
Pada awal nya hidupku tidak jauh berbeda dengan gadis seusiaku. Aku orang yang mudah bergaul karna aku bukan pemilih dalam segi pertemanan sebelum akhir nya aku kehilangn orang yang paling aku sayangi dan satu-satunya orang yang aku miliki didunia ini.
Semenjak aku kehilangn sosok nenek yang selalu mengisi kekosongn dalam hidupku aku jadi lebih banyak diam semakin hari semakin menutup diri dari dunia luar
Aku masih punya rumah dan cukup uang untuk bertahn hidup dari apah yang di tinggalkan nenekku saat memikirkan nya aku hanya tertawa getir
Sejak kedua orang tuaku meninggalkanku begitu saja dirumah sang nenek saat itu aku menangis hingga segukan namun mereka sangat enggan untuk kembali dan memelukku
Saat itu usiaku barulah 8thn itu terakhir kali aku melihan kedua orang tuaku yang pergi tanpa pernah kembali . Ntah apah yang ku pikirkan namun sejak saat itu aku tidak pernah ingin tau lagi atau bertanya kenapa aku ditinggalkan !
Saat kecil duniaku sempat hancur karna ditingglkan oleh kedua orangtuaku namun saat itu ada nenek yang selalu di sisiku dan membuatku melupakan segala kesedihan. Namun kini dia yang pergi dan tak akan kembali lalu bagai mana duniaku akan baik-baik saja?
__ADS_1
Namaku Daaria putri akillah aku hanya seorang mahasiswi biasa yang membiayai hidup dengan menjalankan sebuah toko bunga hasil dari perkebunan bunga yang dimiliki neneku
Darria . Bisakah nanti setelah selesai kita pulang bersama ? mungkin kita bisa sambil pergi makan dulu sebelum pulang. lanjut nya
"Tidak. Jawabku singkat
"Kenapa kau selalu menolak ajakanku?Tenang saja aku tidak akan pernah jatuh cinta padamu ucap nya sambil terkikik
"Aku harus pergi bekerja
"Sudahlah fania jangan menghalangi jalanku, aku harus segera pergi
__ADS_1
Dasar perempuan menyebalkan bermuka datar .Gerutunya. lihat saja kita pasti akan berteman ucap ny sambil berteriak karna daaria yang sudah cukup jauh
Daaria berlalu pergi begitu saja sambil menggeleng-gelengkan kepalanya dan mengngambil napas berat"akhirnya lepas juga dari wanita berisik itu.
keesokan hari nya seperti biasa dia mengurusi toko bunga milik nya yang di beri nama "florist " meski semua nya sudah di kerjakan oleh para pekerja di toko ny namun daaria tidak pernah mau berdiam diri
Meski dia tidak pernah melayani pelanggan bukan berarti dia wanita yang sombong, hanya saja dia sadar bahwa sulit bagi nya untuk tersenyum manis meski hanya berpura-pura di hadapan pelanggan
Sikap ny yang acuh tak acuh dan bisa dibilang datar benar apah kata fania waktu itu. Daria gadis yang pintar dan cukup cantik namun dengan sikap ny Seperti itu banyak laki-laki yang ingin mendekatinya menjadi lebih berpikir
Terlebih lagi daaria punya pemikiran nya sendiri dalam sebuah hubungan. Dia lebih fokus pada hidupnya sendiri di bandingkan memikirkan yang tidak penting
__ADS_1
Ting* lonceng pintu toko yang terdengar "permisi mba saya mau memesan bunga" Setelah aku melihat kiri kanan aku hanya mengangguk lalu memanggil orang untuk melayani
aku mulai bosan dan hendak pergi ke perkebunan"karin aku titip toko aku akan pergi keperkebunan" dan diangguki karin sambil tersenyum .Karin salah satu pekerja terlama bisa di bilang dia cukup lebih mengenal diriku mungkin jika sikapku tidak seperti ini kita sudah berteman seperti pertemanan yang normal namun sudahlah jangan terlalu berharap π³(π)