
tak lama Rio dan salsa datang kami makan siang bersama
setelah makan selesai Devano harus kembali ke Rumah sakit paman dan bibi masuk ke dalam kamar tersisa lah tiga orang yang kini berada di halaman belakang rumah
mereka bertiga mengobrol dengan nyaman karna di halaman belakang ada lah tempat bersantai keluarga meski suasana agak canggung apa lagi untuk pasangan baru ini
dua hari Daaria menginap dirumah paman dan bibi nya namun siang ini dia harus segera kembali ke kota B
"Ara bukankah kau akan kembali besok
"iya bibi tapi aku harus segera kembali ada pekerjaan yang menunggu
"Hem baik lah . dan ingat kau harus tinggal di sini sebelum acara nanti . Daaria mengangguk lalu memeluk bibi nya setelah berpamitan pada semua orang di rumah dirinya segera pergi
sesampainya di kota B dan sampai dirumah di sana sudah ada mobil yang terparkir ya tentu itu mobil milik nya sepertinya seseorang telah mengembalikan nya pada pemilik
saat Daaria masuk ke dalam rumah dia mendengar seperti ada suara dirinya pun berjalan menuju ke arah suara itu berasal dan sampailah dirinya di depan sebuah kamar
apakah dia ada di dalam Daaria pun mengetuk pintu kamar tersebut
seorang wanita membuka pintu dari dalam dan setelah melihat teman nya telah kembali dia memeluk nya dengan perasaan rindu
__ADS_1
"Daaria kau sudah kembali
"Hem ..apa kau akan pergi. tanya Daaria karna dirinya melihat baju yang sedang di masukan kedalam koper
"ya aku harus kembali . Daaria katakan lah sebelum aku pergi aku siap mendengarkan nya
"apah. tanya Daaria dengan bingung dengan tatapan dari fania
"ayolah sudah sampai mana hubungan kalian
Daaria yang mengerti kemana arah pembicaraan ini tertuju hanya menggeleng kan kepalanya pelan
apa maksud nya dengan menggelengkan kepala nya barusan padahal Zain bilang Bara membawa nya ke apartemen milik nya bukan astaga apakah sepupu tidak mengatakan apapun setelah bermalam dengan seorang wanita
"Daaria tunggu apa kau bisa mengantarku terlebih dulu sebelum bekerja
"kemana priamu apakah dia tidak mengantar
"aiya priaku di kirim ke luar negri oleh sepupu
"ya sudah kau bisa menyuruh sepupumu menggantikan nya bukan
__ADS_1
"ta....... . sebelum fania meneruskan kata-katanya sebuah mobil membunykan klakson di depan rumah
seorang pria turun dari dalam mobil matanya tertuju pada seorang wanita yang berada di sebelah sepupu nya itu di bibir nya terlukis sebuah senyuman hangat wanitaku telah kembali dalam pikir nya
sedang wanita yang merasa tengah di tatap itu tak ingin melihat atau mencari dari arah mana perasaan itu berasal karna dia tau mobil milik siapa itu
"kau sudah kembali .ucap Bara yang kini telah berdiri di depan seorang wanita yang telah dia akui sebagai wanita nya ini
"ya . dari menjawab tanpa melihat pada orang yang bertanya
fania yang merasa ada aura canggung di antara mereka berdua pun akhir nya mencairkan suasana
"ayolah cepat jika menunggu lagi aku akan ketinggalan pesawat
"kenapa kau menarikku kau bisa pergi dengan nya
"ayolah Daaria aku pergi cukup lama jadi anggap saja sebagai hadiah perpisahan . kata fania dan langsung membuka pintu mobil dan mendorong Daaria agar masuk
Daaria duduk di kursi depan bersebelahan dengan si pemilik mobil sedang fania duduk di kursi belakang sendirian
selama diperjalanan hingga sampai di bandara mereka bertiga hanya tanya jawab seadanya
__ADS_1
"
"