
hari berlalu dan berganti dan saat nya Daaria untuk pergi ke kota j karna acara pernikahan Kaka sepupu nya akan dilaksanakan dalm beberapa hari lagi
tentu kali ini Bara akan ikut bersama nya meninggalkan segala urusan pekerjaan nya di kota B dan lagi keluarga Abraham pun akan menjadi tamu undangan di pesta nanti
grupGC memang tak setinggi grupAbraham yang telah menguasai perekonomian semua berada dalam jaringan nya namun grupGC juga cukup baik
kali ini Daaria harus tinggal di kediaman bibi nya dan tentu tidak mungkin untuk bara ikut dengan nya maka dari itu Daaria akan menyuruh nya tinggal di apartemen milik nya setelah sampai di kota J
namun Bara yang salah mengerti sedikit tak setuju dia merasa apakah Daaria akan menyembunyikan tentang hubungan ini dari keluarga nya
hubungan mereka akan segera di resmikan bukan nya memperkenalkan nyah pada keluarga nya ini malah seperti hubungan rahasia pria itu sedikit merajuk bagai kan gadis remaja
Daaria tidak berpikir kesana namun kenapa Bara berpikir ke arah sana Daaria hanya menjelaskan bahwa tidak mungkin mereka akan tinggal di rumah bibi nya itu saja
Bara hanya mengiyakan penjelasan wanita nya itu . dan sebelum pergi ke kota J Daaria berpamitan dengan keluarga Abraham karna sebelum berangkat fania meminta nya mengantar dia terlebih dulu ke rumah paman dan bibi nya itu
lalu Bara dan Daaria pun melakukan perjalanan nya ke kota J setelah beberapa jam mereka sampai di sana
semua orang ada di rumah bahkan kebetulan keluarga dari pihak pengantin wanita juga ada di kediaman GC hari ini sangat ramai
orang-orang yang tadi nya berbincang-bincang mendadak menjadi diam saat melihat siapa yang datang
__ADS_1
bukan karna Daaria namun pria yang bersama nya menarik koper dan di satu tangan memegang tas tangan wanita
di negara ini hal itu wajar saja namun lihatlah siapa pria yang makukan itu apakah mereka tidak salah melihat atau mungkinkah ini akan menjadi berita utama besok pagi jika mereka mengambil gambar saat ini
Daaria yang merasa semua orang menatap ke arah nya hanya bisa tersenyum canggung dan Bara hanya berdiri tegap di samping nya
dan akhir nya semua orang kembali tersadar saat Rio memberi salam pada Bara seakan mereka ini sangat akrab
lalu Bara memberi salam pada semua orang dan kedua pria tua itu adalah seorang pembisnis mereka berdua bangun dan berjabat tangan (paman Daaria dan mertua Rio)
tak lama seorang pria baru saja kembali dengan pakaiaian putih nya dia melihat Daaria telah sampai lalu memberinya pelukan
setelah beberapa saat keluarga dari istri Rio berpamitan pulang tinggallah Bara Daaria dan keluarga dari bibi nya
paman dan bibi nya terus menatap nya, akhirnya Daaria mengatakan bahwa mereka berdua telah bersama
namun Bara yang merasa penjelasan itu tidak cukup dia memperkenalkan diri dan mengatakan maksud tujuan nya datang kemari bahwa sebenar nya bukan hanya sekedar untuk menghadiri undangan pernikahan
Bara meminta restu karna bagai manapun merekalah keluarga yang Daaria miliki Bara mengatakan bahwa dirinya telah melamar Daaria bahkan orang tua nya sudah datang berkunjung dia meminta maaf karna tidak memberi tahukan hal ini sebelum nya pada mereka
dan saat itulah keluarga GC menerima keterkejutan lagi lamaran bahkan mereka akan segera mengadakan pesta pernikahan
__ADS_1
paman ya yang tau rumor tentang Bara tentu masih merasa khawatir pada Daaria meski Daaria adalah anak dari saudara istrinya tapi paman dan bibi ini sungguh sudah menganggap ny sebagai anak nya sendiri
hingga saat sore tiba Bara pamit untuk pergi ke apartemen nya hal itu di hentikan oleh sang paman dia berkata untuk apa pergi ke apartemen dirumah nya ini masih memiliki kamar kosong
jujur saja ini bisa menjadi cara agar dia melihat bagai mana Bara memperlakukan putri nya ini
jika tidak baik maka dia akan menolak lamaran yang telah terjadi dia tidak perduli dengan sebuah resiko dia lebih memikirkan masa depan putri nya ini
Daaria adalah wanita cerdas dia mandiri dan terlihat tegar namun percayalah dia tidak akan sanggup menerima rasa sakit dari sebuah hubungan lagi
mata sang paman sudah berkaca-kaca sang istri yang mengerti mengusap bahu suami nya itu pelan
bahkan Bara yang mungkin sedikit menyadari pemikiran dari paman Daaria dia merasa mereka adalah keluarga yang baik dan ada senyum terlukis di bibir nya
setelah makan malam bersama semua orang kembali ke ruang keluarga dan berbincang namun tidak dengan sang paman dan Bara kedua pria itu tengah duduk di teras belakang
mereka berdua berbincang bukan soal bisnis namun tentang Daaria dia hanyalah seorang paman bahkan dia hanyalah suami dari bibi nya saja namun dia berperan seakan dia adalah seorang ayah. ayah terbaik yang pernah ada
Daaria yang berada di belakang jendela tertutup kain pipi nya telah basah oleh deraian air mata
Daaria mendengar semua hal yang di ucapkan paman nya itu jika saja aku putri kandung nya betapa beruntungnya aku dalam pikir nya
__ADS_1