
semalam aku menerima kotak kiriman dari Cristina dan yah hari ini aku akan mengenakan gaun ini sebagai pengiring pengantin wanita
saat aku berjalan keluar ternya seorang wanita telah menungguku "setelah meninggalkan ku di rumah pria asing dan membawa kabur mobilku masih berani rupa nya seseorang ini menampakkan wajah nya
"hehe.. apa yang kau bilang dia sepupuku bukan pria asing lagipun aku tidak membawa kabur mobilmu aku sudah meminta izin saat akan membawa nya namun sepertinya saat itu kau masih terbuai dengan mimpimu
"sudahlah aku tidak punya waktu untuk berdebat denganmu
"baiklah silahkan masuk tuan putri dayang mu ini akan mengantarkan putri dengan selamat Sampat ke tujuan😁😁. berdebat dengan nya sudah lupakan saja
"daaria bagaimana menurutmu tentang sepupuku?
"siapa? Shafira kenapa memang nya
"bukan dia ayolah kau tau siapa yang aku maksud
"siapa. bara
"bara. yooo sejak kapan formalitas ituh menghilang . ucap nya dengan sesekali melirikku dengan sedikit tersenyum
__ADS_1
"perhatikan setirmu ,. kita sudah hampir sampai
"apa kau tidak berniat mengajakku masuk ke dalam. saat aku mendengar nya mengucapkan kata itu aku mulai memperhatikan nya dari atas sampai bawah "
"mengapa aku merasa kau memang datang untuk menghadiri sebuah pesta??
" hehe...ayolahh cepat masuk yang lain sudah menunggu kita di dalam. yang lain? siapa yang fania maksud menunggu kita.
setelah masuk aku langsung berpisah dengan fania karna aku harus pergi ke ruang ganti pengantin untuk menemui Cristina tentunya
"Daaria . bagai mana penampilan ku? dia menunjukan gaun nya sambil berputar pelan wajah ny di hias dengan kebahagiaan
" tentu saja kau sangat cantik .jawabku sambil memujinya
setelah seseorang membuka pintu besar di depan kami terlihat di dalam sana diterangi oleh cahaya biru yang sedikit redup namun terlihat indah begitu banyak mata yang melirik ke arah kami dan itu membuatku sedikit gugup
jujur saja mungkin aku lebih gugup dari pada pengantin lihatlah bahkan wajah nya terus tersenyum dan aku yang sedikit tertekan ohhh ayolahh siapa yang akan menikah mengapa aku yang menjadi gugup
__ADS_1
aku hanya bisa menatap lurus ke depan sungguh tak mungkin untuk aku melirik kesekitar tanpa di sadari di sisi kanan ada sepasang mata yang terus menatap kepadaku tanpa berkedip dan terukir senyum di bibir tipis nya sungguh itu menambah ketampanan di wajah yang sempurna itu
aku pun melangkah pergi setelah ayah dari sang pengantin mengambil alih sebelum menyerahkan putri cantik nya kepada seorang pria yang akan menggantikan tugas ny menjaga dan membahagiakan dia
tak jauh dari tempat ku berdiri ada seseorang yang melambaikan tangan nya dia memberiku isyarat agar aku kesana
"Kaka. kau sangat cantik
" dia temanku tentu saja akan cantik sepertiku . keempat orang lain nya hanya menggeleng kan kepala dan sedikit tersenyum lihatlah betapa percaya dirinya wanita satu ini
"kalian juga hadir di sini?ucap ku melirik pada ke lima orang yang kukenal itu adalah fania Saputri, Shafira Abraham , bara Abraham,Zain Wijaya dan Ilham adinata pria yang menjadi tunangan dari Shafira
" ya tentu saja kami hadir kami kerabat jauh dari mempelai pria . jawab fania dan di angguki oleh yang lain
" Kaka .ku dengar pesta ini karya dari flowerplus .aku hanya mengangguk "baiklah tangani pesta pernikahan kami dengan baik nanti yah buatlah lebih indah dari keindahan pesta ini . ucap ny dengan nada manja dan ada rasa ke puasan di sana
" apa kau tidak merasa puas dengan desain flowerplus yang ini
" ahhhk.. tidak tidak aku suka tapi ini bukan acara pernikahan ku jadi tentu saja aku tidak puas karna bukan aku yang menjadi peran utama disini
" ya nyonya kecil segeralah menikah agar kakamu ini bisa segera juga. ucap Zain sambil menepuk pelan bahu bara
__ADS_1
tunggu ucapan Zain ini untuk bara tapi mengapa mereka melirik ke arahku dengan senyum misterius " ada apa " dan mereka hanya menggelengkan kepala
Shafira dan Ilham pergi menemui orang yang mereka kenal. fania menarik Zain menghampiri aneka dessert tinggallah aku dan bara yang hanya diam mematung