
Tok!Tok!Tok
Serlin mengentuk pintu kamar Kenand.
"Tuan,ini saya Serlin apa saya boleh masuk,?"tanya Serlin mendekatkan telinganya pada pintu.
"Masuk,"sahut Kenand dari dalam.
Ceklek!
Pintu terbuka diikuti Serlin yang berjalan menuju kasur tempat Kenand bersandar.
"Tuan, apa tuan mau mandi sekarang,?"tanya Serlin
"Iya,Tolong bantu saya masuk ke kamar mandi,"ujar Kenand
"Baik tuan,"balas Serlin
Serlinpun memapahnya tubuh Kenand masuk kekamar mandi, lalu Kenand masuk kedalam Bathtub.
"Tolong bantu saya membukakan pakaian saya,"ujar Kenand
Glek!
Serlin menelan kasar Salivanya.
"aduh gimana nih Masa iya aku buka bajunya,?"gumam Serlin
"Tunggu apa lagi,?"ucap Kenand
Serlin menerjapkan matanya guna menetralisir rasa gugupnya.
"i iya tuan,"balas Serlin berjalan dan membukakan pakaian Kenand.
Glek!
Serlin menelan kasar Salivanya saat melihat Sixpack Kenand, pipinya merona.
Kenand menyetingai licik saat melihat wajah Serlin memerah.
"Tolong gosok punggungku,"ujar Kenand yang ingin mengerjai Serlin.
"Aaapa,"jawab Serlin gugup
"Gosok punggungku, gadis bodoh,"balas Kenand angkuh.
"Masa harus aku sih,"gerutu Serlin
Serlin menuangkan sabun kepunggung Kenand lalu menggosoknya dengan tangannya.
"Emang enak aku kerjain,"ucap Kenand dalam hati dan tersenyum remeh
"Udah tuan,"Sahut Serlin selesai menggosok punggung Kenand
__ADS_1
Lalu Kenand megambil Shower dan membersihkan dirinya.
"Ambilkan saya handuk,"ucap Kenand
Serlin mengambil handuk
"Ini tuan,"menyerahkan hantuk pada Kenand.
"Bantu aku berdiri,"ujar Kenand
"Baik tuan,"balas Kenand
Saat melangkahkan kaki menuju kasur handuk Kenand melorot kebawah.
Aahhh!
Teriak Serlin langsung lari keluar kamar saat melihat handuk Kenand melorot kebawah meninggalkan Kenand yang terjatuh karena terlepas dari pegangan pada Serlin.
"astaga,"ucap Kenand membenarkan handuknya
"Memalukan,"gumam kenand
"Serliin,"teriak Kenand
"Ada apa tuan,?"tanya Serlin dibalik pintu
"Sini, Bantu saya memakaikan pakaian,saya sudah membenarkan handuk saya,"ujar Menand menyakinkan Serlin
"Bener tuan,?"tanya Serlin membukakan pintu dengan perlahan.
"Hm,tolong ambil pakaianku didalam lemari,"balas Kenand
"Baik tuan,"jawab Serlin melangkah menuju lemari
Saat Serlin memilihkan pakaian untuk kenand, Kenand hanya memandang punggung Serlin
"Serlin seperti istriku saja,astaga apa yang aku pikirkan,"ucap Kenand dalam hati lalu menggelengkan kepala
"Ini tuan,"ujar Serlin menyerahkan pakaian yang akan Kenand gunakan
"Menghadap ke sana,"balas Kenand mengambil pakaiannya
Serlin langsung menghadap kearah dinding.
"Sisirkan rambutku,"ujar Menand
Serlin menghadap kearah Kenand lalu mengambil sisir dan menyisir rambut Kenand.
"Tuan Kenand ganteng juga kalo dari dekat wangi lagi,"ucap serlin dalam hati
Sambil senyum-senyum sendiri.
"Udah tuan,"sahut serlin
__ADS_1
"Bantu saya duduk dikursi roda,"ucap kenand Serlin membantu kenand duduk dikursinya.
"sekarang tuan sarapan dulu,"ujar Serlin mendorong kursi roda Kenand
Kenand hanya berdehem
Di tempat lain
Kantin
"Rin,kok Serlin gak kabarin kita ya,?"tanya Pika
"gak tau gue,"balasririn kembali memakan cemilannya
"Lo, makan terus deh Rin,"ujar Pika
"Terserah gue, dong,"balas Ririn
Pika hanya memutar kedua matanya malas.
"Kita ke rumah serlin aja Rin,"ucap Pika menatap Ririn.
"Boleh, pulang dari kampus aja,"balas Ririn
"Okee,"sahut Pika mengangkat kedua jempolnya
Lalu keduanya masuk kekelas
Kembali ke Serlin dan Kenand
"Tuan mau saya masakkan apa,?"ujar Serlin
"Saya mau makan masakan bik inah aja,"balas Kenand meremehkan
"baik tuan,"Balas Serlin mengambil masakan bik inah didapur
Serlin membantu bik inah menghidangkan sarapan pagi.
"Tuan,sarapan mau pakai apa,?"tanya Serlin
"Sayur sama buah aja,"jawab Kenand
Serlin mengambil makanan yg Kenand inginkan.
"Kamu makan disini sama saya,"ujar Kenand saat melihat Serlin ingin pergi kedapur.
"Baik tuan,"balas Serlin
Hanya ada suara dentingan sendok
Sore harinya
Kampus
__ADS_1
"Rin jadi gak kerumah Serlin,?"tanya Pika menoleh keRirin.
"Jadi Yuk,"balas Ririn menarik tangan Pika.