
Srek!
Kenand membuka semua pakaian yang melekat di tubuh Kekarnya.
Glek!!
Serlin menelan Salivanya melihat Tubuh Kenand yang Kekar tanpa Berkedip. Melihat Kekaguman yang terlihat di wajah Serlin membuat Kenand tersenyum Mesum.
"Kagum heh,?"Tanya Kenand membuat Serlin langsung membuang muka ke arah lain.
Cup!
Kenand kembali mencium bibir yang menjadi Candunya.
Hingga terdengar Suara aneh Di dalam Kamar Suami istri itu.
Setelah dengan Kegiatannya yang melelahkan Serlin terbangun melihat Jam di dinding yang menunjukkan pukul Satu dini. Serlin merasa Lapar karnad dari tadi Malam Ia belum makan karna Ketidak sabaran Kenand yang ingin menuntaskan Rasa Rindunya.
"Hoam lapar,"gumam Serlin beranjak Ke kamar Mandi untuk membersihka Tubuhnya Yang Terasa lengket Karna Kegiatannya tadi malam.
Tap!tap!
Serlin berjalan menuju dapur untuk mengisi perutnya yang lapar.
"Masak apa ya,yang Cepat,?"Ucap Serlin melihat Isi kulkas Yang penuh.
"Mendingan masak Capcai,"Ucap Serlin mengambil bahan-bahan yang di perlukan.
Hap!
Saat sedang memasak ada sebuah tangan kekar memeluk Serlin dari belakang membuat Serlin kaget.
"Mas bikin aku kaget aja,"Ucap Serlin membalikkan tubuhnya menghadap Kenand.
Cup! Kenand mencium bibir Serlin
"Sayang kamu jangan terlalu capek,"Ujar Kenand mengeratkan pelukannya.
__ADS_1
"Iya Mas Kenand yang Ganteng,"Sahut Serlin kembali mengerjakan Tugasnya.
Beberapa bulan kemudian
Hari ini Kenand menemani Serlin menonton Drama Koreanya.
"Yang Udah dong Nontonnya udah Tiga jam lo,"Ucap Kenand mengusap kepala Serlin Posisi mereka sekarang Serlin sedang Rebahan di depan Televisi dengan kepala di atas paha Kenand.
"Mas ini udah mau selesai kok,"Balas Serlin tanpa menoleh Kenand.
"Dari tadi kamu ngomongnya gitu tapi gak selesai-selesai,"Ujar Kenand kesal
Serlin mendongakkan Kepalanya menghadap Kenand dengan Puppy Eyesnya membuat Kenand tersenyum masam tidak bisa menolak Ekspresi Istrinya.
"Iya yang Mas temenin kok,"Ucap Kenand tersenyum paksa
"Mas tolong ambilin minum ya Baby mau minum,"Ujar Serlin Mengelus perut Buncitnya.
"Iya Mas ambilin Mau minum apa,?"Tanya Kenand
"Mau Susu Coklat Mas,"Sahut Serlin
"MASS,"Teriak Serlin menahan sakit
Kenand berlari ke tempat Serlin teriak.
"Ada ap..."Ucapan Kenand terhenti melihat Serlin Menangis menahan sakit.
"Yang kamu kenapa,?"Tanya Kenand panik
"Mas S sakit,"Balas Serlin memegang perutnya Kenand bergegas menggendong Serlin. Kenand dengan langkah tergesa-gesa bergegas Ke dalam Mobil.
"Yang kamu tahan ya kita ke rumah Sakit,"Ucap Kenand menggenggam tangan Serlin Kenand melihat Serlin Menahan Kesakitan ikut merasakan Kesakitan Saat melihat orang yang kita sayangi kesakitan.
"SUSTER,DOKTER tolongin istri saya,"Teriak Kenand menggendong Serlin yang kesakitan.
"Letakkan di sini Pak,"Ucap Suster membawa brangkar.
__ADS_1
"Dokter tolong selamatkan Istri dan anak saya,"Ujar Kenand menghentikan Dokter yang tergesa-gesa ingin memasuki Ruangan Persalinan tempat Serlin berada.
"Saya akan berusaha Pak Bapak boleh masuk ke dalam untuk menemani Istri bapak,"Balas Dokter
"Iya Dok,"Sahut Kenand masuk dengan Dokter.
"Mas Sakkiit,"Ucap Serlin melihat Kenand masuk dengan Dokter.
"Yang kamu pasti Bisa Demi anak kita,"Balas Kenand menggenggam tangan Serlin.
"Ah sakkiiit,"Teriak Serlin
"Buk ikuti instruksi saya ya,"Ujar Dokter
Serlin memgangguk menanggapi Ucapan Dokter.
"Yang kamu bisa melampiaskan Kesakitan kamu Sama Mas,"Ucap Kenand mengecup kening sang Istri.
"ahh sakkiiit,"Teriak Serlin menancapkan Kukunya pada tangan Kenand.
"sekarang ibuk mengejan,"ucap Sang Dokter
"Aghk sakiit,"Sahut Serlin
"Dorong buk,"Ucap Dokter
"Terus buk,"Ucap Dokter terus menginstruksi Serlin.
"Aghk," Sahut Serlin Lemah
Oeek oeeek oeeek!
Suara tangisan Bayi memenuhi Ruangan Persalinan Serlin.
JANGAN LUPA LIKE AND KOMEN
JANGAN LUPA LIKE AND KOMEN
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE AND KOMEN