
Happy reading😊
Mendengar tentang kehamilan istrinya,Kenand menjadi Posessive pada apa yang Serlin lakukan. Kenand sangat menyayangi Serlin,apalagi Serlin sedang mengandung anaknya.
"Sayang kamu jangan masak,nanti kamu capek,"Ujar Kenand melihat Istrinya Mencuci sayuran. Serlin berdengus kesal dengan sifat Posesive Kenand yang menurutnya terlalu berlebihan.
"Mas aku cuma masak,gak ngangkat benda berat,"Ujar Serlin menghentikan kegiatannya. Kenand mendorong kursi rodanya mendekati Serlin,Kenand langsung memeluk tubuh Serlin. Serlin menyambut pelukan Suaminya.
"Mas gak mau tau sayang pokoknya kamu harus banyak istirahat,biar anak kita sehat,"Ucap Kenand
"Mas aku juga butuh gerak,aku gak mau kaya mayat,yang diam aja,"Jawab Serlin melepaskan pelukan Kenand. Kenand menatap istrinya beberapa menit.
"Yaudah sayang kita kekamar aja kan kamu butuh gerak,"Ujar Kenand mengedipkan sebelah matanya. Serlin melihat itu merasa Ngeri
Hahahahah!
Kenand tertawa melihat wajah istrinya.
"Becanda sayang,tapi kalau mau Mas siap kok,"Ujar Kenand lagi.
"Udah ah Mas ngegodain aku terus,"balas Serlin.
"Daripada aku ngegoda perempuan lain,emang kamu bolehin,"Ucap Kenand. Mendengar itu Serlin langsung mendorong kursi roda suaminya ketaman belakang Mansion.
__ADS_1
"Sayang Kita belum kasih tau Mami Papi,kalo kamu hamil,"Ujar Kenand. Kenand mengambil Handphone disaku celananya.
"Halo Mi Pi,"ujar Kenand pada Mami
"Halo Kenand,ada apa,?"Sahut Mami Kenand Kenand menoleh Serlin. Serlin yang ditoleh mengangkat kedua alisnya.
"Kenand mau kasih tau Mami Kalau Serlin Hamil,"Ucap Kenand.
"Alhamdulillah beneran Kenand,Mami akan gendong cucu,"Tanya Mami Kenand.
"Iya Mi Kenand cuma mau kasih tau Mami itu aja Udah ya Mi,"Ucap Kenand mematikan sambungan handphonrnya.
"Sayang kamu mau apa biar aku cari,"Ujar Kenand menoleh Serlin. Serlin menatap Kenand
"Iya sayang nanti Mas buatin tapi kamu bantuin ya sekarang kita kekamar yuk,"Ujar Kenand menyeringai.
"Ngapain kekamar mas,?"tanya Serlin. Kenand mendengar itu hanya memaklumin kepolosan istrinya.
"Mas mau buang air,sayang,"Jawab Kenand Serlin mendengar itu,langsung mendorong kursi roda Kenand.
Setelah buang air, kini Kenand dan Serlin berada didapur untuk membuatkan Serlin rujak dengan duduk diatas lantai yang dilapisi Sebuah Karpet.
"Sayang ini motongnya,kaya gimana,?"tanya Kenand menatap buah mangga yang ia pegang. Serlin menoleh Kenand langsung menepuk keningnya. 'Bagaimana Kenand bisa membuatnya rujak,memotong buah saja Kenand tidak bisa'pikir Serlin. Serlin beranjak ketempat Kenand. Kenand menyeringai mesum.
__ADS_1
Hap!
Kenand memeluk tubuh Serlin saat Serlin duduk dilantai yang dialasi Sebuah Karpet. Serlin membiarkan Kenand melakukan apa yang Kenand inginkan.
Serlin mngupas buah mangga sekaligus buahan yang lain. Kenand hanya memeluk pinggang Serlin Posessive. Setelah selesai membuat rujak. Serlin membawa Kenand memakan rujak bersama ditaman belakang. Kenand yang tadinya menolak karna tidak suka rujak harus mau ikut dengan Serlin. Serlin menggunakan nama anaknya jika Kenand tidak menuruti Keinginanya.
Keesokkan harinya,Serlin mengajak Kenand jalan-jalan berkeliling Komplek.
"Kenand,"teriak perempuan yang tak lain Celsi teman Kenand. Kenand maupun Serlin langsung menoleh Celsi.
"Kenapa,?"tanya Kenand ketus.
"Kebetulan kita ketemu disini,aku mau ngasih kamu undangan pesta ulang tahun aku,"Balas Celsi menyodorkan sebuah undangan. Kenand mengambil undangan yang Celsi kasih.
"Kalo gak sibuk,aku datang,"Bala Kenand datar Mendengar Ucapan Kenand, Celsi berdengsus kesal. Serlin hanya diam.
"Harus datang ya Ken,"Balas Celsi memegang tangan Kenand. Kenand menghempas kasar tangan Celsi. Celsi yang diperlakukan seperti itu mengempalkan kedua tanganya berusaha menahan amarahnya karna ditolak mentah-mentah oleh Kenand.
"Ehm,yaudah deh gue pergi dulu ya,tapi kamu datang ya Ken Bye,"Ujar Celsi melambaikan kedua tangannya meninggalkan keduanya.
"Awas kamu Kenand,aku akan buat kamu bertekuk lutut padaku,"Ujar
__ADS_1