
aku terbangun saat alarm ku berbunyi waktu menunjukkan pukul 07:00 aku segera beranjat dari tempat tidur saat aku membuka tirai jendela kamar pandangan ku langsung tertuju pada garasi mata ku sedikit menyipit ada sebuah mobil yang tidak aku kenali sedang terparkir di depan garasi rumahku apakah itu orang bodoh yang parkir sembarangan?
biarkan saja lagipun mobil nya mewah mungkin sebentar lagi juga akan pergi. ya Daaria tidak ingin membuang waktu lagi dia bergegas pergi ke dapur untuk menyiapkan sarapan untuk dua porsi bukan jika saja dia tidak mengundang seseorang untuk sarapan bersama mungkin dengan sepotong roti saja sudah cukup untuk nya
tiga puluh menit sarapan siap Daaria pergi keluar untuk membuang sampah ya dia melakukan nya sendiri karena pekerja rumah hanya akan datang di hari Minggu. mobil itu belum pergi juga saat dia semakin mendekat pada garasi ada seorang pria keluar dari mobil yang terparkir itu apakah ini mobilnya yang sejak pagi sudah terparkir kenapa orang ini datang sangat pagi sekali bahkan aku belum mandi cukup canggung bukan bertemu seseorang yang biasa nya melihat kita berpakaian rapih kini orang itu melihat ku yang belum mandi bahkan sedang membawa pelastik sampah 😨
"ekhmm.kesadaran ku kkembali dari mematung "Bara . apa kau yang sejak pagi memarkirkan mobilmu disini "iya. itu aku"
"lalu kenapa kau tidak menekan bel atau menghubungiku
"aku sudah melakukan ny namun tidak ada tanggapan mungkin kau masih tidur (atau aku nya yang terlalu bersemangat jadi datang sangat pagi) dan untuk menghubu ngi mu bagai mana cara ny bahkan aku tidak memiliki nomer mu
itu karna kau datang terlalu pagi .."oiya ahh maaf lagipula aku tidak mengenali obilmu jadi aku hanya membiarkan nya saja . masuklah aku akan membuang ini dulu sebentar
sebelum sarapan aku pergi untuk mandi terlebih dulu karna seseorang datang terlalu pagi dia sampai tertidur di dalam mobil karna itulah tidak ada pergerakan sampai aku yang keluar dari rumah
"lalu .. di mana mobilku
"mereka berdua tidak pulang ke rumah semalam
"mereka berdua tidak pulang? ucapku sambil menatap nya karna kita duduk berhadapan di meja makan
"ya tidak pulang mungkin mereka bermalam di hotel . dia berkata lalu mengangkat bahu nya menandakan dia tidak tahu
__ADS_1
"apa kau tidak hawatir sedikitpun? lalu dia mendongakkan kepalanya melihat kearah ku " apa yang perlu aku hawatirkan?
"sepupu perempuanmu tidak pulang semalama , dan kau menanggapi nya biasa saja
"nona Daaria dia seorang wanita dewasa pergi bersama kekasih ny apa yang perlu pria ini hawatirkan . di menatapku lalu tersenyum smirkh
sedang aku hanya menatap nya sambil mencerna ucapan dari kata-kata nya ya ampun apakah maksud nya :,, mungkin saat ini wajahku memiliki perona merah alami
lihatlah betapa manis ny orang yang sedang merasa malu "ekhmm. ada apa? aku hanya menggelengkan kepalanya lalu sedikit tertunduk hilihh memalukan
dia adalah seorang wanita pemilik perkebunan bunga terbesar di negara B bahkan dia pendiri flowerplus dan ada beberapa cabang di beberapa kota tapi lihatlah rumah sederhana dengan nuansa yang hidup menggambarkan si pemilik yang sangat ceria dan penuh warna sungguh ini sama sekali tidak menggambarkan seorang Daaria
mengapa aku merasa kesedihan nya lebih sakit dari apa yang aku dengar dari yang di ceritakan oleh fania??
"mm. aku akan ke kota J
"baiklah sudah siap bukan mari
"mari ! apah?
"aku akan mengantarmu kesana . anggap saja sebagai ganti karna mobilmu yang di bawa pergi oleh sepupuku
"ahh tidak perlu aku bisa memakai mobil kantor
__ADS_1
"Daaria apa kau menolak ku, aku jadi merasa tidak enak jika seperti ini pertama aku tidak membawa mobil mu tapi aku tetap sarapan disini setidak nya biarkan aku mengantarmu kesana
…"tolong jangan ditolak. lanjut nya sebelum aku dapat menjawab. . " baiklah jika begitu "
selama di perjalanan mereka berdua diam tanpa berkata apapun sesekali Bara akan melirik ke arah Daaria namun wanita yang tengah di lirik nya tengah sibuk dengan telepon genggam milik nya
"sebentar lagi sampai di kota J kemana tujuan mu
"gedung GC
"GC group kau yang mendapatkan tender dekorasi disana
"iya kenapa
"acara nya empat hari lagi bukan lalu kenapa kau datang sangat awal
"ayolah tuan Bara aku ini pendekor bukan tamu undangan tentu saja aku datang lebih awal
"selama kau di sini apa kau tinggal di hotel
"iya baiklah aku sudah sampai terimakasih. aku segera keluar dari mobil dan bergegas masuk ke lobby gedung
"…"apa aku semenakutkan itu hingga dia selalu berusaha menghindari ku
__ADS_1