Handicapped Husband Love

Handicapped Husband Love
Bab 8 Kedatangan Orang tua Kenand


__ADS_3

  Keesokkan harinya di Mansion Kenand


Mereka beraktifitas seperti biasanya.


 Siang hari, Kenand mau kebandara menyemput kedua orang tuanya.


"Tuan, apa tuan mau pergi,?"tanya Serlin


Menyerahkan jaket yang Kenand suruh.


"Saya,mau kebandara, kamu ikut saya,"jawab Menand mengambil jaket dari Serlin.


"Ngapain kebandara tuan,?"tanya Serlin lagi.


"Kamu ini kayak polisi aja,"ujar Kenand


"Cepat, kamu ganti baju kamu jangan malu-maluin saya,"sambung Kenand


"Baikla tuan, saya ganti baju dulu,"balas Serlin Beberapa saat kemudian


Di dalam mobil Kenand sibuk dengan handphonenya, sedangkan Serlin menatap keluar jendela mobil.


Tempat lain


Di dalam pesawat


"Pi, mami gak sabar ketemu kenand,?"ujar Ria wiratama Mami Kenand


"Papi juga Mi,apa kabar perusahaan Kenand ya Mi,?"sahut Papi Kenand


"Papi nih,orang nanya anaknya, ini malah Perusahaan ditanya,"Omel Mami Kenand.


"Papikan cuma nanya Mi, kok Mami sensi banget,"ujar Papi Kenand


 Setelah Beberapa jam pesawat lepas landas.


  Di sisi lain


 Kenand dan Serlin sampai di Bandara lima menit lalu, Kenand cilingak-cilinguk mencari orang tuanya.


 "Kenandd,"teriak sang Mami saat melihat Kenand mencarinya

__ADS_1


 Serlin langsung mendorong kursi roda Kenand menuju ke mami kenand


"Mamii,"sahut Kenand memeluk maminya. Setelah itu,ia melepaskan pelukan pada Maminya.


"Papi,"ucap kenand memeluk sang Papi


 Serlin melihat itu hanya diam


"Ini siapa Ken,?"tanya Mami Kenand melihat Serlin dibelakang Kenand


"Hy Nyonya,"sapa Serlin sambil mencium kedua tangan orang tua Kenand


"Cih, cari perhatian,"ujar Kenand dalam hati.


"Hy juga cantik, jangan panggil Nyonya,nama kamu siapa,?"balas Mami Kenand


"Mendingan kita ke Mansion aja Mi pasti Mami sama Papi capek perjalanan jauh,"Ucap Kenand


"Iya Mi, kita ke Mansion aja dulu,Papi capek maklum udah tua,"sahut Papi Kenand


"Yaudah yuk kita ke Mansion Cantik,"ujar Mami Kenand menarik tangan Serlin


 Papi Kenand melihat itu langsung mendorong kursi roda Kenand.


  Setelah mereka sampai di Mansion


"Kenand, gadis ini siapa,?"tanya Mami Kenand memandang Serlin.


"Dia, yang ngurus keperluan aku Mi,"balas Kenand


"Pengasuh,maksud kamu,?"tebak Mami Menand.


"Ya,bisa di bilang gitu Mi,"balas Kenand


"Pengasuh, apa pengasuh,"Canda Mami


"Udahla Mi, mendingan kita istirahat,"sahut Papi Kenand


"Namanya siapa cantik,?"tanya Mami Kenand mengabaikan sang suami.


"Serlin,nyonya,"balas Serlin

__ADS_1


"Serlin,panggil Mami aja,"ujar Mami Kenand


"Mami,apaan sih,"sahut Kenand kesal


"Apa,?"tanya Mami Kenand melototkan matanya.


"Gak kok Mi,"jawab Kenand nyali menciut


"hahaha,tuan Kenand takut sama Maminya,"ujar Serlin dalam hati menahan ketawa. Melihat Serlin menahan ketawa Kenand menatap tajam Serlin, Serlin yang ditatap tajam langsung menunduk.


"Udah, mendingan Mami,sama Papi istirahat,sakalian buatin Kenand Adek bayi,"ujar Kenand dengan nada canda.


"Dedek bayi,dedek bayi kamu tuh buruan nikah,udah mau kepala tiga, masih aja sendiri,"Ucap Mami Kenand tanpa dosa


Deg! Kenand mendengar itu dadanya sakit seperti ditusuk ribuan panah.


"Mami,aku masih muda,"bela Kenand


"Muda palamu,"sahut Mami


"Kenand,kamu kapan nikahnya sih Papi udah gak sabar gedong cucu,"ujar Papi Kenand membela istrinya.


 Serlin hanya diam saat mendengar candaan keluarga Kenand. Kenand menoleh ke arah Serlin. Dan Menand tersenyum saat terlitas ide gila diotaknya.


"Tuh,calon mantu Mami,"ujar Kenand menunjuk kearah serlin. Yang ditunjuk kaget bukan main.


"Jadi,Serlin pacar kamu Kenand,kok kamu ngenalin dia jadi pengasuh kamu,"sahut Mami Kenand menatap anaknya. yang ditatap gelagapan padahal Kenand hanya melanjutkan percandaan kedua orang tuanya.


"A anu,mi maksudnya bukan gitu.,"ucapan Kenand terpotong


"Pokoknya Mami sama Papi mau kalian cepetan nikah, biar cepat gendong cucu,"sahut Mami Kenand meninggalkan ruang tamu diikuti Papi Kenand.


"Aduh, kok jadi gini padahalkan aku cuma becanda,"ujar Kenand pada dirinya sendiri.


"Tuan,tuan harus ngomong langsung sama Mami tuan, takutnya nanti Mami tuan terlalu berharap,"sahut Serlin menatap Kenand


"Kamu pikir,saya mau apa nikah sama kamu,"balas Kenand


 Serlin hanya diam menundukkan kepalanya.


"Bawa saya ke kamar, saya mau istirahat,"ucap Kenand,Serlin langsung mendorong kursi roda Kenand.

__ADS_1


__ADS_2