan jas saya,tapi kamu harus datang ke Mansion saya,"Ucap Kenand dengan seringaian dibibirnya.
"Ini kartu nama saya,"sambung Kenand
Lalu ia pergi dengan kursi roda yang didorong oleh Asistennya yg dari tadi diam.
"Serlin, kamu gakpapa kan,?"Tanya Arya
Arya sudah lama mengagumi Serlin,tapi ia belum berani mengungkapkannya.
"Saya gakpapa tuan,"balas Serlin
__ADS_1
Lalu Serlin bergegas kebelakang untuk membersihkan kekacauan tadi.