
Happy reading!
Setelah melewati beberapa menit kini Kenand dan Serlin sampai di Mansion dengan Membawa Anak mereka Aiden.
"Hati-hati yang,"Ujar Kenand melihat Serlin dengan Aiden di gendongannya.
"Kalian sudah sampai,?"Ucap Mami membukakan pintu Mansion.
"Kalo blm sampai gak di sini dong Mi,"balas Kenand meniru gaya bicara Maminya pas di rumah sakit Mami mendengar Kenand mengejeknya dengan meniru gaya bicaranya melotot kedua matanya.
"Yang Kita ke kamar aja,biar kamu sama Aiden bisa istirahat,"Ujar Kenand di balas anggukan oleh Serlin.
"Mi,Kenand sama Serlin bawa Aiden ke kamar dulu mau istirahat,"Ucap Kenand Mami hanya Mengangguk.
Sesampai mereka di kamar
"Aiden bobo dulu ya,"Ujar Serlin merebahkan Anaknya di Box bayi samping tempat tidurnya.
""Yang makasi ya,Kamu udah kasih aku kebahagiaan terbesar dalam hidup aku,"Ucap Kenand memeluk Serlin dari belakang.
"Iya Mas Sama-sama,hoam ngantuk Mas aku tidur dulu ya,"Balas Serlin merebahkan tubuhnya di kasur.
"Iya yang kamu harus banyak istirahat,"Jawab Kenand ikut merebahkan Tubuhnya di samping Serlin.
Lalu mereka berdua terlelap karena kelelahan.
__ADS_1
Oeek Oeek!
Serlin mendengar Suara tangis anaknya bergegas menggendong anaknya.
"Cup cup Kenapa sayang,Lapar ya,?"Ucap Serlin menatap Aiden lalu menyusui Aiden yang kelihatan kelaparan. Serlin mengelus Pipi gembul Anaknya guna menenangkan agar anaknya Nyaman.
"Aiden Kenapa yang,?"Tanya Kenand mengucek kedua matanya.
"Aiden kayanya kelaparan Mas,Tadi aku ketiduran,"Balas Serlin tanpa menoleh Kenand.
"Maaf yang tadi aku juga ketiduran,"Ucap Kenand merasa bersalah
"Gakpapa Mas,Mungkin Mas juga capek Beberapa malam Lalu Aiden nangis terus di rumah sakit Mas harus begadang jadinya,"Jawab Serlin tersenyum menatap Kenand.
"Yang udah Sore,Aku mandi dulu ya,"Ujar Kenand beranjak ke kamar mandi
Setelah menidurkan Aiden Serlin beranjak untuk membersihkan tubuhnya setelah melihat Kenand keluar dari kamar mandi.
"Mas tolong jagain Aiden ya,Aku juga mau mandi,"Ujar Serlin masuk dalam kamar mandi
"Iya Yang,"Balas Kenand
Setelah selesai membersihkan tubunya Serlin juga memandikan Aiden. Setelah itu Serlin dan Kenand membawa Aiden Keluar Kamar untuk berkumpul dengan Mami Papi.
"Cucu Oma udah mandi ya,?"tanya Mami
__ADS_1
"Iya Mi,"Balas Serlin duduk di Sofa ruang Keluarga bersama Mami Papi yang sedang menonto.
"Sini sama Opa,"Ujar Papi mengambil Aiden dari gendongan Serlin.
"Ih Papi,Mami juga mau gendong Cucu Mami,"Ucap Mami mendekati Papi yang asyik mencium Aiden.
"Jangan Di Cium terus dong pi,Nanti Aiden Bau Papi kan belum Mandi,"Sahut Kenand. Serlin mendengar debatan Keluarga Wiratama hanya menggelengkan Kepalanya.
"Apaan sih kamu Ken,Papi udah Mandi kamu tuh kali Yang belum Mandi,"Balas Papi menatap Kenand.
Lima bulan Kemudian
Kini usia Aiden menginjak Lima bulan Membuat penghuni Rumah gemas dengan tingkah lakunya yang membuat Semua orang tertawa. Bahkan Mami juga Papi tidak jadi untuk pulang Ke London karena tidak ingin berpisah dengan Cucunya Aiden.
"Mamamam,"Ucap Aiden membuat semua orang tertawa.
"Aiden sayang coba Aiden panggil Papa juga masa Mama terus,"Ucap Kenand cemburu Karena Aiden terus memanggil Mamanya.
"Sabar Ken Aiden masih belajar jangan di paksa dong,"Sahut Mami Menggendong Aiden lalu menghujami Aiden dengan Ciuman membuat Aiden tertawa.
"Yang biarin Aiden sama Mami Kita Buat Adik buat Aiden yuk,"Bisik Kenand mengedipkan sebelah mata pada Serlin. Serlin bergedik ngeri mendengar Bisikan Kenand Membuat Serlin berlari saat mengejar Mami membawa Aiden ke Taman Belakang. Kenand melihat Serlin berlari ketakutan hanya tertawa.
Di tempat lain
__ADS_1
"Sialan ini semua karna Daddy menyuruh aku mengurus Masalah Perusahan di Italia. Membuat aku Ketinggalan Informasi kalau Serlin sudah Melahirkan Anaknya,"Gumam Seorang wanita yang tak lain Celsi yang baru sampai di bandara. Saat ingin menghancurkan rumah tangga Kenand dengan bantuan Albert Daddy Celsi Abimanyu menyuruh Celsi mengurus Kekacauan yang sedang terjadi pada salah satu perusahaannya di Italia Membuat Celsi mau tidak mau harus menyelesaikan kekacauan itu.
JANGAN LUPA LIKE AND KOMEN