
Setelah selesai makan Serlin kembali ke kamar untuk membereskan kebutuhan yang ia perlukan saat bekerja di rumah Kenand,karena kelelahan beres-beres Serlin terlelap tidur untuk menuju alam mimpi.
Sinar matahari menyelinap masuk mengenai wajah cantik Serlin.
"Ah sudah pagi,oh iya hari ini kan aku harus ke rumah tuan kenand,"ucap Serlin lalu beranjak dari tempat tidur memasuki kamar mandi.
Di tempat yang berbeda
Kenand baru bangun dari tidurnya,lalu memanggil adit untuk membantunya membersihkan tubuhnya.
Setelah Lima belas menit menit,Kenand dan Adit menuju meja makan setelah itu Mereka memakan sarapa mereka hanya ada keheningan.
"Dit,kapan Gadis itu nyampenya,?"tanya Kenand memecahkan keheningan.
"Palingan lagi dijalan Ken,"jawab Adit lalu keduanya melanjutkan sarapannya.
Di tempat Serlin
Setelah selesai,Serlin bergegas kedapur untuk memasak sarapan pagi. Setelah Setengah jam sarapan sudah selesai di hidangkan.
"Pagi Ayah,"sapa Serlin ketika melihat Ayahnya yang sudah rapi dengan baju supirnya.
"Pagi Nak,"jawab Ayah Lalu mereka duduk di meja makan,sambil menunggu sang Ibu dan Adik tiri.
__ADS_1
"Pagi ayah,"ucap Erin menyapa ayah berbarengan dengan ibu yang hanya diam mereka pun bergabung untuk sarapan.
Setelah sarapan
"Yah,buk, Serlin berangkat dulu,"ucap Serlin sambil membawa sebuah tas berisi pakaiannya.
"Iya,hati-hati nak,jaga kesehatan dan jangan lupa kabari Ayah kalau udah sampai,"jawab Ayah
"Hati-hati,"ucap Erika
"Emang Kak Serlin mau kemana,?"tanya Erin
Kenapa Erin memanggil Serlin Kakak karena ada Alan Ayah Serlin.
"Serlin kerja jadi pembantu dirumah orang kaya,"jawab Erika Erin ber oh saja Setelah Serlin menyalami kedua orang tuanya,dia bergegas naik Taxi.
Setelah setengah Jam perjalanan serlin tiba di Mansion Kenand. Pak Satpam membukakan gerbang ketika melihat serlin,lalu mengajak Serlin masuk ke dalam.
"Neng,ayo udah di tunggu tuan,"ajak Satpam
Mereka memasuki Mansion Kenand
"Tuan,ini neng Serlinnya udah sampai,"ucap Satpam sopan
"Kamu boleh pergi,"sahut Adit menoleh Satpam yang hanya mengangguk pergi dari Ruangan itu.
"Nona Serlin,silakan duduk,saya akan mengajarkan tugas-tugas Nona, mari,"ucap Adit mengajak Serlin duduk di sofa dengan Kenand di kursi roda yang di dorong Adit.
"Pertama, nona harus membangunkan Kenand, kedua nona harus memandikan Kenand,lalu membuatkan Kenand sarapan, dan memenuhi semua kebutuhan Kenand, Nona Apa Nona paham,?"ucap Adit menjelaskan
"Tapi tuan, masa saya harus memandikannya juga kan ada tuan Adit," sahut Serlin.
"Saya harus menggantikan Posisi Sementara di Perusahaan Kenand Nona,jadi nona yang akan menyiapkan semua kebutuhan Kenand",ujar Adit
__ADS_1
"Cih,sok jual mahal,"ucap Kenand dalam hati
"Tapi apa tidak sopan tuan, saya kan perempuan",ujar Serlin
"Kamu harus mau karna kamu sudah tanda tangani surat perjanjian kemaren," sahut Kenand yang dari tadi diam
"Baiklah, tuan," jawab Serlin lirih
"Yaudah,nona Serlin,Ken aku pergi dulu ya",ujar Adit meninggalkan dua insan tersebut.
"antarkan aku ke taman belakang Mansion,"ucap Kenand dengan nada datar
"Huft, mari tuan",ujar Serlin sambil mendorong kursi roda Kenand Mereka sekarang berada ditaman belakang Mansion Kenand.
"Tuan,apa tuan mau minum sesuatu biar saya ambilkan,"tawar Serlin
"Bawakan aku Es susu coklat ,"balas Kenand Lalu Serlin bergegas membuat es susu coklat didapur sambil mengomel.
"Ganteng sih,tapi datar kaya tembok," omel Serlin pelan Setelah selesai Serlin memberikan es susu coklat itu pada Kenand.
"Ini tuan,"ujar Serlin menyerahkan jus itu
"Ya,"jawab Kenand sambil mengambil jus itu lalu meminumnya. Hening beberapa saat,Serlin memecahkan keheningan.
"Tuan,kenapa tuan tinggal di rumah sebesar ini sendirinya dimana orang tua tuan,?"tanya Serlin hati-hati
"Mereka di luar negeri,"jawab Kenand Serlin hanya mengangguk-ngangguk
"Tuan,kalo boleh tau kaki tuan kenapa kok gak bisa jalan,?"tanya Serlin lagi Kenand langsung menoleh ke Serlin.
"Kecelakaan,"jawab Kenand datar
__ADS_1
Serlin hanya ber oh saja.
Setelah setengah jam menikmati jus nya Serlin mengajak kenand masuk kedalam karena Cuaca yang tidak baik untuk kesehatan.