
"Seseorang di uji oleh Tuhan sesuai dengan kemampuan Hambanya"
"Aku mau kamu keluar dari rumah aku,"ujar Kenand mendorongkan kursi rodanya. Serlin menangis melihat Kenand meninggalkannya. Serlin beranjak mengejar Kenand.
"Mas ini gak benar,"Teriak Serlin mengerjar Kenand. Kenand seakan tuli tidak mendengarkan Teriakan Serlin.
Serlin menatap Pria yang membuat kekacauan ini.
"Kamu siapa kenapa kamu lakukan ini sama aku,?"ucap Serlin menangis.
Pria itu menatap Serlin Iba tapi ia harus melakukan ini.
"Maafin aku aku gak punya cara lain,"balas pria itu Serlin mengusap air matanya mengangkat kedua alisnya bingung mendengar jawaban pria itu.
"kamu siapa siapa yang nyuruh kamu buat ngehancurin rumah tangga aku,?"ujar Serlin kembali menangis.
"Aku di suruh seseorang,"jawab pria itu
"Kenapa kamu mau disuruh ngehancurin rumah tangga orang lain,"ujar Serlin terisak
Serlin beranjak meninggalkan pria itu.
"Huft kalo aku lagi gak butuh uang aku juga gak mau ngelakukan hal seperti ini,"ujar siPria menatap punggung Serlin yang semakin menjauh.
Di tempat lain
Kenand merasa hancur mengetahui orang yang ia cintai menghianatinya Pikiran Kenand kacau memikirkan Serlin.
Kenand mendorong Kursi rodanya menuju kemobil Saat ingin menyebrangi jalan,Kenand tidak melihat ada sebuah Mobil yang melintas.
__ADS_1
Brugh! Kecelakaan tidak bisa dihindarkan. Kenand terpental dari kursi rodanya. Orang yang melihat itu,langsung membawa Kenand kerumah sakit. Serlin menangis disebuah Taxi.
Sesampai Serlin diMansion Kenand,Serlin mencari keberadaan Kenand Bodoh dalam benak Serlin kenapa dia tidak mengikuti Kenand.
"Kenapa aku gak ngikutin mas Kenand ya kalo mas kenand kenapa-napa gimana,?"ujar Serlin Serlin beranjak ingin keluar tapi langkahnya terhenti kala mendengar Teleponnya berbunyi.
Kenand❤is call
"Halo mas kamu dimana,?"tanya Serlin
"Maaf apa ini dengan keluarga atas nama Kenans wiratama,?"tanya seorang perempuan didalam sambunga.
"Iya saya istri dari Kenand wiratama,"balas Serlin
"Maaf buk saya ingin mengabarkan yang punya handphone ini mengalami kecelakaan pasien sekarang ada di rumah sakit B".ujar seorang dalam sambungan.
Tubuh Serlin seketika ambruk kelantai mendengar Ucapan seseorang dalam sambungan Serlin bergegas kerumah sakit.
Sesampainya Serlin di Rumah sakit dia bergegas bertanya kepada pihak rumah sakit.
"Sus ruangan pasien atas nama Kenand wiratama disebelah mana,?"tanya Serlin
"Ruang ICU Buk sebelah kanan,"jawab Suster Serlin bergegas keruangan yang suster itu tunjukkan.
Deg!
Serlin seketika menangis melihat Kenand dengan beberapa alat medis melekat di tubuhnya ada seorang Dokter yang sedang memeriksa Kenand.
Ceklek!
__ADS_1
Pintu ruangan itu dibuka oleh seorang Dokter yang keluar dari ruangan itu.
"Gimana Dok keadaan suami saya,?"Ucap Serlin menghampiri Dokter yang keluar dari ruangan Kenand.
"Huft gini Buk ada kabar buruk juga ada kabar baiknya,"Jawab Dokter bernama Dimas
"Kabar buruknya apa Dok,?"Tanya Serlin menatap Dokter Dimas
"Pasien mengalami Koma entah kapan pasien akan sadar saya juga tidak bisa memastikan,?"Ujar Dokter Dimas.
Hiks!hiks!
Isak tangis Serlin pecah mendengar Ucapan Dokter Dimas.
"Kabar baiknya apa Dok,?"Tanya Serlin menghentikan Isak tangisnya
"Kabar baiknya Pasien sembuh dari kelumpuhan sementara yang Pasien alami selama ini,"Balas Dokter Dimas.
Serlin tersenyum mendengar Jawaban Dokter Dimas Senyumnya Seketika hilang saat mengingat kondisi Kenand.
"Kalau gitu saya permisi buk,"Ujar Dokter Dimas Serlin hanya mengangguk.
Sebulan kemudian
Keadaan Kenand masih tetap Sama. Kenand seakan enggan membuka kedua matanya.
Jangan lupa
Like ya🙏
__ADS_1