
"Untuk mencapai Kebahagiaan kadang membutuhkan pengorbanaan" Author
"Mas anak kita,"Ucap Serlin lemah lalu pingsan membuat Kenand Panik.
"Dok Istri saya kenapa,?"Ujar Kenand dengan nada Khawatir Dokter bergegas memeriksa keadaan Serlin.
"Ibu Serlin tidak apa-apa Pak,itu Faktor kelelahan,"Sahut Dokter setelah memeriksa Serlin.
Setelah Setengah jam Serlin sudah di pindahkan ke Ruangan Inap.
CEKLEK!
Pintu ruangan Serlin terbuka dengan seorang Suster masuk sambil menggendong Bayi.
"Pak ini bayinya,"Ucap Suster menyerahkan Bayi itu pada Kenand. Kenand menerima Bayinya dengan senyum mengembang di bibirnya.
"Kamu Tampan seperti Papa,"Ucap Kenand Percaya diri Suster yang mendengar ucapan Kenand yang terlalu percaya diri hanya tersenyum. Kenand yang baru menyadari kalau di ruangan itu masih ada Suster yang tersenyum mendengar ucapan Kenand.
"Eh ada Suster,"Ucap Kenand Kikuk
Suster itu hanya tersenyum.
"Kalau begitu saya Keluar dulu Pak,kalau Buk Serlinnya udah sadar Langsung Di kasih ASI pada Bayinya ya pak,"Ujar Suster sebelum Keluar Dari Ruangan Inap Serlin Kenand hanya mengangguk.
"Yang bangun liat anak kita sangat Tampan,"Ucap Kenand menatap Wajah anaknya Kenand belum menyadari Serlin yang sudah bangun terkekeh melihat Suaminya yang terlalu Percaya Diri mengakui kalau ia tampan.
"Yang kamu udah sadar Kok gak ngomong,"Ucap Kenand baru menyadari Serlin dari tadi menatapnya.
"Mas aku udah dari tadi sadar saat Suster masuk membawa Bayi kita,"Balas Serlin
Kenand mengangkat Kedua alisnya.
"Jadi kamu udah sadar dari tadi,"Ujar Kenand menatap Serlin yang di tatap hanya terkekeh melihat Ekspresi Kenand.
"Mas Sini bayinya Aku mau kasih dia ASI,"Ucap Serlin menyodorkan kedua tangannya.
__ADS_1
"Iya yang,"Balas Kenand menyerahkan Bayi dalam gendongannya Pada Serlin.
"Uuuu Anak Mama,"Ucap Serlin mulai menyusui Bayinya Kenand melihat itu hanya meneguk Salivanya.
"Yang udah Dia nanti aku ya,"Ucap Kenand mendapatkan tatapan Tajam dari Serlin.
"Iya yang Maaf,"Sambung Kenand menatap Serlin.
"Mas kamu udah Nama buat anak kita,?"Tanya Serlin menatap Kenand yang duduk di sofa sebelah Brangkar Serlin.
"Aiden Elendra Wiratama Gimana,?"Balas Kenand
"Bagus aku setuju,"Ujar Serlin
"Aiden jangan nakal ya,"Ucap Serlin menyentuh Pipi anaknya Kenand melihat itu hanya tersenyum lalu mendekati Keduanya.
"Yang makasih kamu udah kasih aku kebahagian,"Ucap Kenand memeluk Serlin dan Anaknya.
"Iya Mas Makasi juga Mas udah Buat Aku bahagia,"Balas Serlin
"Mas kok di sini gak ada Orang Pada kemana,?"Tanya Serlin
"Mas lupa yang Kasih tau yang lain kalau kamu udah lahiran,"Ucap Kenand
"Kenapa Mas Gak kasih tau coba,?"Balas Serlin menatap Kenand dengan kesal.
"Hehhe Maklum yang aku panik jadi lupa,"Jawab Kenand.
"Aku telpon mereka dulu ya,"ucap Kenand merogoh Ponsel di dalam Sakunya.
"Halo Mi Kenand lagi di rumah Sakit,"Ucap Kenand pada Sambungan
"Siapa yang sakit Ken,?"Tanya Mami panik.
"Serlin lahiran Mi,"Balas Kenand menoleh Serlin dan Anaknya.
"OK Mami sama Papi ke Sana,"Ujar Mami Mematikan Sambungan Sepihak.
__ADS_1
"Emang Mami tau apa di mana Rumah sakitnya Mala di matiin,"Ucap Kenand kesal dengan reaksi panikan Maminya saat Kenand ingin menelpon Mertuanya Mami Kenand kembali menelpon dirinya.
"Halo Mi,"Ucap Kenand
"Halo Ken Rumah sakit mana,?"Tanya Mami Kenand.
"Kamu ini kasih informasi tuh yang lengkap,"Hardik Mami Kenand.
Kenand mendengar ucapan Maminya hanya mencabikkan Bibir kesal.
"Baru Kenand mau kasih tau Mami tuh langsung matiin Sambungannya,"Balas Kenand menyalahkan Maminya.
"Ck! Iya Di rumah sakit mana,?"Tanya Mami
"Rumah sakit Medika Mi,"Balas Kenand
Tut!
Mami Kenand mematikan sambungan teleponnya ketika Kenand mengatakan Alamat rumah Sakit.
"Huft Bisa gila aku lama-lama,"Ujar Kenand memandang Teleponnya.
"Kenapa Mas,?"Tanya Serlin memandang Suaminya.
"Gakpapa Yang,"Balas Kenand menatap Istrinya Kenand langsung menekan nomor Mertuanya.
"Halo Ayah,"Ucap Kenand saat teleponnya Tersambung.
"Halo Ada apa Nak,?"Tanya Ayah Serlin
"Kenand mau kasih tau,Kalo Serlin udah lahiran di rumah sakit Medika,"Jawab Kenand Sopan
"Ayah Ke sana sekarang Nak,"Ujar Ayah Serlin
"Iya Yah Kenand tutup dulu,"Ucap Kenand.
JANGAN LUPA LIKE AND KOMEN
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE AND KOMEN
JANGAN LUPA LIKE AND KOMEN