
"Aku gak mau dengar penjelasan kamu,"sahut Kenand menatap Serlin
Serlin menangis mendengar Ucapan Kenand
"Ini anak kamu Mas,"ujar Serlin menyakinkan Kenand
"Aku tetap mau kita pisah,"Ucap Kenand membelakangi Serlin,Kenand menangis saat mengucapkan kata Pisah jujur ia sangat mencintai Serlin tapi keadaan tidak memungkinkan untuk mereka bersatu.
Hiks!hiks!
" Mas itu Fitnah,lagian aku gak kenal sama Pria itu."ujar Serlin memandang punggung Kenand yang membelakanginya.
"Huft baiklah mas kalau itu mau kamu aku harap kamu tidak menyesal dengan keputusan yang kamu ambil aku pamit dulu,"Sambung Serlin meninggalkan Ruangan Kenand
Kenand mendengar ucapan Serlin langsung membalikkan punggungnya menghadap Pintu.
"Aku juga gak mau kamu pergi Sayang tapi aku juga gak bisa menerima Kenyataan bahwa anak yang kamu kandung bukan darah daging aku,"Gumam Kenand menangis dalam kesendirian diruangan itu
Keesokkan harinya
Kenand merasa Frustasi mendengar informasi dari Maminya kalau Serlin pergi meninggalkan Mansion.
"Sayang kamu dimana,?"ujar Kenand menatap Foto Serlin di ponselnya.
"Aku harus cari Serlin sampai ketemu,"Gumam Kenand
Ceklek!
Pintu ruangan dibuka oleh Mami Kenand
__ADS_1
"Kenand Kamu istirahat dulu Nak kata Dokter kamu besok udah di bolehin Pulang,"ujar Mami Kenand mendekati Brangkar Kenand
Kenand menoleh Maminya
"Iya Mi Serlin belum pulang Mi,?"Tanya Kenand menatap Maminya
"Belum Nak kamu yang sabar mungkin Serlin lagi butuh Waktu untuk sendiri,"Balas Mami Kenand menatap Kenand sedih
"Kamu harus banyak istirahat biar cepat sembuh kalau kamu cepat sembuh nanti kamu bisa cari Serlin,"sambung Mami Kenand hanya mengganguk membenarkan ucapan Maminya.
Hari ini Kenand sudah di bolehkan pulang oleh Dokter Dimas kini Kenand sudah siap dengan barang-barang yang selama ini ia pakai di rumah sakit,orang tua Kenand menjemput anaknya dengan senyum di bibirnya,mereka tidak percaya kalau Kenand sudah bisa kembali berjalan karna insiden kecelakaan yang Kenand alami beberapa bulan yang lalu.
Sesampai mereka di Mansion Kenand langsung masuk kedalam kamarnya Orang tua Kenand yang melihat Kenand langsung ke kamarnya mereka berpikir kalau Kenand kecapekan.
"Husft kamu di mana sayang,"Lirih Kenand merebahkan tubuhnya di kasur
"Halo Dit kamu bisa bantuin aku,?"Ucap Kenand pada sambungan
"Halo bantuan apa Ken?,"tanya Adit dalam sambungan
"Aku mau kamu cari keberadaan Serlin,"Ujar Kenand
"Emang Serlin Kemana,?"tanya Adit
Kenand mendengar pertanyaan bodoh dari Adit langsung menghembuskan nafas kasar.
"Dasar bodoh kalau aku tau aku gak nanya,"Balas Kenand malas
__ADS_1
"Hahaha santai Bro jangan emosian ntar cepat tua apalagi kamu udah mau jadi Bapak-Bapak hahah,"sahut Adit
Kenand geram dengan lelucon yang Adit ucapkan.
"Woy Jomblo aku cuma mau minta bantuan itu aja TUT,"jawab Kenand mematikan sambungannya
"Sial di matiin lagi haha puas banget ngerjain tuh Orang sombong,"Gumam Adit
Di tempat lain
Serlin pergi ke sebuah tempat yang sangat Sederhana untuk berteduh sementara Kontrakan kecil yang hanya cukup untuk dua orang.
Serlin pergi dari Mansion Kenand atas perintah Kenand yang menginginkannya pergi.
"Huft semoga aja aku betah di sini untuk beberapa saat,"gumam Serlin memasuki Kontrakan Kecil tempat ia sekarang,kenapa Serlin tidak pulang Ke rumah orang tuanya karena takut kalau Ayahnya tau kalau ia lagi ada masalah dengan suaminya Kenand.
"Mendingan aku beres-beres dulu biar bersih dan nyaman untuk di tempati,"Ucap Serlin beranjak membersihkan Kontrakannya.
Setengah jam berlalu Serlin merebahkan tubuhnya untuk mengistirahatkannya sejenak,karena terlalu capek membersihkan Kontrakan Serlin terlelap tertidur menuju alam mimpinya
Kontrakan Serlin
Di tempat Kenand
"Aku harus cari kamu kemana lagi sayang,?"Ucap Kenand pelan yang terus memandang Foto istrinya melalui Pigura di kamarnya Kenand beranjak untuk kembali menelpon Adit
"Halo Dit,kamu juga cari tentang kehamilan Serlin,"Sahut Kenand.
__ADS_1
JANGAN LUPA VOTE YA