Hanya Aku

Hanya Aku
Berpamitan


__ADS_3

"Jika sudah selesai pulang lah, aku sangat lelah ingin beristirahat.Bukankah kau pun harus pulang dan berkemas untuk bersiap-siap


"iya memang benar! Tapi. Daaria apa kau akan merindukanku? atau kau senang karna aku akan segera pergi ?


"Kenapa kau berkata seperti itu?


"Karna aku tau bagi orang sepertimu aku ini seperti seorang pengganggu. Ucap nya sambil tertunduk


"Pergilah agar kau dapat segera kembali


"Apa itu berarti Kau menerimaku kita sudah berteman? ucapnya dengan senyum yang begitu mekar


"Ya ya terserah padamu. Segeralah pergi sebelum aku mengubah pikiranku

__ADS_1


"Hehe.. Baiklah .Daaria beri aku pelukan agar aku yakin bahwa kita sudah berteman . Aku pun melakukan ny dgn segera jujur saja aku melihat tinggkah ny yang seperti ini seakan mengingatkan diriku di masa lalu ntah mengapa aku mulai meneteskan air mata


"Daria mengapa matamu berkaca-kaca? apa kau sedih karna akan kehilanganku


"Dasar bodoh pergilah, dan aku pun mendorong nya keluar dari rumahku menuju mobil ny dan segera aku memaksa Fania untuk masuk ke mobil dan segera membuka garasi sambil melambaikan satu lenganku agar dia melajukan mobinya


Hari ku kembali seperti semula seperti sebelum datang nya fania wanita yang selalu megikutiku kemanapaun aku pergi. sering kali aku berharap agar tidak bertemu denagn nya namun ntah bagai mana kami selalu saja bertemu aku sempat berpikir bagai mana bisa kami selau bertemu Seakan dia selalu tau dimana keberadaanku.


Kini aku sudah selesai atas pendidikanku aku memiliki gelar atas s2 ku itu, karna aku tinggal di pinggiran kota baik perkebunan maupun toko ku semakin berkembang saat ini aku sudah membuka dua cabng baru di tengah kota B dan satu di kota J


Aku akan melihat toko bungaku yang di kota J karna toko bunga yang di sana baru di buka barubaru ini jadi aku memutuskan untuk tinggal di sana beberapa waktu sambil melihat bagai mana perkembangan nya


Yah semua berjalan lancar dan sangat baik Bahkan penjualan disini bisa dibilang lebih cepat mungkin karna ini adalah sebuah ibu kota kota yang besar dan sangat padat penduduk

__ADS_1


Satu bulan sudah aku berada di sini. Aku memutuskan untuk kembali namun sebelum itu aku ingin mencari oleh-oleh terlebih dahulu untuk aku bawa pulang nanti


Aku mulai berkeliling saat aku mulai lelah dan mendapatkan semua yang kucari aku pun berhenti sejenak untuk mengistirahatkan kakiku yang sedari tadi berjalan kesana kemari


Siapa sangka saat aku sedang beristirahat akan ada pemandangan yang begitu harmonis bahkan bisa membuat orang lain yang melihat nya begitu iri akan pemandangan di depan mata itu


Satu keluarga yang sedang merayakan hari ulang tahun anak ny yang sudah remaja Tersenyum dan memeluk kedua orang tua nya terlihat begitu penuh dengan kebahagiaan


Aku hanya mengepalkan tanganku dengan kuat sungguh aku ingin segera pergi dari pemandangan ini namun kakiku tiba-tiba tersa begitu lemas tak bertenaga


Ya bagai mana tidak wanita berusia sekitar 35 tahun yang sedang tertawa bahagia itu adalah wanita yang sama yang meninggalkanku begitu saja tanpa sepatahkata pun


begitu terasa menyesakkan dan terasa sangat sakit itulah yang saat ini aku rasakan. Aku dengan berusaha bangkit dari dudukku dan segera pergi tanpa disengaja aku menjatuhkan cangkir yang terseret dari meja higga menyita perhatian orang lain

__ADS_1


__ADS_2